NaraKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut

Published Agustus 23, 2026 · Updated Agustus 23, 2026 · By Sarah Jackson - narakabar.com

Foto : Sarah Jackson - narakabar.com

Skandal Keuangan eFishery Merembet ke Parlemen Malaysia

Narakabar.com – Persoalan dugaan manipulasi laporan keuangan startup eFishery kini tidak lagi menjadi urusan dalam negeri Indonesia semata. Keterlibatan lembaga dana pensiun negara Malaysia, Kumpulan Wang Persaraan (KWAP), membuat isu tersebut meluas ke ranah politik di Kuala Lumpur.

Keterlibatan KWAP Terungkap di Dewan Rakyat

Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengungkapkan secara terbuka bahwa KWAP telah menaruh dana sekitar RM200 juta — setara Rp876 miliar — ke perusahaan asal Indonesia itu pada Juli 2023. Pengakuan tersebut disampaikan saat Anwar menjawab interogasi anggota parlemen Wong Chen mengenai nasib investasi negara.

Anwar menegaskan bahwa sebelum dana dikucurkan, seluruh prosedur penilaian risiko dan tata kelola yang berlaku telah dijalankan. Keputusan investasi, lanjutnya, bertumpu pada laporan keuangan yang sudah diverifikasi oleh auditor berakreditasi internasional. Konsorsium investor, termasuk KWAP, juga tercatat melakukan uji tuntas independen secara terpisah.

Temuan Audit Eksternal: Selisih Pendapatan Mencolok

Audit eksternal kemudian mengungkap sejumlah kejanggalan serius dalam pembukuan eFishery. Di antaranya terdapat selisih angka pendapatan antara catatan internal dan laporan yang disampaikan ke pihak luar, keuntungan yang diduga fiktif, serta ketidaksesuaian dalam pencatatan jumlah aset.

Untuk periode Januari hingga September 2024, catatan internal perusahaan mencatat pendapatan sekitar Rp2,6 triliun. Namun, angka yang tertera dalam laporan eksternal disebut melonjak hingga Rp12,3 triliun — selisih yang jauh melampaui toleransi wajar.

Respons Pemerintah Malaysia

Pemerintah Malaysia kini menelusuri ulang seluruh proses investasi tersebut. Langkah hukum telah dimulai, sementara evaluasi terhadap tata kelola investasi dana pensiun juga tengah berjalan. KWAP sendiri memperkuat mekanisme pengawasan internal guna mencegah kerugian serupa terulang di masa mendatang.

"KWAP berkomitmen mengelola dana pensiun PNS secara transparan, dengan integritas dan akuntabilitas. Perbaikan telah dilakukan agar memperkuat pengamanan investasi di masa depan," kata Anwar, dikutip dari Malay Mail.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia Anwar?

Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia Anwar is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia Anwar matter?

Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia Anwar matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.