Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Tanpa Jeda Diperkuat
Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, Layanan Medis 24 Jam Diperkuat
Narakabar.com – Upaya untuk Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta kini diperkuat melalui layanan terpadu SIGAP yang diluncurkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Senin, 5 Oktober 2026. Program ini ditujukan untuk mempercepat pertolongan bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, serta bayi baru lahir yang berada dalam kondisi kritis.
SIGAP mengedepankan prinsip Sinergi, Cepat, dan Tanggap. Penguatan layanan tersebut menjadi langkah untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi Baru Lahir (AKB), terutama ketika pasien membutuhkan penanganan segera dan rujukan yang terkoordinasi.
Dalam kondisi kegawatdaruratan, waktu menjadi faktor yang sangat menentukan. Karena itu, sistem layanan tidak hanya menitikberatkan pada kesiapan rumah sakit rujukan, tetapi juga pada komunikasi antarfasilitas kesehatan agar pasien dapat memperoleh tindakan yang sesuai sedini mungkin.
Dokter spesialis dan fasilitas intensif siaga 24 jam
RSUD Cengkareng menjadi salah satu rumah sakit yang memperkuat standar layanan kedaruratan maternal dan neonatal. Rumah sakit tersebut menyiagakan dokter spesialis langsung di lokasi selama 24 jam penuh, tanpa mengandalkan sistem panggilan dari rumah.
Kesiagaan itu mencakup dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dokter spesialis anak, serta dokter spesialis anestesi. Kehadiran tenaga medis di tempat diharapkan dapat memangkas waktu respons ketika terjadi komplikasi pada ibu maupun bayi baru lahir.
Pelayanan kedaruratan juga didukung fasilitas perawatan intensif terpadu. Fasilitas tersebut meliputi Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), dan High Care Unit (HCU) khusus maternal. Ketersediaan unit-unit ini penting untuk mendukung penanganan pasien yang memerlukan pemantauan dan perawatan lebih lanjut.
"Setiap detik sangat berharga dalam menyelamatkan nyawa ibu dan buah hati. Kami memperkuat koordinasi respons cepat, standardisasi tata laksana klinis, dan kolaborasi multidisiplin. Kami memastikan tidak ada jeda dalam memberikan pertolongan terbaik karena keselamatan pasien adalah prioritas mutlak kami," ujar Direktur RSUD Cengkareng Lysbeth R. Panjaitan.
Koordinasi rujukan untuk mencegah keterlambatan
Program untuk Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta ini juga menaruh perhatian pada persoalan yang kerap disebut sebagai “tiga terlambat”. Kondisi tersebut mencakup keterlambatan keluarga mengenali tanda bahaya, keterlambatan mencapai fasilitas kesehatan, dan keterlambatan memperoleh penanganan di rumah sakit rujukan.
Keterlambatan dalam salah satu tahapan dapat meningkatkan risiko bagi ibu dan bayi. Oleh sebab itu, keluarga perlu segera mencari pertolongan medis ketika menghadapi keluhan atau kondisi yang mengkhawatirkan selama kehamilan, persalinan, maupun masa nifas. Penilaian dan tindakan medis tetap perlu dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas yang sesuai.
Risiko kedaruratan juga dapat berkaitan dengan faktor “empat terlalu”, yakni kehamilan pada usia terlalu muda, usia terlalu tua, jarak persalinan yang terlalu dekat, dan jumlah persalinan yang terlalu banyak. Penguatan layanan SIGAP diharapkan membantu memastikan pasien dengan risiko tersebut dapat memperoleh rujukan dan penanganan yang lebih cepat.
Sebanyak 44 tenaga kesehatan dilibatkan dalam sistem koordinasi terpadu. Mereka berasal dari dokter Unit Gawat Darurat puskesmas, jejaring rumah sakit, hingga bidan praktik mandiri. Kolaborasi lintas lini ini dirancang agar proses rujukan dari fasilitas kesehatan dasar menuju layanan yang lebih lengkap dapat berjalan lebih efektif.
Dengan koordinasi yang lebih kuat, hambatan dalam perjalanan pasien menuju rumah sakit rujukan diharapkan dapat dikurangi. Langkah ini menjadi bagian penting untuk Jawab Kedaruratan Persalinan di Jakarta, terutama bagi pasien yang memerlukan keputusan dan tindakan cepat.
FAQ layanan kedaruratan persalinan di Jakarta
Apa yang perlu dilakukan jika ibu hamil atau ibu bersalin mengalami kondisi yang mengkhawatirkan? Segera hubungi atau datangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penilaian tenaga medis. Jangan menunda pemeriksaan apabila kondisi dirasakan memburuk atau membutuhkan pertolongan segera.
Mengapa proses rujukan penting dalam keadaan darurat? Rujukan membantu pasien memperoleh layanan sesuai kebutuhan medisnya, termasuk akses ke dokter spesialis dan fasilitas perawatan intensif. Koordinasi antara puskesmas, bidan, jejaring rumah sakit, dan rumah sakit rujukan menjadi bagian penting dari respons cepat.
Siapa saja yang menjadi sasaran layanan SIGAP? Program ini ditujukan bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan bayi baru lahir yang berada dalam kondisi kritis di wilayah DKI Jakarta.
Fasilitas apa yang disiapkan RSUD Cengkareng? RSUD Cengkareng menyiagakan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, spesialis anak, serta spesialis anestesi selama 24 jam. Penanganan juga didukung NICU, PICU, dan HCU khusus maternal.