NaraKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Sejumlah Gerbang Tol Sempat Ditutup Imbas Demo DPR, Kini Dibuka dan Lalu Lintas Normal

Published Agustus 28, 2026 · Updated Agustus 28, 2026 · By Christopher Williams - narakabar.com

Foto : Christopher Williams - narakabar.com

Gerbang Tol Ditutup Imbas Demo DPR, Kini Normal

Narakabar.com – Sejumlah Gerbang Tol Sempat Ditutup sementara pada Jumat pagi (28/8/2026) sebagai langkah antisipasi terhadap aksi penyampaian aspirasi di kawasan Gedung DPR/MPR RI. Penutupan tersebut berdampak pada beberapa akses masuk dan keluar ruas Tol Dalam Kota di Jakarta. Namun, dalam waktu kurang dari satu jam sejak pembatasan diberlakukan, seluruh akses kembali dibuka dan arus lalu lintas pulih normal tanpa hambatan berarti bagi pengguna jalan.

"06.01 WIB #Tol_DalamKota kendaraan menuju Ruas Tol Dalam Kota DIBUKA, lajur terbuka, lalu lintas Normal." — PT Jasa Marga, akun X resmi @PTJASAMARGA

Pengumuman pembukaan kembali itu disampaikan melalui kanal media sosial resmi perusahaan pada pukul 06.01 WIB. Arus kendaraan dari arah Cawang ke Tomang, Pluit, maupun Cengkareng — serta sebaliknya — dilaporkan mengalir lancar setelah pembatasan dicabut. Tidak ada laporan kemacetan berkepanjangan maupun kecelakaan yang berkaitan dengan proses pembukaan akses tersebut.

Kronologi Penutupan dan Pembukaan Akses

Penutupan sementara pertama kali diberlakukan sekitar pukul 05.01–05.02 WIB. Akses keluar Pejompongan KM 09+700 arah Grogol ditutup terlebih dahulu, disusul akses masuk arah Grogol beberapa menit kemudian. Langkah ini merupakan kelanjutan dari antisipasi yang telah disiapkan sejak aksi massa pada Kamis (27/8/2026) di sekitar Gedung DPR/MPR RI, yang berlanjut ke hari berikutnya.

Sejumlah Gerbang Tol Sempat Ditutup secara serentak mencakup titik-titik strategis di koridor utara dan timur Tol Dalam Kota. Titik yang mengalami pembatasan sementara meliputi GT Cawang, GT Tebet, GT Kuningan, dan GT Senayan untuk akses masuk. Di sisi lain, GT Angke 2, GT Jalembar 2, GT Tanjung Duren, GT Slipi 2, serta GT Pejompongan arah Cawang juga diberlakukan penutupan pada akses masuknya. Total terdapat lebih dari sepuluh titik yang terdampak dalam satu waktu.

Pengalihan Arus dan Pemulihan Lalu Lintas

Selama periode pembatasan berlangsung, petugas Jasa Marga mengarahkan kendaraan yang semula menuju Tol Dalam Kota ke sejumlah jalur alternatif di permukaan jalan. Pengendara diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan, menuruti rambu sementara, serta menjaga jarak aman demi keselamatan bersama. Tidak ada penutupan total ruas tol; yang dibatasi hanya akses masuk dan keluar di titik-titik tertentu.

Setelah situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI dinyatakan terkendali dan tidak ada lagi potensi gangguan terhadap keselamatan lalu lintas, seluruh akses yang sebelumnya ditutup kembali dibuka secara bertahap. Proses pemulihan memakan waktu kurang dari satu jam sejak penutupan dimulai. Pada pukul 06.01 WIB, Jasa Marga mengonfirmasi bahwa seluruh lajur telah terbuka dan kondisi lalu lintas kembali normal.

Bagi pengguna jalan yang terbiasa melintasi Tol Dalam Kota pada jam sibuk pagi, peristiwa ini mengingatkan pentingnya memantau informasi real-time dari pengelola jalan tol sebelum berangkat. Mengikuti akun resmi @PTJASAMARGA di platform X atau memantau papan informasi elektronik di sepanjang ruas tol dapat membantu pengendara memilih rute alternatif lebih awal apabila terjadi pembatasan mendadak.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Penutupan Gerbang Tol

Apakah penutupan ini bersifat permanen? Tidak. Penutupan bersifat sementara dan hanya diberlakukan selama situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI belum dinyatakan aman. Seluruh akses telah dibuka kembali pada pukul 06.01 WIB.

Apakah ada denda atau penalti bagi kendaraan yang tertahan di area penutupan? Tidak ada informasi mengenai denda tambahan. Pengguna jalan cukup mengikuti arahan petugas dan jalur pengalihan yang telah disiapkan.

Bagaimana jika saya sudah berada di dalam ruas tol saat penutupan diberlakukan? Kendaraan yang sudah berada di dalam ruas tol tetap dapat melanjutkan perjalanan hingga keluar di gerbang berikutnya yang masih terbuka. Penutupan hanya berlaku pada akses masuk dan keluar di titik tertentu.

Apakah kejadian serupa bisa terulang? Selama masih ada kegiatan penyampaian aspirasi berskala besar di kawasan Gedung DPR/MPR RI, pengelola jalan tol dapat kembali memberlakukan penutupan sementara sebagai langkah antisipasi. Pengguna jalan disarankan memantau pengumuman resmi sebelum melakukan perjalanan pada jam sibuk.

Related Reading