NaraKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Published Agustus 21, 2026 · Updated Agustus 21, 2026 · By Sarah Jackson - narakabar.com

Foto : Sarah Jackson - narakabar.com

PNM Peduli Bergerak dari Satu Posko ke Posko Lain, Mendampingi Warga Pasca-Gempa NTT

Narakabar.com – Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) meninggalkan ribuan warga bertahan di titik-titik pengungsian. Di tengah situasi darurat itu, kebutuhan pokok harian tidak bisa lagi ditunda. Menyadari urgensi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) mengaktifkan program PNM Peduli untuk menjangkau langsung masyarakat terdampak di lapangan.

Dampak pada Operasional dan Respons Internal

Guncangan gempa tercatat memengaruhi 47 unit kerja PNM yang tersebar di wilayah Flores. Hingga tahap pemantauan selesai, total 792 karyawan PNM telah dikonfirmasi dalam kondisi aman. Koordinasi lintas jaringan daerah terus berjalan guna memetakan kondisi nasabah, masyarakat sekitar, serta Insan PNM yang terkena dampak.

Sebagai langkah cepat, tim RESPATI diaktifkan untuk melakukan kajian lapangan di sejumlah wilayah. Pada Minggu (16/8/2026), tim tersebut mulai bergerak membawa logistik awal berupa makanan instan dan obat-obatan.

Distribusi Bantuan Berdasarkan Pemetaan Kebutuhan

Pemetaan di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan warga pengungsian melampaui sekadar pangan. Kelompok rentan—bayi, ibu menyusui, dan perempuan—memerlukan susu, popok bayi, pembalut, serta perlengkapan kebersihan. PNM menyesuaikan komposisi bantuan agar selaras dengan kebutuhan nyata di titik masing-masing.

Pada Senin (17/8/2026), sebanyak 147 paket bantuan bernilai Rp144 juta diberangkatkan dan berhasil menjangkau 1.347 penerima manfaat di delapan titik pengungsian serta wilayah terdampak.

"Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat dapat berubah dengan cepat. Karena itu, PNM Peduli tidak hanya berfokus pada pengiriman bantuan, tetapi terlebih dahulu melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan. Kami berharap bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan Insan PNM yang terdampak," ujar Made Dwantara Wijaya, Pemimpin PNM Cabang Denpasar.

Perluasan Jangkauan ke Wilayah Terdampak

Hari Selasa (18/8/2026) menjadi hari ketika tim RESPATI bersama tim PNM Cabang Denpasar mendistribusikan sembako serta peralatan kebersihan dan kesehatan pribadi senilai Rp15 juta ke wilayah Alok Timur. Gerakan bantuan tidak berhenti di situ.

Merujuk Rabu (19/8/2026), kolaborasi antara tim PNM Cabang Denpasar, RESPATI, dan PNM Peduli kembali menjangkau tiga titik pengungsian di kawasan Sambi Rampas dan sekitarnya: Posko Golosita, Posko Wangkung, dan Posko Kecamatan Sambi Rampas.

Secara keseluruhan, sedikitnya 1.101 jiwa pengungsi menerima paket berisi air mineral, beras, mi instan, telur, sarden, roti, minyak goreng, dan susu. Khusus di Posko Golosita, 158 pengungsi—mayoritas merupakan nasabah PNM Mekaar—turut memperoleh bantuan.

Di samping distribusi langsung, PNM Peduli juga menopang operasional dapur umum di wilayah Reok dan sekitarnya dengan pengadaan beras, telur, mi instan, air mineral, roti, minyak goreng, serta bahan pangan lainnya.

Komitmen Pemulihan Jangka Panjang

Bagi PNM, respons bencana tidak berhenti pada tahap penyaluran logistik darurat. Pemantauan terhadap kondisi karyawan dan nasabah di wilayah terdampak tetap berjalan. Bagi nasabah PNM Mekaar, dampak gempa kerap berarti terhenti sementara aktivitas usaha dan menurunnya penghasilan keluarga. Kondisi serta kebutuhan mereka akan terus menjadi bagian dari proses pemulihan yang dipantau PNM.

"Kami ingin memastikan bahwa ketika masyarakat sedang berada dalam situasi sulit, PNM tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga tetap bersama mereka sampai kondisi berangsur pulih. Setelah kebutuhan darurat terpenuhi, kami akan terus melihat kebutuhan lanjutan, termasuk bagaimana nasabah dapat kembali menjalankan aktivitas dan usahanya," ujar Direktur Utama PNM, Kindaris.

Melalui PNM Peduli, perusahaan akan terus mengikuti perkembangan di lapangan dan menjangkau wilayah yang masih membutuhkan dukungan. Dari satu posko ke posko berikutnya, bantuan diupayakan hadir berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Hadir di tengah bencana, bagi PNM, bukan sekadar soal menyalurkan barang—melainkan memastikan bahwa mereka yang terdampak memahami bahwa dalam masa paling sulit sekalipun, mereka tidak berjalan sendiri.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Dari Posko ke Posko PNM Terus?

Dari Posko ke Posko PNM Terus is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dari Posko ke Posko PNM Terus matter?

Dari Posko ke Posko PNM Terus matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.