NaraKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Published September 18, 2026 · Updated September 18, 2026 · By Karen Martinez - narakabar.com

Foto : Karen Martinez - narakabar.com

QRIS Kian Mengakar dalam Transaksi Harian, UMKM Jadi Pengguna Terbesar

Narakabar.com – Pembayaran menggunakan QRIS semakin mudah dijumpai dalam aktivitas masyarakat Indonesia, dari belanja di minimarket hingga transaksi di warung lingkungan sekitar. Perluasan penggunaan metode pembayaran digital ini juga membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk melayani konsumen yang terbiasa bertransaksi tanpa uang tunai.

Bank Indonesia bersama pelaku dalam ekosistem pembayaran terus memperluas pemanfaatan QRIS agar transaksi dapat berlangsung lebih praktis, aman, dan terhubung. Dukungan tersebut turut diberikan ShopeePay melalui layanan transaksi di aplikasinya serta kampanye yang memberi manfaat tambahan bagi pengguna saat membayar di merchant QRIS.

Komitmen memperkuat penggunaan QRIS dibahas dalam acara “Cara Baru Manfaatkan QRIS: Pengguna & Pengusaha UMKM Pasti Untung” yang berlangsung di Jakarta pada 16 September. Forum ini menyoroti peran pembayaran digital dalam kehidupan masyarakat sekaligus potensi yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM.

Mayoritas Merchant QRIS Berasal dari UMKM

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Fitria Irmi Triswati, menekankan bahwa QRIS terus berkembang dan hadir dalam makin banyak kebutuhan pembayaran. Pertumbuhan ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pembayaran digital yang dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat dan jenis usaha.

“Perkembangan QRIS merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk membangun ekosistem pembayaran digital yang semakin inklusif, efisien, aman, dan terintegrasi. Saat ini, 96,69% dari 45,46 juta merchant QRIS merupakan UMKM. Angka ini menunjukkan bahwa manfaat digitalisasi pembayaran semakin luas dirasakan, , termasuk bagi pelaku usaha mikro dan kecil dalam mendukung transaksi sehari-hari.”

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa QRIS bukan hanya hadir di gerai besar atau pusat perbelanjaan. Teknologi pembayaran ini juga telah menjadi pilihan bagi pedagang kecil, pemilik warung, usaha makanan, dan berbagai bisnis lokal yang ingin menyediakan metode bayar yang familier bagi pelanggan.

Bagi UMKM, ketersediaan QRIS dapat membantu menyederhanakan proses penerimaan pembayaran. Pelanggan cukup memindai kode yang tersedia melalui aplikasi pembayaran mereka, sementara pemilik usaha memiliki alternatif selain menerima uang tunai. Pilihan pembayaran yang beragam juga relevan ketika kebiasaan konsumen semakin mengarah pada transaksi digital untuk kebutuhan sehari-hari.

Kolaborasi Membentuk Kebiasaan Transaksi Digital

Perjalanan QRIS menjadi bagian dari keseharian tidak terlepas dari keterlibatan regulator, Penyedia Jasa Pembayaran, pelaku usaha, dan masyarakat. Ketika kode QR tersedia di lebih banyak titik transaksi serta dapat digunakan melalui beragam aplikasi pembayaran, metode ini semakin mudah diintegrasikan ke dalam rutinitas konsumen.

Muhamad Ihsan, CEO & Editor in Chief Warta Ekonomi, melihat perkembangan itu sebagai tanda bahwa digitalisasi pembayaran kini lebih dekat dengan aktivitas warga. QRIS, yang sebelumnya mungkin lebih sering ditemukan di merchant besar, sekarang juga lazim ditemui pada usaha-usaha di sekitar tempat tinggal.

“Perkembangan QRIS menunjukkan bagaimana digitalisasi pembayaran semakin dekat dengan aktivitas masyarakat. Kini QRIS tidak hanya mudah ditemukan di merchant besar, tetapi juga di warung dan UMKM sekitar. Bagi pelaku usaha, perkembangan ini membuka kesempatan untuk memberikan pilihan pembayaran yang semakin praktis sekaligus menjangkau konsumen yang semakin terbiasa bertransaksi secara digital.”

Pengalaman serupa disampaikan Mursid, content creator sekaligus pengguna ShopeePay yang tinggal di Cirebon. Ia merasakan bahwa QRIS kini dapat digunakan untuk beragam kebutuhan, tidak terbatas pada satu jenis tempat belanja atau kota tertentu.

“Sekarang QRIS sudah semakin mudah ditemui di manapun. Tidak cuma di Cirebon tempat saya tinggal, tapi di kota- kota lainnya. Saya sendiri sering pakai untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari makan, ngopi, belanja di minimarket, sampai jajan di warung sekitar. Sebagai pengguna, selain praktis, tentunya kita juga senang kalau dari transaksi yang memang dilakukan sehari-hari bisa mendapatkan manfaat lebih,” ujar Mursid.

ShopeePay Tawarkan Cashback hingga Rp100.000

Sejalan dengan meningkatnya penggunaan QRIS, ShopeePay menjalankan kampanye Bayar QRIS Pasti Cashback s.d. Rp100.000. Program ini berlaku di seluruh merchant QRIS, termasuk minimarket, warung, tempat makan, aplikasi, serta UMKM di sekitar pengguna.

Cashback diberikan dalam bentuk saldo ShopeePay yang dapat digunakan kembali untuk berbagai transaksi harian. Kehadiran insentif seperti ini dapat menjadi dorongan tambahan bagi masyarakat untuk mencoba atau meningkatkan frekuensi pembayaran digital pada kebutuhan yang memang sudah mereka lakukan setiap hari.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, menyampaikan bahwa QRIS telah menjadi salah satu kebiasaan transaksi masyarakat. Karena itu, ShopeePay ingin memperluas kemudahan sekaligus manfaat bagi pengguna dan para merchant yang menerima pembayaran digital.

“QRIS kini sudah menjadi bagian dari kebiasaan transaksi sehari-hari. Seiring penggunaannya yang terus berkembang, kami ingin semakin banyak pengguna dan pelaku usaha merasakan kemudahan yang ditawarkan, sekaligus mendapatkan manfaat lebih dari transaksi sehari-hari. Melalui kampanye ini, kami berharap dapat mendorong lebih banyak pengguna memanfaatkan QRIS sekaligus membantu merchant dan UMKM menjangkau lebih banyak pelanggan melalui pembayaran digital.”

Pilihan Sumber Dana untuk Pembayaran QRIS

Pengguna aplikasi ShopeePay dapat memilih sejumlah sumber dana saat bertransaksi menggunakan QRIS, yakni Saldo ShopeePay, SPayLater, SeaBank, kartu kredit, dan kartu debit. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna menyesuaikan metode bayar dengan kebutuhan transaksi mereka.

Untuk pembayaran memakai SPayLater, tersedia diskon 50% di sejumlah merchant favorit selama periode kampanye, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Merchant yang disebutkan mencakup Alfamart, Alfamidi, Boost Juice, Indomaret, Miniso, MR DIY, Planet Ban, Point Coffee, Solaria, dan Superindo.

Perkembangan QRIS menunjukkan pentingnya pilihan pembayaran yang mudah digunakan baik oleh pembeli maupun penjual. Dengan dominasi UMKM dalam jumlah merchant QRIS, perluasan ekosistem ini berpotensi membantu usaha kecil mengikuti perubahan perilaku konsumen tanpa menghilangkan kedekatan mereka dengan pelanggan di lingkungan lokal.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Dorong Ekonomi Digital ShopeePay dan BI Dorong?

Dorong Ekonomi Digital ShopeePay dan BI Dorong is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dorong Ekonomi Digital ShopeePay dan BI Dorong matter?

Dorong Ekonomi Digital ShopeePay dan BI Dorong matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.