NaraKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Published September 15, 2026 · Updated September 15, 2026 · By David Moore - narakabar.com

Foto : David Moore - narakabar.com

Telepon Penting di Tengah Rapat Senayan Mengakhiri Kehadiran Purbaya sebagai Menkeu

Narakabar.com – Rapat Gabungan Komite Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (14/9/2026), berlangsung dengan dinamika yang tidak biasa. Purbaya Yudhi Sadewa yang hadir sebagai Menteri Keuangan tiba-tiba meninggalkan ruang sidang setelah diminta menerima panggilan dari Menteri Sekretaris Negara.

Panggilan itu terjadi ketika pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 dan Nota Keuangan masih berjalan. Tidak lama sesudah Purbaya keluar dari ruangan, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengganti posisinya. Suahasil Nazara kemudian dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara.

Pergantian tersebut membuat Purbaya tidak kembali mengikuti rapat hingga selesai. Ia juga belum menandatangani kesimpulan rapat, karena jabatan yang sebelumnya diembannya telah beralih kepada Suahasil.

Rapat Dimulai Sejak Pagi

Purbaya datang langsung ke agenda rapat yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam forum tersebut, Kementerian Keuangan menjadi salah satu mitra DPD RI untuk membahas arah anggaran negara dan Nota Keuangan tahun 2027.

Selain jajaran Kementerian Keuangan, rapat juga dihadiri perwakilan Kementerian PPN/Bappenas serta Bank Indonesia. Setiap mitra menyampaikan paparan, sebelum para anggota DPD memasuki tahap pendalaman melalui pertanyaan dan pembahasan lanjutan.

Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi memimpin jalannya pertemuan. Ia menggambarkan suasana rapat pada awalnya berlangsung biasa, tanpa tanda yang mengarah pada perubahan posisi Purbaya di kabinet.

“Jadi santai saja, tidak ada kelihatan mau di-reshuffle atau apa Pak Purbaya,” ujar Nawardi.

Setelah sesi paparan dan pendalaman berlangsung, Nawardi memutuskan rapat diperpanjang sampai pukul 15.00 WIB. Para mitra rapat, termasuk Purbaya, diminta memberikan jawaban atas berbagai isu yang diangkat para senator.

Pesan Masuk Saat Purbaya Menyampaikan Tanggapan

Situasi berubah pada sekitar pukul 14.10 WIB. Ketika Purbaya masih menanggapi pertanyaan dalam forum, Nawardi menerima pesan dari seorang rekannya. Isi pesan itu meminta agar Purbaya segera menerima telepon dari Mensesneg.

Panggilan tersebut disebut telah dilakukan beberapa kali. Karena dinilai mendesak dan berkaitan dengan Presiden, Nawardi menyampaikan pesan itu kepada Purbaya serta mempersilakannya keluar dari ruangan untuk mengangkat telepon.

“Saya sampaikan ke Pak Purbaya, 'Tolong angkat dulu telepon dari Mensesneg,' karena ditelepon tidak diangkat. Mungkin teleponnya tidak dipegang atau ada jeda. Karena katanya penting sekali dari Presiden, saya persilakan (Purbaya) keluar untuk angkat telepon,” kata Nawardi.

Purbaya lalu meminta izin kepada pimpinan rapat untuk meninggalkan sidang sejenak. Kepergiannya pada saat itu semula terjadi di tengah pembahasan teknis mengenai rancangan APBN 2027 dan Nota Keuangan, bukan setelah agenda rapat ditutup.

Namun, Purbaya tidak kembali ke ruang sidang. Pergantian di Kementerian Keuangan segera menjadi fakta resmi setelah Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya di Istana Negara pada hari yang sama.

Kesimpulan Rapat Belum Ditandatangani

Dalam rapat parlemen, penandatanganan kesimpulan biasanya menjadi bagian penting untuk menandai berakhirnya pembahasan antara pimpinan forum dan para mitra yang hadir. Pada agenda tersebut, Purbaya tidak sempat membubuhkan tanda tangan karena perubahan jabatan berlangsung ketika rapat masih berjalan.

Kondisi itu menegaskan betapa cepatnya perubahan kabinet terjadi pada Senin siang. Purbaya memulai hari sebagai Menteri Keuangan yang hadir langsung dalam pembahasan APBN 2027, lalu meninggalkan forum setelah menerima telepon penting dari Mensesneg.

Posisi Menteri Keuangan kemudian diteruskan oleh Suahasil Nazara. Pergantian ini terjadi saat pembahasan kebijakan fiskal dan rencana anggaran negara untuk tahun berikutnya sedang menjadi agenda utama di Senayan.

Arti Penting Pembahasan APBN 2027

Rancangan APBN dan Nota Keuangan merupakan dokumen penting dalam perencanaan keuangan negara. Pembahasannya mencakup arah kebijakan anggaran untuk tahun anggaran berikutnya, sehingga keterlibatan Kementerian Keuangan, Bappenas, Bank Indonesia, dan lembaga perwakilan menjadi bagian dari proses yang saling berkaitan.

Kehadiran menteri keuangan dalam forum seperti ini diperlukan untuk menjelaskan posisi pemerintah dalam perencanaan anggaran, sekaligus menjawab pendalaman yang diajukan anggota DPD RI. Karena itu, keluarnya Purbaya saat sesi tanggapan masih berlangsung menjadi momen yang menonjol dalam agenda tersebut.

Peristiwa di Senayan juga memperlihatkan bahwa keputusan perubahan susunan kabinet dapat bersinggungan langsung dengan kegiatan pemerintahan yang sedang berjalan. Dalam kasus ini, pembahasan APBN 2027 tetap menjadi agenda rapat, sementara kepemimpinan di Kementerian Keuangan berubah pada hari yang sama.

Suahasil kini mengambil alih jabatan yang sebelumnya ditempati Purbaya. Sementara itu, cerita tentang telepon Mensesneg di tengah rapat DPD RI menjadi bagian dari rangkaian peristiwa pergantian Menteri Keuangan pada 14 September 2026.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kisah di Balik Reshuffle Purbaya?

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kisah di Balik Reshuffle Purbaya matter?

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.