NaraKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Published Oktober 3, 2026 · Updated Oktober 3, 2026 · By Robert Wilson - narakabar.com

Foto : Robert Wilson - narakabar.com

Botol Plastik Bekas Diolah Warga Petukangan Utara Menjadi Sapu Bernilai Ekonomi

Narakabar.com – Botol plastik yang biasanya berakhir sebagai sampah kini mendapat fungsi baru di lingkungan RT 05/RW 02, Petukangan Utara, Jakarta Selatan. Warga setempat mengolah kemasan bekas tersebut menjadi sapu jalan dan sapu kasur, sebuah kegiatan yang memadukan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan upaya menciptakan peluang pendapatan.

Inisiatif itu digagas oleh Saiful, Ketua RT 05 Petukangan Utara. Program pengolahan sampah plastik ini mulai dijalankan sekitar Maret 2026 setelah ia berdiskusi dengan para pengurus lingkungan dan warga. Hingga awal Oktober 2026, kegiatan tersebut diperkirakan sudah berlangsung kurang lebih tujuh bulan.

Bagi Saiful, botol plastik tidak seharusnya hanya dikumpulkan untuk kemudian dijual dengan harga rendah kepada pengepul. Ia melihat jumlah limbah plastik di lingkungan warga cukup besar dan berpotensi diolah lebih lanjut menjadi barang yang memiliki manfaat serta nilai jual.

Menjawab Masalah Sampah dan Peluang Kerja

Gagasan membuat sapu dari plastik bekas lahir dari dua perhatian utama. Di satu sisi, terdapat kebutuhan untuk mengurangi sampah dari sumbernya. Di sisi lain, Saiful melihat masih ada warga di sekitarnya yang bekerja serabutan atau belum mempunyai pekerjaan tetap.

Kedua persoalan itu kemudian dipertemukan dalam satu kegiatan bersama: mengubah botol plastik menjadi produk rumah tangga. Pendekatan ini memungkinkan warga tidak hanya berpartisipasi dalam pemilahan sampah, tetapi juga ikut terlibat dalam proses penciptaan produk yang dapat memberi nilai ekonomi.

“Salah satu yang mendorong dari PERGUB itu pilah pilih sampah itu, terus keperihatinan akan sampah botol plastik selama ini kan kita hanya kumpulin jual ke pengepul, dan limbah plastik yang cukup banyak,” kata Saiful saat ditemui di Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).

Saiful menjelaskan bahwa pemanfaatan limbah ini juga berkaitan dengan kondisi pekerjaan warga. Keinginan untuk menyediakan alternatif kegiatan produktif menjadi salah satu alasan program tersebut dijalankan di tingkat lingkungan.

“Sama teman-teman nih banyak kerjaan serabutan atau pengangguran nih, nah bagaimana caranya ini kan bisa jadi penghasilan juga makanya timbul ide kita buat sapu daur ulang dari botol plastic,” katanya menambahkan.

Berangkat dari Diskusi Lingkungan

Sebelum program berjalan, Saiful membawa gagasan tersebut ke dalam pembicaraan dengan pengurus RT dan warga. Keterlibatan bersama dianggap penting karena proses pengolahan sampah tidak dapat bertumpu pada satu orang. Mulai dari pengumpulan botol hingga pengolahan menjadi barang jadi, kegiatan ini memerlukan partisipasi lingkungan sekitar.

“Kebetulan dari saya, kita diskusi sama teman-teman pengurus, sama ya warga,” ujar Saiful.

Dari proses tersebut, warga kemudian mulai membuat dua jenis sapu. Produk pertama adalah sapu jalan yang dapat digunakan untuk membersihkan area luar rumah maupun lingkungan. Produk lainnya ialah sapu kasur, yang digunakan untuk membersihkan permukaan tempat tidur atau perabot berbahan kain.

Pengembangan produk belum berhenti pada sapu. Warga juga memiliki rencana memanfaatkan tutup botol plastik untuk dibuat menjadi gantungan kunci. Rencana itu memperlihatkan upaya untuk memaksimalkan bagian-bagian dari botol yang sebelumnya dianggap tidak berguna.

Selaras dengan Gerakan Pengelolaan Sampah dari Sumber

Kegiatan di Petukangan Utara sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Aturan tersebut ditetapkan pada 30 April 2026 dan mendorong masyarakat untuk melakukan pemilahan serta pengolahan sampah sejak dari lingkungan tempat tinggal.

Pemilahan dari sumber memiliki arti penting karena sampah yang telah tercampur biasanya lebih sulit dimanfaatkan kembali. Ketika botol plastik dipisahkan dari jenis sampah lain, material tersebut dapat dikumpulkan secara lebih rapi dan disiapkan untuk proses pengolahan. Langkah sederhana di rumah dan lingkungan kemudian bisa menjadi bagian dari rantai pemanfaatan kembali barang bekas.

Dalam konteks kampung perkotaan, kegiatan seperti ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak selalu harus menunggu fasilitas besar. Peran warga, pengurus RT, dan kebiasaan memilah dapat menjadi titik awal untuk mengurangi barang sekali pakai yang berakhir di tempat pembuangan.

Dari Barang Buangan Menjadi Kegiatan Produktif

Nilai utama dari inisiatif Saiful bukan sekadar bentuk akhir berupa sapu. Program tersebut memperlihatkan perubahan cara pandang terhadap limbah plastik. Barang yang sebelumnya hanya dilihat sebagai sisa konsumsi dapat diperlakukan sebagai bahan baku, selama ada kemauan untuk mengumpulkan, memilah, dan mengolahnya.

Bagi warga, keterlibatan dalam kegiatan semacam ini dapat memperluas pemahaman bahwa kebersihan lingkungan dan kegiatan ekonomi bisa berjalan beriringan. Botol plastik tetap perlu dikurangi penggunaannya, tetapi botol yang sudah terlanjur dipakai dapat diarahkan agar tidak langsung menjadi sampah tanpa manfaat.

Langkah di RT 05/RW 02 Petukangan Utara menjadi contoh gerakan berbasis lingkungan yang tumbuh dari persoalan sehari-hari. Berawal dari banyaknya botol plastik dan kebutuhan akan aktivitas produktif, warga kini telah menghasilkan sapu jalan serta sapu kasur, sambil menyiapkan kemungkinan produk lain dari tutup botol bekas.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Ubah Sampah Jadi Berkah?

Ubah Sampah Jadi Berkah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Ubah Sampah Jadi Berkah matter?

Ubah Sampah Jadi Berkah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.