NaraKabar
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat ‘Collaborative Government’

Published September 5, 2026 · Updated September 5, 2026 · By Emily Moore - narakabar.com

Foto : Emily Moore - narakabar.com

Ahmad Luthfi Utamakan Kebersamaan Bangun Jateng

Narakabar.com – Utamakan Kebersamaan Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah bukan slogan kosong, melainkan kerangka kerja yang telah menghasilkan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, penurunan angka pengangguran terbuka, serta arus investasi bernilai ratusan triliun rupiah dalam waktu singkat. Di balik capaian tersebut terdapat satu prinsip yang konsisten: pembangunan tidak boleh terhambat oleh sekat ideologis maupun partisan. Luthfi menyebut pendekatan ini collaborative government, yaitu strategi yang mengintegrasikan pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, perguruan tinggi, dan masyarakat sipil ke dalam satu meja perundingan.

Dalam praktiknya, gubernur Jateng tidak membatasi kerja sama pada satu partai atau satu kelompok kepentingan. Yang menjadi ukuran adalah kapasitas teknis dan komitmen terhadap kemajuan warga. Dengan cara pandang tersebut, kolaborasi lintas level menjadi mekanisme utama, bukan pengecualian.

Forum Berlian dan Forum Senayan: Instrumen Kolaborasi Lintas Level

Forum Berlian merupakan instrumen paling konkret dari filosofi tersebut. Melalui forum ini, seluruh fraksi partai politik di DPRD Jawa Tengah diajak menyatukan langkah dalam merancang dan mengawal kebijakan pembangunan daerah. Tidak ada fraksi yang dikesampingkan; patokannya adalah kepentingan masyarakat luas.

Di level yang lebih tinggi, Forum Senayan menarik anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah agar turut berkontribusi melalui legislasi, alokasi anggaran pusat, dan advokasi kebijakan. Menteri-menteri yang berasal dari Jateng juga dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan daerah.

"Tidak cukup itu, kita juga buat Forum Senayan, kita tarik anggota DPR dari dapil Jawa Tengah untuk berkontribusi membangun daerah. Juga menteri-menteri asal Jawa Tengah juga kami gandeng."

Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu, 5 September 2026, saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah periode 2025–2030 di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.

Konteks Politik dan Data Ekonomi

Kehadiran Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Kepala BKKBN Wihaji, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Ketua DPRD Jateng, Ketua MUI Jateng, beserta kepala daerah dan ketua partai se-Jawa Tengah, menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif ini mendapat pengakuan luas di lingkup politik nasional maupun daerah.

Hasil dari strategi tersebut tercermin dalam angka makroekonomi. Pertumbuhan ekonomi Jateng kini berada di atas rata-rata nasional, sementara tingkat pengangguran terbuka menunjukkan tren penurunan. Pada tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp110 triliun; pada semester pertama 2026 tercatat sekitar Rp59,9 triliun.

"Ini membuktikan bahwa di tengah tekanan fiskal dan keterbatasan fiskal, lalu kondisi geopolitik dunia, Jawa Tengah mampu mendatangkan investasi."

Konteks global memperkuat signifikansi angka-angka tersebut. Banyak daerah menghadapi pengetatan anggaran pusat, perlambatan ekonomi global, dan ketidakpastian geopolitik yang menekan minat investor asing. Fakta bahwa Jateng justru menarik investasi dalam skala triliunan rupiah menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap tata kelola daerah menjadi pembeda utama.

Potensi Energi Terbarukan di Gunung Ungaran

Di sektor energi, Pemprov Jateng tengah menyiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di kawasan Gunung Ungaran dengan potensi teridentifikasi 55 megawatt. Proyek ini sejalan dengan komitmen nasional meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran listrik, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di kawasan pegunungan bagian utara provinsi.

FAQ

Apa itu collaborative government menurut Ahmad Luthfi? Collaborative government adalah pendekatan pembangunan yang mengintegrasikan seluruh pemangku kepentingan—pemerintah pusat, daerah, swasta, akademisi, dan masyarakat sipil—ke dalam satu kerangka kerja bersama, tanpa memandang latar belakang partisan.

Bagaimana Forum Berlian dan Forum Senayan beroperasi? Forum Berlian menyatukan seluruh fraksi partai di DPRD Jateng untuk merancang kebijakan daerah. Forum Senayan melibatkan anggota DPR RI dari dapil Jateng serta menteri asal Jateng dalam proses pembangunan provinsi melalui legislasi, anggaran, dan advokasi.

Berapa realisasi investasi di Jawa Tengah pada 2025 dan semester pertama 2026? Realisasi investasi mencapai Rp110 triliun pada 2025 dan sekitar Rp59,9 triliun pada semester pertama 2026, di tengah pengetatan fiskal nasional dan ketidakpastian geopolitik global.

Proyek energi terbarukan apa yang sedang disiapkan di Jateng? Pemprov Jateng menyiapkan PLTP berkapasitas 55 megawatt di kawasan Gunung Ungaran, sejalan dengan target nasional peningkatan porsi energi terbarukan dalam bauran listrik.

Related Reading