Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati Jadi Jebakan di Jalan Hingga Berujung Maut
Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati mengalir tanpa kendali ke badan jalan, konsekuensinya bisa fatal. Pada Agustus 2026, seorang pelajar kehilangan nyawa
Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati mengalir tanpa kendali ke badan jalan, konsekuensinya bisa fatal. Pada Agustus 2026, seorang pelajar kehilangan nyawa
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menginisiasi unjuk rasa mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Prabowo Luncurkan Program PLTS 100 GWp, Janji Tanda Kehormatan bagi Tim Energi Narakabar.com – Pada Selasa, 25 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai program Pembangkit Listrik Tenaga Surya berkapasitas 100 GWp melalui seremoni launching dan groundbreaking yang digelar di Gilimanuk, Bali. Acara tersebut menandai dimulainya langkah konkret pemerintah dalam mengejar kemandirian energi nasional. Target Waktu yang Agresif Dalam pidato utamanya, kepala negara menegaskan bahwa swasembada energi harus dicapai dalam tempo yang jauh lebih singkat dibanding sektor lain. Ia menyatakan keyakinannya bahwa kapasitas 100 gigawatt dapat terealisasi dalam periode kurang dari tiga tahun. "Saya kira itu yang ingin saya sampaikan ya. Terima kasih semua unsur hari ini hari penting…
Tragedi Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati Narakabar.com – Ketika Limbah Ikan di Pasar Kramat Jati mengalir tanpa kendali ke badan jalan, konsekuensinya bisa fatal. Pada Agustus 2026, seorang pelajar kehilangan nyawa di ruas Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, bukan karena tabrakan kendaraan atau kelalaian pengemudi, melainkan karena permukaan aspal yang melicinkan akibat tumpahan cairan dari aktivitas perdagangan ikan di kawasan tersebut. Insiden ini mengubah persoalan yang selama ini dipandang sebatas masalah kebersihan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan seluruh pengguna jalan. Menanggapi tragedi tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Timur merancang langkah jangka panjang yang mencakup penataan ulang kawasan sekitar pasar serta pemindahan pedagang ke lokasi resmi dengan infrastruktur pengelolaan buangan yang…
Tepung Ubi dan Klaim Pemadam Api: Apa Kata Sains? Narakabar.com – Sebuah gagasan menarik sempat mengemuka di ruang rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palembang. Namun, di balik euforia inovasi tersebut, literatur ilmiah justru menyajikan gambaran yang jauh lebih rumit mengenai perilaku tepung singkong ketika bersentuhan dengan api. Konteks Politik: Lahirnya Istilah "Ubi Bombing" Pada Senin (24/8/2026), Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Sumatera Selatan, Palembang. Dalam forum itu, ia mendorong pengujian bahan pemadam berbasis tepung singkong sebagai alternatif metode water bombing. Pendekatan baru ini ia sebut dengan istilah "ubi bombing." Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan laporan mengenai bahan berbasis…