Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Metropolitan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Robert Wilson - narakabar.com 2 mins read 13 views

Terkuak Ini Pemicu Longsor Petamburan: Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan Kedok Game Keluarga!

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

Terkuak Ini Pemicu Longsor Petamburan – Pada Jumat, 26 Juni 2026, tanah longsor menghancurkan dua unit rumah di kawasan Pasar Pintu Air, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.48 WIB, dengan dampak yang terasa di sekitar area.

Berdasarkan observasi, abrasi di bantaran Kali Banjir Kanal Barat (BKB) serta adanya bangunan di daerah sempadan sungai diduga menjadi faktor utama penyebab longsor. Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, fenomena ini memicu pergerakan tanah yang berakibat rusaknya struktur bangunan.

“Dugaan penyebab, abrasi di bantaran Kali Banjir Kanal Barat (BKB),” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat saat dikonfirmasi.

“Bangunan yang amblas juga berada di area sempadan sungai, sehingga rawan longsor,” tambah Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Pusat, Adrian Mara Maulana.

Sebagai upaya pencegahan, Suku Dinas SDA Jakarta Pusat memasang bronjong di lokasi kejadian. Langkah ini bertujuan meminimalisir risiko perluasan dampak bencana.

Sementara itu, warga setempat, Ali Noegroho, mengungkapkan tanda-tanda pergerakan tanah sudah terasa sejak malam hari Kamis, 18 Juni 2026. Ia memperkirakan bahwa longsor mungkin dipicu oleh kombinasi proyek normalisasi kali dan beban sampah yang diangkut truk setiap hari dari wilayah bantaran.

Dua rumah yang terdampak salah satunya milik orang tua Ali, yang mengalami kerusakan paling parah. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Tanggal 19 (Juni) pagi itu sudah mulai bergeser. Di hari itu eksekusi, kami mengungsi,” kata Ali.

BPBD DKI Jakarta menyatakan bahwa estimasi kerugian material masih dalam pendataan oleh tim di lapangan. Dengan demikian, warga yang tinggal di kawasan bantaran kali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kejadian serupa di masa depan.

Gabung diskusi