Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Special Plan: Uang Saku MagangHub II Tembus Rp6 Juta! Kemnaker Buka Jalur Profesi dan Fokus Pemerataan di Daerah

Karen Martinez - narakabar.com 3 mins read 9 views

Special Plan: Uang Saku MagangHub II Tembus Rp6 Juta! Kemnaker Buka Jalur Profesi dan Fokus Pemerataan di Daerah Program MagangHub II Hadirkan Uang Saku Rp6

Special Plan: Uang Saku MagangHub II Tembus Rp6 Juta! Kemnaker Buka Jalur Profesi dan Fokus Pemerataan di Daerah

Special Plan: Uang Saku MagangHub II Tembus Rp6 Juta! Kemnaker Buka Jalur Profesi dan Fokus Pemerataan di Daerah

Program MagangHub II Hadirkan Uang Saku Rp6 Juta per Bulan

Special Plan – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelatihan kerja dan menciptakan kesempatan yang lebih adil, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluncurkan Special Plan dalam bentuk MagangHub Angkatan II. Program ini menawarkan tunjangan bulanan hingga Rp6 juta untuk peserta magang, sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi kerja. Kemnaker menggandeng lebih dari 8.000 perusahaan, kementerian, dan lembaga negara untuk menyasar lulusan profesi, bukan hanya mahasiswa S1, serta mendorong pemerataan peluang magang di daerah terpencil.

Special Plan ini merupakan kelanjutan dari MagangHub sebelumnya, dengan peningkatan jumlah peserta dan penyesuaian mekanisme distribusi. Dalam konferensi pers di Gedung Pusat Pasar Kerja, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pemerintah menanggung seluruh biaya uang saku selama enam bulan masa magang. Selain itu, peserta juga dilindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Special Plan ini dirancang agar peserta magang tidak hanya mendapatkan penghasilan yang menarik, tetapi juga perlindungan sosial yang komprehensif. Besaran uang saku disesuaikan dengan UMK masing-masing daerah, jadi peserta di Jakarta bisa mendapatkan Rp6 juta, sementara di daerah lainnya sesuai kemampuan ekonomi setempat,” jelas Teddy.

Kemnaker Optimalkan Pemerataan Kesempatan Kerja

MagangHub Angkatan II tidak hanya meningkatkan insentif, tetapi juga menekankan pemerataan peluang magang di seluruh wilayah Indonesia. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan bahwa distribusi peserta disesuaikan berdasarkan data lulusan di setiap provinsi, sehingga mengurangi konsentrasi peserta di Ibu Kota. “Kami ingin memastikan Special Plan ini mampu mencakup lulusan dari berbagai latar belakang, baik dari kota besar maupun daerah terpencil,” tambah Yassierli.

Program ini juga menyasar lulusan dari jalur profesi, seperti keahlian teknik, perhotelan, pertanian, dan bidang lainnya. Pemerintah menyadari bahwa keberagaman latar belakang peserta magang dapat meningkatkan keterlibatan sektor swasta dan menciptakan ekosistem kerja yang lebih inklusif. Selain itu, Special Plan ini berupaya memperkuat kemitraan dengan perusahaan-perusahaan kecil dan menengah (UKM) untuk menyerap tenaga kerja yang lebih banyak.

Dalam konteks perekonomian nasional, pemerataan magang di daerah diperlukan untuk mengurangi kesenjangan akses pelatihan. “Dengan UMK yang lebih tinggi di Jakarta, peserta di sana mendapat uang saku lebih besar, tetapi kami ingin memberikan peluang yang seimbang di seluruh Indonesia,” terang Yassierli. Peningkatan anggaran dan kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi tenaga kerja menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Manfaat dan Penyesuaian Mekanisme untuk Peserta

Special Plan dalam MagangHub II menawarkan berbagai manfaat tambahan bagi peserta. Selain uang saku, mereka juga mendapat pelatihan kompetensi kerja, mentoring dari profesional, dan akomodasi transportasi bagi magang di luar kota. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan lulusan, sehingga mempersiapkan mereka menghadapi pasar kerja yang dinamis.

Peserta dari daerah akan mendapatkan pendampingan khusus untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi lokal. “Kami memastikan peserta di daerah tidak kalah dari yang berada di Jakarta. Tunjangan mereka dityesuaikan dengan biaya hidup setempat, tetapi tetap memberikan kesempatan untuk mengembangkan karier,” kata Teddy. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen mengintegrasikan program magang dengan pelatihan vokasi, sehingga meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional.

Dalam pelaksanaannya, MagangHub II memperhatikan kebutuhan industri lokal. Kemnaker menyebutkan bahwa sektor pertanian, perkebunan, dan kecil-menengah turut diberdayakan melalui program ini. “Special Plan ini bukan hanya untuk lulusan S1, tetapi juga untuk lulusan jalur profesi yang mungkin tidak memiliki akses ke pelatihan formal sebelumnya,” tambah Yassierli. Dengan adanya insentif uang saku yang menarik, pemerintah yakin program ini akan menarik minat peserta dari berbagai kalangan.

Gabung diskusi