Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Internasional

Special Plan: Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Robert Wilson - narakabar.com 3 mins read 11 views

Special Plan: AS Membekukan Aset Kripto Iran Senilai Rp 2,3 Triliun Special Plan - Dalam upaya memperkuat tekanan ekonomi terhadap Iran, Pemerintah Amerika

Special Plan: Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Special Plan: AS Membekukan Aset Kripto Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Special Plan – Dalam upaya memperkuat tekanan ekonomi terhadap Iran, Pemerintah Amerika Serikat meluncurkan Special Plan baru yang menargetkan dana digital kripto bernilai 130 juta dolar AS (Rp 2,3 triliun). Langkah ini dianggap sebagai bagian dari strategi lebih luas untuk menghentikan aliran dana ilegal dari Teheran ke dalam sistem keuangan global.

Special Plan memfokuskan pada perusahaan kripto seperti Tether, yang diduga berperan dalam mendukung keuangan rezim Iran. Dengan memblokir akses ke dompet digital dan aset kripto terkait Bank Sentral Iran, Washington berusaha mengurangi kemampuan Iran dalam memperoleh dana untuk proyek strategisnya, termasuk program nuklir dan kegiatan militer.

Keputusan ini datang setelah perjanjian damai antara AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan permanen. Special Plan dianggap sebagai respon terhadap kegagalan perundingan, yang memicu peningkatan sanksi ekonomi dan operasi militer terhadap negara Timur Tengah tersebut. Perusahaan Tether, yang beroperasi di bawah pengawasan beberapa bank sentral, menjadi korban utama dalam tindakan ini.

Strategi Ekonomi Baru Dalam Special Plan

Langkah pembekuan aset kripto dalam Special Plan merupakan bagian dari rencana sistematis yang dirancang oleh Departemen Keuangan AS. Strategi ini mencakup analisis jaringan keuangan global, penggunaan teknologi blockchain, dan kolaborasi dengan lembaga keuangan internasional untuk melacak dana yang bergerak secara tersembunyi.

Dalam pernyataan resmi, Scott Bessent, Menteri Keuangan AS, menegaskan bahwa Special Plan bertujuan memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran. “Kami akan terus mengikuti aliran dana dan menghalangi akses rezim Iran terhadap hasil skema pendapatan terlarangnya,” ujarnya melalui pernyataan di media sosial X. Selain itu, Special Plan juga memperkenalkan mekanisme pembatasan transaksi kripto yang diterapkan pada perusahaan lain di luar Iran.

Ini bukan pertama kalinya Special Plan digunakan sebagai alat tekanan. Sebelumnya, pada April 2023, AS telah membekukan 344 juta dolar AS (Rp 497 miliar) dari aset kripto terkait Iran. Dengan Special Plan, jumlah dana yang dibekukan kini mencapai rekor sebesar 130 juta dolar AS, yang menunjukkan intensifikasi upaya ekonomi terhadap negara tersebut.

Kripto Sebagai Alat Anti-Sanksi

Kebijakan Special Plan memicu diskusi tentang peran kripto dalam memperkuat keuangan negara-negara yang terisolasi. Iran, Rusia, dan Korea Utara semakin mengandalkan mata uang digital untuk menggalang dana secara tersembunyi. Karena minimnya regulasi dan transparansi, kripto menjadi alat penting bagi mereka dalam menghindari tekanan sanksi ekonomi dari pihak internasional.

Menurut laporan organisasi keuangan internasional, Iran telah mengalihkan hingga 40% pendapatan ilegal ke dalam sistem kripto. Special Plan diharapkan dapat menghambat pertumbuhan keuangan negara tersebut dengan memblokir akses ke dana yang dikumpulkan melalui transaksi digital. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memperkuat koordinasi antara AS dan sekutunya dalam menekan ekonomi Iran secara keseluruhan.

Special Plan memperlihatkan bahwa AS tidak hanya memperketat sanksi tradisional, tetapi juga menyesuaikan strategi dengan kemajuan teknologi keuangan. Dengan memanfaatkan kemampuan blockchain untuk memantau aliran dana, Washington meningkatkan efisiensi dalam menindak perusahaan dan individu yang terlibat dalam pendapatan ilegal. Ini menunjukkan komitmen AS dalam memperkuat kebijakan sanksi secara bertahap dan terencana.

Gabung diskusi