Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Main Agenda: ‘Gue Kasih Umrah Sekeluarga’, Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya

Robert Wilson - narakabar.com 3 mins read 5 views

akkiyah Keponakannya Main Agenda menjadi topik utama yang diperdebatkan publik setelah Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memberikan respons terhadap isu

Main Agenda: ‘Gue Kasih Umrah Sekeluarga’, Menteri PU Dody Hanggodo Jawab Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya

Main Agenda: Dody Hanggodo Tantang Isu Aisyah Zakkiyah Keponakannya

Main Agenda menjadi topik utama yang diperdebatkan publik setelah Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memberikan respons terhadap isu Aisyah Zakkiyah disebut sebagai keponakannya. Tantangan ini dilontarkan sebagai jawaban atas rumor yang beredar di media sosial sejak Aisyah diumumkan sebagai Komisaris PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk pada 19 Mei 2026. Dody mengatakan, jika ada pihak yang meragukan hubungan keluarga antara dirinya dan Aisyah, maka mereka bisa menantangnya dengan menawarkan umrah bersama seluruh keluarga.

Dody menetapkan tenggat waktu satu bulan bagi pihak yang meragukan untuk membuktikan kebenaran isu tersebut. Ia menegaskan bahwa pernyataan ini adalah bagian dari Main Agenda yang menjadi perhatian utama dalam kebijakan pemerintah terkait keterlibatan keluarga dalam posisi publik. “Jika kamu bisa membuktikan, saya akan memberimu umrah bersama seluruh keluarga,” ujar Dody saat diwawancara wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (15/7/2026).

“Main Agenda ini juga untuk menunjukkan transparansi, karena ada yang mengaitkan keberadaan Aisyah dengan kepentingan pribadi,” tambah Dody.

Aisyah Zakkiyah, yang lahir di Jakarta pada 30 Desember 1993, telah menunjukkan kinerja profesional yang mumpuni sebelum menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri dan Juru Bicara Kementerian PU. Ia meraih gelar Sarjana di bidang kimia terapan dari Gunma University, Jepang, pada 2015, lalu melanjutkan studi Magister komunikasi internasional di Macquarie University, Sydney, Australia, pada 2018. Latar belakang pendidikan tersebut menjadi fondasi bagi kariernya yang berkembang di bidang manajemen dan komunikasi.

Eksklusif: Profil Aisyah Zakkiyah dan Perannya dalam Main Agenda

Dalam dunia profesional, Aisyah pernah menjabat sebagai Manajer E-Commerce dan Marketing di Lingble Ltd., Singapura. Selama periode 2023-2024, ia juga menempati posisi Team Leader Sales Division di PT Toyota Tsusho System Indonesia. Sejak tahun lalu, Aisyah menjadi bagian dari tim Main Agenda Kementerian PU, sebelum akhirnya dipercaya sebagai Komisaris PT PP. Penunjukan ini terjadi setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 19 Mei 2026, yang menggantikan Ernandhi Sudarmanto.

Pengumuman Aisyah sebagai Komisaris PT PP memicu reaksi beragam dari masyarakat. Sejumlah warganet mengaitkan hubungan keluarga antara Aisyah dan Dody sebagai salah satu Main Agenda yang perlu dijelaskan. Namun, Menteri PU tidak langsung menyangkal atau mengonfirmasi, melainkan menantang pihak yang meragukan untuk membuktikan klaim tersebut. Tantangan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat reputasi transparansi dalam kebijakan pemerintah.

“Main Agenda ini adalah bagian dari upaya saya memastikan semua orang tahu keputusan ini diambil secara objektif dan bukan karena faktor kekerabatan,” ujar Dody dalam wawancara eksklusif.

Kontroversi yang muncul seputar hubungan keluarga antara Aisyah Zakkiyah dan Dody Hanggodo menimbulkan diskusi intens di berbagai platform media sosial. Beberapa akun menyebutkan bahwa Aisyah kemungkinan memiliki kepentingan pribadi dalam pembuatan kebijakan, sementara lainnya menganggap ini adalah isu yang bisa memengaruhi kredibilitas Main Agenda. Dody menjelaskan bahwa penunjukan Aisyah adalah berdasarkan kualifikasi dan kemampuan profesional, bukan hanya karena hubungan keluarga.

Sebagai bagian dari Main Agenda, Dody menekankan pentingnya keandalan dalam keputusan kementerian. Ia menyatakan bahwa jika terdapat bukti kuat yang menunjukkan Aisyah sebagai keponakannya, maka ia bersedia memberikan umrah sebagai bentuk penghargaan. Namun, jika tidak ada bukti, maka penunjukan Aisyah adalah langkah yang tepat untuk memperkuat keberhasilan program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.

Gabung diskusi