Topics Covered: Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
alan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Awal Mula Usaha Andreas Setiawan Topics Covered – Pada masa pandemi, Andreas Setiawan, karyawan di perusahaan tekstil
Fleksibel Atur Strategi Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat
Awal Mula Usaha Andreas Setiawan
Topics Covered – Pada masa pandemi, Andreas Setiawan, karyawan di perusahaan tekstil Bandung, mengalami pengurangan gaji hingga 50%. Hal ini mendorongnya mencari pendapatan tambahan. Dengan berpikir kreatif, Andreas melakukan riset singkat dan memutuskan memulai bisnis sendiri, berfokus pada produk yang memiliki potensi pasar yang belum tergarap secara optimal.
Menyasar Pasar yang Tidak Terpenuhi
Menyadari bahwa sekitar 80% penduduk Indonesia beragama Islam, Andreas mengidentifikasi kebutuhan akan sajadah sebagai aksesori ibadah yang masih didominasi desain tradisional. Ia percaya sajadah bisa tetap menjaga fungsi ibadah sambil menawarkan estetika modern. Dari keyakinan itu, ia meluncurkan Sajadah Sakha, merek yang menggabungkan keindahan dan kenyamanan. Topics Covered menyebutkan bahwa pergeseran ini memungkinkan usaha kecil menjangkau konsumen yang lebih luas.
“Saya ingin sajadah ini tidak hanya indah secara visual, tapi juga nyaman dan berkualitas tinggi. Ibadah adalah momen penting, maka sajadah pun harus menunjang kekhusyukan itu,” katanya saat diwawancara di lokasi produksi di Bandung.
Kemajuan Berkat Manajemen Fleksibel
Perjalanan bisnis Andreas tidak selalu mulus. Di awal usaha, omzet bulanan masih tergolong rendah. Namun, dengan strategi fleksibel dalam mengatur harga, desain toko, dan promosi, ia mampu mengoptimalkan pemasaran. Topics Covered menyebutkan bahwa kemajuan ini berkat adaptasi terhadap Program Ekspor Shopee FLEXI, yang memberikan kebebasan maksimal dalam menentukan strategi. Omzet kini meningkat pesat, bahkan membuka peluang kerja bagi sejumlah warga sekitar.
Dengan platform digital, Andreas bisa mengakses pelanggan di berbagai wilayah. Ia menjelaskan bahwa Shopee menjadi mitra utama, dan manajemen toko yang diatur secara efisien memungkinkan penjualan hingga ribuan sajadah setiap bulannya. Topics Covered juga menekankan bahwa fleksibilitas ini menjadi keunggulan utama dalam menghadapi tantangan pasar global.
Ekspor FLEXI: Solusi Terintegrasi untuk UMKM
Pada Januari 2026, Andreas memutuskan mengikuti Program Ekspor Shopee FLEXI. Langkah ini memberikan fleksibilitas penuh, mulai dari penentuan harga, desain toko, hingga promosi. Topics Covered menyebutkan bahwa program ini tidak hanya mempermudah proses ekspor, tetapi juga mengurangi risiko logistik, bea cukai, dan komunikasi internasional. “FLEXI memungkinkan kami mengatur strategi secara mandiri, bahkan bisa mengubah promosi berdasarkan kebutuhan pasar,” ujarnya.
Hasilnya, penjualan Sajadah Sakha melonjak hingga 2,5 kali lipat dalam semester pertama 2026. Pencapaian ini jauh lebih baik dibandingkan program ekspor biasa tahun sebelumnya, menunjukkan efektivitas pendekatan fleksibel. Topics Covered juga menyoroti bahwa FLEXI menjadi jembatan utama bagi UMKM lokal dalam mengakses pasar internasional dengan biaya operasional yang lebih terjangkau.
Kemitraan dengan Platform Digital dan Tantangan Awal
Kemajuan bisnis Andreas sangat bergantung pada penggunaan platform digital. Ia menjelaskan bahwa Shopee menjadi mitra utama. “Sejak awal, Shopee menjadi pendukung penting. Kami mampu melayani permintaan hingga ribuan sajadah setiap bulannya berkat manajemen toko yang diatur secara efisien,” tambah Andreas. Topics Covered menyoroti bahwa integrasi teknologi dalam ekspor ini mempercepat proses dan meningkatkan efisiensi.
Di awal usaha, Andreas menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal dan kurangnya pengalaman dalam ekspor. Namun, dengan fleksibilitas yang diberikan oleh FLEXI, ia mampu mengatasi hambatan tersebut. Topics Covered menekankan bahwa strategi fleksibel tidak hanya mempercepat pertumbuhan bisnis, tetapi juga meningkatkan kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen.
Ekspansi ke Pasar Global dan Dukungan Ekspor FLEXI
Sajadah Sakha kini menjangkau negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. November 2025, bisnis ini resmi terhubung ke Program Ekspor Shopee, yang mengurangi hambatan logistik, bea cukai, dan komunikasi internasional. Topics Covered menyebutkan bahwa inisiatif ini memberikan kesempatan bagi UMKM lokal untuk bersaing di pasar global tanpa perlu investasi besar.
Berkat dukungan teknologi dan strategi fleksibel, Sajadah Sakha kini bisa menjangkau ribuan pelanggan di luar batas wilayah Indonesia. Topics Covered juga menyoroti bahwa program Ekspor FLEXI menjadi pendorong utama peningkatan penjualan hingga level yang luar biasa, membuka peluang ekspor bagi UMKM lokal dengan biaya operasional lebih rendah. Dengan fleksibilitas ini, Andreas mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang berubah, serta menjaga kualitas produk yang konsisten.
