Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Internasional

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran – 211 Pasien Dievakuasi

Emily Moore - narakabar.com 3 mins read 7 views

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan RS Kanker Anak di Iran - 211 Pasien Dievakuasi Barbar Serangan AS Sasar Bangunan Dekat - Barbar!

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan Dekat RS Kanker Anak di Iran – 211 Pasien Dievakuasi

Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan RS Kanker Anak di Iran – 211 Pasien Dievakuasi

Barbar Serangan AS Sasar Bangunan Dekat – Barbar! Serangan AS Sasar Bangunan – Pemerintah Iran memperkuat kecamannya terhadap serangan militer Amerika Serikat yang menargetkan bangunan dekat Rumah Sakit Shahid Baghaei di Ahvaz. Serangan tersebut, yang terjadi pada hari Jumat (17 Juli 2026), dianggap sebagai tindakan kejam yang menyerang fasilitas kesehatan vital, khususnya rumah sakit yang berfokus pada pengobatan kanker anak. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran besar mengenai perlindungan terhadap warga sipil dan pelanggaran terhadap prinsip kemanusiaan dalam perang.

Serangan AS dan Dampaknya pada Pasien Kanker Anak

Direktur Rumah Sakit Shahid Baghaei, Reza Bazar, mengungkapkan bahwa sebanyak 211 pasien anak yang sedang menjalani pengobatan kanker harus dievakuasi darurat akibat kerusakan pada bangunan rumah sakit. Ledakan yang terjadi pada pagi hari menyebabkan kepanikan dan trauma di antara pasien, sebagian besar dari mereka mengandalkan alat bantu medis seperti ventilator, infus, atau kursi roda saat dipindahkan. Menurut Bazar, penyerangan ini tidak hanya mengganggu operasional rumah sakit tetapi juga mengancam nyawa para pasien yang rentan.

“Serangan AS ini menunjukkan kebencian terhadap anak-anak yang sedang berjuang untuk hidup,” kata Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran. “Ini adalah pelanggaran terhadap hukum internasional dan Piagam PBB, terutama karena targetnya adalah fasilitas kesehatan sipil.”

Menurut laporan dari Aljazeera, staf medis di lokasi menyatakan bahwa ledakan terjadi sangat dekat dengan bangunan utama rumah sakit, menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur bangunan dan merusak peralatan medis. Seorang petugas medis mengatakan, “Ledakan itu sangat kuat, hampir membuat kami yakin bangunan langsung runtuh. Beberapa pasien mengalami luka ringan, tetapi kondisi mereka stabil.” Serangan ini juga menyebabkan gangguan pada layanan darurat dan memicu evakuasi massal di sekitar area tersebut.

Konteks Serangan AS dalam Konflik Iran-Amerika

Menurut sumber militer dari CENTCOM, pasukan Amerika Serikat telah memasang posisi siaga di sekitar wilayah Ahvaz sebagai bagian dari strategi operasi yang lebih luas dalam konflik dengan Iran. Serangan ini dianggap sebagai bentuk balasan atas keberhasilan Iran dalam menghentikan serangan udara dan meluncurkan operasi militer terhadap wilayah strategis di Timur Tengah. Pemimpin pemerintah Iran, Hassan Rouhani, juga menegaskan bahwa serangan AS ke bangunan rumah sakit adalah bagian dari upaya untuk menekan kemampuan medis Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa serangan AS yang menyasar bangunan dekat RS Kanker Anak merupakan pelanggaran terhadap prinsip kemanusiaan dan hak anak. Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, menekankan bahwa tindakan ini menunjukkan sikap AS yang arogan terhadap bangsa Iran. “Kami tidak akan membiarkan serangan semacam ini terjadi tanpa respons,” katanya dalam pernyataan resmi. Iran juga berencana untuk mengambil langkah hukum internasional, termasuk menuntut AS atas serangan tersebut.

Dalam pernyataan pascaserangan, para pasien kanker anak yang berhasil dievakuasi menyatakan bahwa mereka merasa takut dan terluka akibat tindakan militer AS. Banyak dari mereka tidak punya perlindungan saat kejadian, karena mereka sedang dalam kondisi rentan. “Kami hanya ingin berobat, bukan menjadi korban serangan,” ujar salah satu pasien, sebagaimana dilaporkan oleh berbagai media lokal. Serangan ini memperparah situasi krisis di Ahvaz, yang sudah rentan terhadap serangan-serangan sebelumnya.

Sejumlah organisasi kemanusiaan internasional memulai investigasi terhadap kejadian ini, dengan menyoroti bahwa RS Kanker Anak adalah target penting karena melayani anak-anak yang tidak berperang. Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, mengecam serangan AS dan menyerukan untuk menjaga keamanan fasilitas medis. “Setiap serangan terhadap anak-anak dan fasilitas kesehatan harus menjadi peringatan bagi seluruh dunia,” katanya. Dalam waktu dekat, Iran berharap mendapatkan dukungan internasional untuk menegakkan hukum di bawah kewenangan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Peristiwa serangan AS yang menyasar bangunan dekat RS Kanker Anak di Iran juga memicu respons dari masyarakat sipil. Aksi protes menyebar di berbagai kota, termasuk Teheran, dengan massa menuntut pertanggungjawaban atas tindakan kejam tersebut. Pemerintah Iran menjamin bahwa mereka akan memberikan sanksi tegas kepada AS sebagai balasan atas serangan tersebut. Dalam pernyataan resmi, para pemimpin Iran menegaskan bahwa serangan AS adalah bagian dari perang terhadap rakyat Iran, terutama anak-anak yang menjadi korban.

Gabung diskusi