Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Latest Program: Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus ‘Follow The Money’ dan Sita Aset

William Williams - narakabar.com 3 mins read 11 views

ri Tegaskan Strategi Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA Latest Program ini menjadi fokus utama Bareskrim Polri dalam mengatasi kejahatan terhadap sumber

Latest Program: Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus ‘Follow The Money’ dan Sita Aset

Latest Program: Bareskrim Polri Tegaskan Strategi Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA

Latest Program ini menjadi fokus utama Bareskrim Polri dalam mengatasi kejahatan terhadap sumber daya alam (SDA) dan lingkungan hidup (LH). Dalam upaya penguatan penegakan hukum, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim mengungkap bahwa metode investigasi harus berubah untuk menghadapi ancaman dari pelaku yang semakin canggih. Kesadaran akan pentingnya pendekatan ‘follow the money’ dan penyitaan aset menjadi langkah strategis dalam mengungkap korupsi serta praktik ilegal yang merusak ekosistem.

Kamis (16/7/2026), dalam Simposium Nasional Outlook Kejahatan SDA-LH 2026-2030 yang diadakan oleh Auriga Nusantara di Jakarta, Brigadir Jenderal Polisi Muhammad Irhamni menjelaskan bahwa tantangan penegakan hukum saat ini semakin rumit. “Latest Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa kejahatan lingkungan tidak hanya diatasi secara reaktif, tetapi juga secara proaktif melalui integrasi data dan tindakan bersama,” ujar Irhamni seperti dilansir Antara.

Mengungkap Korporasi Penyebab Kerusakan Lingkungan

Program Bareskrim Polri kali ini berupaya menyelaraskan upaya pemberantasan mafia lingkungan dengan mengungkap peran korporasi dalam merusak lingkungan. Kejahatan SDA-LH kini tidak lagi bersifat individual, tetapi melibatkan jaringan organisasi yang kuat dan dana yang besar. Dengan pendekatan ‘follow the money’, penyelidik dapat melacak alur dana, menemukan aktor intelektual, dan menghentikan praktik yang merugikan masyarakat.

Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan Latest Program. Sinergi antara Kepolisian, Kejaksaan, KPK, dan kementerian terkait diperlukan untuk menciptakan sistem basis data yang terpadu. Dengan data yang sinkron, deteksi dini kegiatan ilegal dapat dilakukan, sehingga mengurangi kerugian ekosistem. Selain itu, penyitaan aset juga menjadi alat penting untuk memutus rantai kejahatan korporasi.

Penindakan Berbasis Analisis Keuangan

Latest Program menekankan pentingnya pendekatan analitis yang lebih mantap dalam menyelidiki kasus kejahatan lingkungan. Metode ‘follow the money’ membantu memahami bagaimana dana dialokasikan, apakah melalui perusahaan besar, sindikat, atau aktor kecil. Dengan mempelajari alur keuangan, penyelidik dapat mengidentifikasi pihak yang berperan dalam merusak lingkungan, termasuk pemilik aset yang diuntungkan.

Program ini juga menyoroti perluasan cakupan penegakan hukum, bukan hanya kejahatan lingkungan langsung, tetapi juga tindakan korporasi yang mempercepat kerusakan ekosistem. Dalam kasus-kasus sebelumnya, penyitaan aset berhasil menjadi bukti kuat dalam menuntut pelaku yang terlibat dalam praktik korupsi. Dengan metode ini, Bareskrim Polri berharap bisa menurunkan frekuensi kejahatan SDA-LH secara signifikan.

“Latest Program ini adalah langkah krusial untuk mengubah paradigma penegakan hukum, di mana pelaku kejahatan lingkungan tidak hanya menjadi korban, tetapi juga menjadi target utama investigasi,” tutur Irhamni.

Isu Lingkungan dan Keberlanjutan Ekosistem

Kehadiran Latest Program juga menegaskan keseriusan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Kerusakan ekosistem yang disebabkan oleh aktivitas korporasi tidak hanya mengancam sumber daya alam, tetapi juga kehidupan masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih menyeluruh, Bareskrim Polri berharap bisa membangun kemitraan yang lebih kuat dengan pihak swasta dan lembaga internasional.

Pendekatan ‘follow the money’ memungkinkan pihak berwenang melacak semua alur dana yang berpotensi berkontribusi pada kerusakan lingkungan. Contohnya, dana dari perusahaan besar yang mempercepat deforestasi atau pemanfaatan sumber daya alam secara tidak bertanggung jawab. Dengan menekan keuntungan finansial pelaku kejahatan, program ini berupaya mencegah praktik yang merusak lingkungan hidup.

Gabung diskusi