Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Diteror Tetangga Bertahun-tahun – Ibu Suraji Trauma hingga Takut Keluar Rumah

Sarah Jackson - narakabar.com 3 mins read 7 views

Diteror Tetangga Bertahun-Tahun: Ibu Suraji Trauma dan Takut Keluar Rumah Diteror Tetangga Bertahun tahun - Kasus diteror tetangga yang telah berlangsung

Diteror Tetangga Bertahun-tahun – Ibu Suraji Trauma hingga Takut Keluar Rumah

Diteror Tetangga Bertahun-Tahun: Ibu Suraji Trauma dan Takut Keluar Rumah

Diteror Tetangga Bertahun tahun – Kasus diteror tetangga yang telah berlangsung bertahun-tahun mengakibatkan trauma mendalam pada Ibu Suraji, yang kini takut meninggalkan rumahnya di Rangkapan Jaya, Depok. Seorang pria berusia 26 tahun, yang tinggal di sebelah rumah korban, dianggap sebagai pelaku utama perusakan pagar dan pengancaman verbal terhadap keluarga Suraji. Teror ini telah menimpa mereka sejak lama, hingga membuat kondisi psikologis ibu korban memburuk secara signifikan.

Bakground Penyebab Konflik

Konflik dengan tetangga Suraji sebenarnya bermula pada 2019, setelah pelaku pindah ke area tersebut. Sejak saat itu, terjadi interaksi intens antara kedua pihak, termasuk keluarga pelaku sering berkunjung ke rumah orang tua korban di sisi kanan. Namun, hubungan yang awalnya harmonis berubah menjadi tegang setelah teror fisik dan verbal memuncak sejak tahun 2022. Diteror tetangga bertahun-tahun ini memicu penurunan kualitas hidup keluarga, khususnya untuk Novita, putri Suraji, yang mengalami stres berat akibat kondisi ini.

Perkembangan dan Pengakuan dari Pelaku

Mengenai diteror tetangga bertahun-tahun, Novita mengungkapkan bahwa pelaku sering menggunakan alasan “sakit hati” untuk membenarkan tindakannya. “Bilangnya ‘sakit hati’, tapi kami tidak pernah mendengar langsung dari mulut pelaku. Malah keluarga kami dikatakan pengangguran padahal semua sudah bekerja,” kata Novita saat ditemui di Rawa Denok, Pancoran Mas, Depok, Senin, 20 Juli 2026. Selain itu, peristiwa seperti dilemparinya beling dan benda-benda lain ke area rumah korban terus terjadi hingga 2024.

“Kami sudah mencoba menyelesaikan konflik melalui mediasi berulang kali, tapi tidak ada hasil yang memuaskan,” imbuhnya.

Keluhan keluarga Suraji terus berkembang, hingga mereka melaporkan diteror tetangga bertahun-tahun ke Polres Metro Depok pada 15 Juli 2026. Sebelumnya, laporan ke Polsek tidak memberikan solusi yang efektif, karena tindakan pelaku tak dihentikan meski telah ada surat penjaminan dari keluarga pelaku. Diteror tetangga bertahun-tahun ini juga menimbulkan kecemasan di lingkungan sekitar, karena teror yang terus berlangsung membuat warga takut mengambil sikap tegas.

Respons dari Pihak Terkait

Diteror tetangga bertahun-tahun menjadi perhatian serius setelah laporan resmi disampaikan ke polisi. Pihak kepolisian menyatakan bahwa investigasi sedang berlangsung, dan mereka berupaya memastikan pelaku diberi sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun, Novita mengungkapkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama dalam memberikan perlindungan yang memadai kepada keluarga korban.

Sebagai contoh, pada 2024, seorang kakak laki-laki Novita pernah terlibat pertengkaran fisik akibat dilempari beling oleh pelaku. Selain itu, adik perempuan pelaku juga diteriakkan mencoba menabrak ibu Novita dengan sepeda motor di depan rumah. Kini, keluarga Suraji masih menunggu undangan untuk diperiksa secara resmi di Polres Metro Depok. Diteror tetangga bertahun-tahun ini tidak hanya memengaruhi kehidupan pribadi korban, tetapi juga merusak hubungan sosial di sekitar lingkungan mereka.

Sejumlah warga setempat mengungkapkan bahwa diteror tetangga bertahun-tahun ini telah menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan membuat anak-anak korban takut bermain di luar rumah. Meski Dinas Sosial kelurahan sudah melibatkan diri, langkah yang diambil tidak cukup efektif untuk memutus siklus kekerasan yang terus berlangsung. Novita berharap kepolisian bisa segera menyelesaikan kasus ini, agar kehidupan keluarganya bisa kembali normal.

Gabung diskusi