Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

William Williams - narakabar.com 2 mins read 12 views

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali membuktikan kemampuannya dalam menjaga keamanan nasional melalui operasi penangkapan yang sukses. Pada

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Operasi Besar Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung

Narakabar.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali membuktikan kemampuannya dalam menjaga keamanan nasional melalui operasi penangkapan yang sukses. Pada hari Senin, tanggal 20 Juli 2026, tim antiteror berhasil mengamankan dua tersangka teroris yang tersebar di dua lokasi berbeda. Operasi ini menunjukkan komitmen kuat Densus 88 dalam memberantas jaringan terorisme yang terus berkembang di berbagai wilayah Indonesia.

Detail Operasi Penangkapan di Dua Wilayah

Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, sebagai Juru Bicara resmi Densus 88, memberikan klarifikasi lengkap mengenai operasi ini. Informasi tersebut disampaikan dari Jakarta pada Selasa, 21 Juli 2026, melalui keterangan pers yang kemudian diliput oleh kantor berita Antara. Tersangka pertama dengan inisial AR berhasil diamankan di wilayah Ciamis, Jawa Barat, sementara tersangka kedua bernama H tertangkap di provinsi Lampung.

Operasi penangkapan ini dilakukan dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik antar tim. Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis merupakan bagian dari rangkaian operasi yang lebih besar untuk memutus mata rantai jaringan terorisme. Kedua tersangka diketahui aktif dalam kegiatan propaganda dan rekrutmen melalui platform media sosial.

“Tindakan tersebut merupakan bagian dari proses penegakan hukum berdasarkan hasil penyidikan mendalam terhadap adanya aktivitas propaganda, rekrutmen, dan penghasutan melalui platform media sosial,” ujar Mayndra Eka Wardhana.

Temuan Penting dari Penyidikan Digital

Hasil investigasi komprehensif mengungkapkan bahwa kedua tersangka memiliki keterkaitan erat dengan penyebaran materi radikalisme dan terorisme. Mereka tidak hanya aktif menyebarkan konten, tetapi juga memberikan legitimasi terhadap penggunaan kekerasan sebagai instrumen strategis dalam mencapai tujuan mereka.

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis sekaligus membuka wawasan baru tentang metode propaganda modern yang digunakan oleh kelompok teroris. Media sosial menjadi alat utama dalam menyebarkan narasi-narasi ekstrem kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang rentan terhadap pengaruh digital.

“Kami menegaskan bahwa setiap tindakan kepolisian dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta tetap menjunjung tinggi prinsip praduga tak bersalah dan penghormatan terhadap hak asasi manusia,” tambahnya.

Proses Hukum dan Peran Masyarakat

Tim penyidik Densus 88 saat ini masih melanjutkan pemeriksaan intensif terhadap kedua tersangka. Tujuannya adalah untuk mengungkap secara tuntas peran masing-masing individu dalam jaringan terorisme yang telah terbentuk. Proses hukum akan berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Melalui kesempatan ini, Densus 88 juga mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap waspada terhadap ancaman ekstremisme di ruang digital. Mayndra meminta warga untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang ditemukan di media sosial maupun platform digital lainnya. Langkah preventif ini sangat penting untuk mencegah potensi ancaman keamanan nasional.

“Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang mengandung ajakan kebencian, pembenaran kekerasan, maupun propaganda kelompok teroris,” tegas Mayndra.

Keberhasilan Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung ini menjadi bukti nyata bahwa penegakan hukum antiterorisme terus diperkuat. Dengan melibatkan peran aktif masyarakat, Indonesia dapat membangun ketahanan nasional yang lebih kuat terhadap ancaman terorisme modern.

Gabung diskusi