Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi

David Moore - narakabar.com 2 mins read 24 views

Peristiwa tragis tenggelamnya Kapal Laut Mulut (KLM) Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar kembali mencatat perkembangan terbaru. Tim Disaster Victim

Korban Tewas KLM Nurul Salsa Bertambah, Dua Jenazah Perempuan Berhasil Diidentifikasi

Dua Jenazah Perempuan KLM Nurul Salsa Teridentifikasi

Narakabar.com – Peristiwa tragis tenggelamnya Kapal Laut Mulut (KLM) Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar kembali mencatat perkembangan terbaru. Tim Disaster Victim Identification (DVI) di bawah Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan berhasil mengidentifikasi dua jenazah perempuan yang selama ini hilang. Proses ini memberikan harapan bagi keluarga korban yang menunggu kabar dari orang-orang tersayang.

Proses Identifikasi dengan Metode Komprehensif

Kombes Pol. dr. Muhammad Haris, sebagai Kepala Biddokkes Polda Sulsel, menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan melalui beberapa metode simultan. Jenazah Hasriati yang berusia 44 tahun dikenali melalui pencocokan data gigi, catatan medis, serta barang-barang pribadi yang ditemukan bersamanya. Sementara itu, identitas Bau Intang berusia 52 tahun dikonfirmasi secara akurat melalui sidik jari dan informasi medis yang tersedia.

“Dua korban KLM Nurul Salsa yang teridentifikasi berjenis kelamin perempuan, yakni Hasriati (44) warga Dusun Garassi, Kelurahan Bontobaru, Kecamatan Pasimasunggu Timur, dan Bau Intang (52) warga Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujarnya di Makassar, seperti dikutip suara.com dari Antara, Kamis.

Hasriati merupakan penduduk Dusun Garassi di Kelurahan Bontobaru, Kecamatan Pasimasunggu Timur. Sedangkan Bau Intang berasal dari Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Kedua jenazah ini kini telah diserahkan kepada Polres Kepulauan Selayar untuk diteruskan kepada keluarga masing-masing.

Perkembangan Pencarian dan Statistik Korban

Sementara proses identifikasi berjalan, tim SAR gabungan juga menemukan satu jenazah laki-laki baru di wilayah Pulau Matalaang. Identitas korban tersebut masih dalam tahap pemeriksaan oleh Tim DVI. Dengan temuan terbaru ini, jumlah korban yang masih dicari kini tinggal 14 orang dari total penumpang yang hilang.

Sebelumnya, dari total 76 penumpang KLM Nurul Salsa, sebanyak 59 orang telah ditemukan. Angka tersebut mencakup 58 korban selamat dan satu korban meninggal dunia yang ditemukan di atas kapal. Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel juga telah menerima laporan ante mortem terhadap 16 korban dari total 17 orang yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Proses penyelidikan juga terus berjalan dengan jumlah saksi yang telah diperiksa bertambah dari 21 menjadi 23 orang. Polda Sulsel memastikan perkembangan pencarian korban maupun proses penyelidikan akan terus disampaikan kepada masyarakat secara berkala melalui berbagai saluran komunikasi resmi.

Gabung diskusi