Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

David Moore - narakabar.com 2 mins read 9 views

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah -

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Manfaatkan Dana Stimulan untuk Kembangkan Usaha

Kisah Pemulihan Ekonomi di Kawasan Hunian Sementara

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah – Dana bantuan stimulan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Pidie Jaya, Aceh, berperan ganda. Selain memperbaiki infrastruktur rusak, dana tersebut juga mendorong warga untuk membangkitkan ekonomi keluarga. Dalam fase pemulihan, banyak penduduk mulai menanamkan modal kecil di area hunian sementara sebagai langkah meredakan ketergantungan.

Milawati, seorang ibu rumah tangga dari Desa Meunasah Lhok, menggambarkan pengalaman pribadinya. Ia menghabiskan sebagian bantuan Rp8 juta untuk memperkuat rumah yang rusak dan membersihkan limbah banjir. Namun, proses pemulihan terhambat saat badai kembali menghancurkan kawasan yang masih dalam tahap perbaikan.

“Hasil usaha ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan menopang perekonomian keluarga,” ujarnya saat berbicara di Kompleks Hunian Sementara Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, pada awal Juni 2026.

Di sisi lain, Salwati, warga setempat yang lain, memanfaatkan dana stimulan untuk memulai usaha kecil di kawasan hunian. Ia menjual camilan dan minuman ringan sebagai pendapatan tambahan, sambil memenuhi kebutuhan warga sekitar.

“Jualan ini menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok,” katanya.

Dana Pemulihan Berjalan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi

Bantuan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) tidak hanya fokus pada perbaikan infrastruktur fisik, tetapi juga mendorong peran pihak-pihak terkait untuk mempercepat aksi pemulihan. Selain dana stimulan, tambahan dari dana koperasi Rp200 ribu memberikan dukungan signifikan bagi keluarga yang tinggal di hunian sementara.

Kisah Milawati dan Salwati menjadi bukti bahwa usaha kecil di kawasan terdampak bencana berpotensi menjadi fondasi kehidupan ekonomi masyarakat. Kedua ibu-ibu ini memilih bertahan dan membangun kembali kemandirian, meski harus menghadapi tantangan yang terus menghimpit. Melalui kolaborasi pemerintah dan lembaga, harapan untuk masa depan yang lebih baik semakin terwujud.

Gabung diskusi