Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

DNA Petarung Bahlil Dipuji Prabowo: Kesulitanlah yang Membesarkan Pemimpin

Robert Wilson - narakabar.com 3 mins read 2 views

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan pandangannya tentang kepemimpinan saat menghadiri acara peluncuran buku milik Bahlil Lahadalia. Dalam kesempatan

DNA Petarung Bahlil Dipuji Prabowo: Kesulitanlah yang Membesarkan Pemimpin

Prabowo Subianto Apresiasi DNA Petarung Bahlil: Kesulitanlah yang Membesarkan Pemimpin

Narakabar.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan pandangannya tentang kepemimpinan saat menghadiri acara peluncuran buku milik Bahlil Lahadalia. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa perjalanan hidup yang penuh tantangan akan mencetak para pemimpin yang hebat dan tangguh. Pernyataan ini menjadi sorotan publik karena menggarisbawahi pentingnya pengalaman hidup dalam membentuk karakter kepemimpinan nasional. DNA Petarung Bahlil Dipuji Prabowo menjadi tema utama yang dibahas dalam acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan media.

Menurut Presiden Prabowo, seorang pemimpin sejati harus memiliki tiga pilar utama, yaitu kerja keras, empati, dan kebijaksanaan. Ketiga elemen ini menjadi fondasi agar seorang pemimpin tidak menyalahgunakan kekuasaannya. Ia menegaskan bahwa pemimpin besar tidak pernah muncul dari kehidupan yang serba mudah dan tanpa hambatan. Sebaliknya, hambatan, kesulitan, dan penderitaan justru menjadi proses yang membentuk karakter seorang pemimpin yang kuat dan berintegritas.

Acara Peluncuran Buku di Djakarta Theater

Pandangan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran dan bedah buku Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Buku berjudul “10 Karya Nyata untuk Negeri” ini dipresentasikan di Djakarta Theater, Jakarta, pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Acara ini dihadiri oleh para pejabat pemerintah, akademisi, dan perwakilan media massa nasional.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menilai perjalanan hidup Bahlil dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda karena mencerminkan proses panjang pembentukan seorang pemimpin. Ia melihat bahwa pengalaman hidup Bahlil dari masa kecil hingga menjadi menteri mencerminkan perjuangan yang autentik dan penuh makna.

“Saya kira karier beliau, sepak terjang beliau, kehidupan beliau bisa menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda. Bahwa memang pemimpin yang besar, pemimpin yang berarti, itu ada dua pendapat. Ada pemimpin yang dilahirkan dan pemimpin yang dibesarkan. Dua-duanya menurut saya hampir sama,” ujar Prabowo.

Peran Latar Belakang dalam Kepemimpinan

Menurut Prabowo, latar belakang keluarga bukan faktor utama yang menentukan kualitas kepemimpinan. Ia meyakini seseorang bisa saja lahir dari keluarga sederhana, tetapi memiliki karakter dan naluri kepemimpinan yang kemudian ditempa oleh berbagai tantangan hidup. Hal ini sejalan dengan konsep bahwa kesulitanlah yang membentuk pemimpin sejati.

“Mungkin ayahandanya Pak Bahlil walaupun status ekonomi mungkin waktu itu sangat sederhana, tapi mungkin DNA-nya juga sebagai petarung, DNA-nya juga sebagai pemimpin di kawasan itu. Jadi saudara-saudara, kondisi yang memberatkan, kondisi rintangan, kondisi hambatan, justru kondisi-kondisi ini yang membesarkan seorang pemimpin,” tuturnya.

Prabowo menegaskan hampir tidak ada pemimpin besar yang tumbuh tanpa melalui ujian hidup. Baginya, kesulitan merupakan bagian tak terpisahkan dari proses kepemimpinan. Ia juga menambahkan bahwa pengalaman menghadapi masalah sejak dini akan membentuk ketahanan mental yang kuat.

“Hampir bisa dikatakan, orang yang tidak menghadapi hambatan, tidak hadapi kesulitan, tidak mengalami penderitaan, hampir bisa dikatakan nggak jadi, nggak jadi pemimpin. Itu kenyataan,” tegasnya.

Kepemimpinan Bukan Hadiah

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa kepemimpinan bukanlah jabatan yang dapat diberikan sebagai hadiah. Seorang pemimpin harus membangunnya melalui kerja keras, sikap, dan nilai-nilai yang dipegang selama hidup. Ia juga mengingatkan bahwa keberanian saja tidak cukup. Seorang pemimpin harus memiliki empati, kebajikan, dan kebijaksanaan agar tidak menyalahgunakan kekuasaan.

“Berani tanpa kebajikan akan muncul sebagai pemimpin, tapi mungkin pemimpin yang tidak hati-hati, pemimpin yang tidak arif, pemimpin yang ujungnya membahayakan yang dipimpin,” pungkasnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pernyataan Prabowo

Apa yang dimaksud dengan DNA Petarung menurut Prabowo? DNA Petarung merujuk pada karakter bawaan seseorang yang memiliki semangat juang tinggi, terutama ketika menghadapi tantangan hidup sejak dini.

Di mana acara peluncuran buku Bahlil Lahadalia diadakan? Acara tersebut diadakan di Djakarta Theater, Jakarta, pada 7 Agustus 2026.

Apa judul buku yang diluncurkan dalam acara tersebut? Buku yang diluncurkan berjudul “10 Karya Nyata untuk Negeri” yang ditulis oleh Bahlil Lahadalia.

Mengapa Prabowo menilai kesulitan penting bagi kepemimpinan? Karena menurutnya, orang yang tidak pernah menghadapi hambatan dan penderitaan cenderung tidak menjadi pemimpin yang tangguh dan bijaksana.

Siapa saja yang hadir dalam acara peluncuran buku tersebut? Hadir para pejabat pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, dan perwakilan media massa nasional.

Gabung diskusi