Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

Emily Moore - narakabar.com 2 mins read

Isu penangkapan Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono, yang akrab disapa Botok, di area Gedung DPR/MPR RI sempat menggemparkan media

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

Polda Metro Jaya Klarifikasi: Supriyono Tidak Ditangkap di Depan Gedung DPR

Narakabar.com – Isu penangkapan Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono, yang akrab disapa Botok, di area Gedung DPR/MPR RI sempat menggemparkan media sosial. Video yang diunggah akun X @RA_leather memperlihatkan kerumunan massa mengelilingi kendaraan dinas yang ditumpangi Supriyono, disertai keterangan bahwa suasana memanas karena warga belum mendapat kejelasan soal ke mana dan untuk keperluan apa Supriyono dibawa.

Merespons kabar tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa tidak ada tindakan penangkapan maupun pengamanan terhadap Supriyono pada Senin (24/8/2026).

“Saudara Supriyono alias Botok tidak dilakukan penangkapan maupun pengamanan oleh kepolisian. Satintelkam Polres Metro Jakarta Pusat sebelumnya telah berkomunikasi dengan Saudara Supriyono dan Saudara Teguh terkait rencana kegiatan massa Pati di depan Gedung DPR RI.”

Konteks Komunikasi: Urusan Izin, Bukan Penangkapan

Budi Hermanto menjelaskan bahwa personel Satintelkam Jakarta Pusat menghubungi Supriyono untuk menyampaikan ketentuan administrasi yang wajib dipenuhi sesuai jenis kegiatan yang hendak dilaksanakan. Pihak massa Pati kemudian menyampaikan bahwa agenda yang mereka rancang bukan aksi penyampaian pendapat, melainkan silaturahmi serta penggalangan bantuan logistik.

Meski demikian, kepolisian tetap menyarankan agar penyelenggara mengurus izin kegiatan ke Polda Metro Jaya. Supriyono menyatakan bersedia dan meminta pendampingan personel kepolisian menuju Polda Metro Jaya menggunakan kendaraan dinas.

“Pihak massa Pati kemudian menyampaikan bahwa kegiatan yang direncanakan bukan berupa aksi penyampaian pendapat, melainkan silaturahmi dan penggalangan bantuan logistik.”

Menjelang keberangkatan, sebagian massa di lokasi mengira Supriyono sedang ditangkap. Supriyono sendiri telah menjelaskan bahwa tujuannya ke Polda Metro Jaya semata-mata untuk mengurus izin kegiatan. Namun, karena kerumunan di lokasi semakin padat, rencana keberangkatan tersebut akhirnya dibatalkan.

“Pada prinsipnya, kehadiran dan pendampingan personel kepolisian dalam peristiwa tersebut adalah untuk memberikan penjelasan terkait proses administrasi perizinan kegiatan, bukan dalam rangka penangkapan maupun tindakan hukum terhadap Saudara Supriyono.”

Soal Rekening: Penundaan Transaksi, Bukan Pemblokiran

Terpisah, Polda Metro Jaya juga meluruskan polemik mengenai rekening Supriyono yang sebelumnya disebut diblokir. Penyelidik Ditreskrimsus mengajukan permohonan penundaan transaksi rekening, bukan pemblokiran, dalam rangka penyelidikan dugaan penghimpunan dana. Selain rekening, akun media sosial Botok juga dilaporkan mengalami pemblokiran, yang memicu spekulasi bahwa aksi demo yang dijadwalkan pada 27 Agustus berpotensi batal.

Frequently Asked Questions

What is Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR?

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR matter?

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi