Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Important Visit: Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya ‘Gas Pol’ Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

Karen Martinez - narakabar.com 3 mins read 20 views

Fariz RM Laporkan Pelanggaran Hak Cipta Lagu 'Di Antara Kata' ke Polisi Setelah Tahun Tunggu Important Visit menjadi sorotan utama saat musisi Fariz RM

Important Visit: Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya ‘Gas Pol’ Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

Fariz RM Laporkan Pelanggaran Hak Cipta Lagu ‘Di Antara Kata’ ke Polisi Setelah Tahun Tunggu

Important Visit menjadi sorotan utama saat musisi Fariz RM akhirnya mengambil langkah serius untuk menuntut pihak yang diduga melanggar hak cipta lagunya, “Di Antara Kata.” Setelah menunggu hampir satu tahun tanpa respons dari pelaku, Fariz memutuskan mengajukan laporan ke Polda Metro Jaya sebagai bentuk penegakan hukum terhadap kekayaan intelektual. Tindakan ini diharapkan dapat menjadi contoh dalam melindungi karya seni di dunia digital.

Proses Hukum dan Pengajuan Laporan

Fariz RM bersama tim kuasa hukumnya, Deolipa Yumara dan Anita, menyerahkan laporan resmi ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil setelah pihak yang melanggar tidak merespons tiga peringatan sebelumnya. Tanggal 23 Juni 2026, jadi hari penting dalam perjalanan laporan ini, karena menjadi titik awal dari proses hukum yang lebih formal.

“Setelah menunggu selama 12 bulan tanpa adanya tindakan memadai dari pelaku, kami memutuskan mengajukan laporan ke polisi. Ini adalah langkah penting untuk menegakkan hukum dan melindungi hak cipta,” ujar Deolipa setelah pemeriksaan di Krimsus Polda Metro Jaya.

Latar Belakang dan Konsekuensi Hukum

Kasus ini berawal dari pelanggaran hak cipta lagu “Di Antara Kata” yang diterbitkan dan diedarkan tanpa izin resmi sejak Juli 2023. Fariz RM, yang juga dikenal sebagai pelantun lagu “Sakura,” menjelaskan bahwa pihak terlapor bahkan tidak merespons peringatan yang diberikan melalui somasi, surat pribadi, serta komunikasi melalui kuasa hukumnya.

“Kami sudah memberikan tiga peringatan, termasuk somasi dan surat tangan, tapi tidak ada respons. Karena itu, kami memilih jalur hukum untuk memastikan hak cipta kami dihormati,” tambah Fariz RM.

Langkah melaporkan ke polisi bukan hanya untuk memperoleh keadilan, tapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan hukum dalam industri musik. Dalam era digital, pelanggaran hak cipta sering terjadi karena kecepatan distribusi konten. Tapi dengan keputusan ini, Fariz RM berharap bisa menjadi contoh bagus bagi musisi lain dalam menyelesaikan sengketa hak cipta secara formal.

Detail Pelanggaran dan Pengakuan Kerugian

Lagu “Di Antara Kata” yang diproduksi Fariz RM telah digunakan oleh pihak lain tanpa izin. Hal ini menyebabkan kerugian materiil, meski penekanan utamanya adalah pada penghormatan terhadap hak cipta. Fariz mengakui bahwa selama satu tahun terakhir, kerugian tidak hanya berupa uang, tapi juga dampak reputasi yang dirasakan.

“Hak cipta bukan hanya soal uang, tapi juga tentang penghargaan terhadap karya. Kami mengajukan laporan ini sebagai bentuk penegakan hukum yang penting,” papar Fariz RM.

Proses ini menunjukkan komitmen Fariz RM untuk memastikan bahwa karyanya tidak hanya dihargai secara ekonomi, tapi juga secara hukum. Dengan pelaporan ke polisi, ia berharap muncul kejelasan mengenai siapa yang benar-benar melakukan pelanggaran, serta tindakan yang tepat untuk menyelesaikannya.

Important Visit ini menjadi bagian dari rangkaian upaya Fariz RM untuk memperkuat perlindungan hak cipta. Tindakan serupa sebelumnya seperti pengajuan ke pengadilan administratif telah diambil, tapi hasilnya belum memenuhi harapan. Dengan melibatkan pihak kepolisian, Fariz RM ingin meningkatkan kemungkinan penyelesaian kasus ini secara lebih efektif.

Gabung diskusi