Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

Sarah Jackson - narakabar.com 4 mins read

Agnesia dan Febiona, dua siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang sempat diduga mengalami keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), telah

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

Dua Siswi Asal Karo Diizinkan Pulang Setelah Perawatan di RSCM

Narakabar.com – Agnesia dan Febiona, dua siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang sempat diduga mengalami keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), telah dinyatakan membaik. Keduanya menjalani perawatan dan pemeriksaan di Rumah Sakit Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, sebelum akhirnya diperbolehkan kembali ke Sumatera Utara pada Jumat, 18 September 2026.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan kabar tersebut setelah kedua pelajar itu mendapatkan penanganan dari tim medis spesialis di RSCM. Kepulangan mereka juga disertai harapan agar pemantauan kesehatan tetap diteruskan sesuai petunjuk dokter.

“Alhamdulillah, hari ini Agnesia dan Febiona telah dinyatakan dalam kondisi baik dan diperbolehkan pulang oleh tim dokter RSCM,” kata Gibran, Jumat (18/9/2026).

Keduanya sebelumnya dirujuk dari Sumatera Utara ke Jakarta agar memperoleh pemeriksaan yang lebih lengkap. Rujukan ini menjadi bagian dari penanganan terhadap kondisi kesehatan para siswi, termasuk salah satu pelajar SMK berinisial FP yang sempat diberitakan mengalami gangguan ingatan setelah dugaan kejadian keracunan MBG.

Perjalanan Pulang dan Pemantauan Lanjutan

Setelah memperoleh izin medis, Agnesia dan Febiona dijadwalkan pulang bersama keluarga ke rumah masing-masing di Sumatera Utara. Gibran berharap perjalanan mereka berlangsung lancar serta proses pemulihan tidak berhenti setelah keluar dari rumah sakit.

“Siang tadi, Agnesia dan Febiona beserta keluarga telah dijadwalkan kembali ke rumah masing-masing di Sumatera Utara. Semoga perjalanan mereka lancar. Saya juga berharap pemantauan dan kontrol lanjutan dapat tetap dilakukan sesuai arahan tim dokter,” kata Gibran.

Kontrol lanjutan penting dilakukan agar perkembangan kondisi kedua siswi dapat dipantau setelah mereka kembali ke lingkungan rumah dan sekolah. Arahan tim dokter menjadi rujukan bagi keluarga dalam menjalani masa pemulihan, terutama bila masih diperlukan pemeriksaan atau evaluasi berikutnya.

Gibran juga menyampaikan pesan langsung kepada kedua pelajar tersebut agar dapat kembali menjalani kegiatan sehari-hari, termasuk pendidikan. Kepulangan mereka diharapkan menjadi awal untuk melanjutkan aktivitas secara bertahap dalam kondisi yang lebih baik.

“Untuk Agnesia dan Febiona, selamat kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitas di sekolah. Semoga selalu sehat dan bisa terus belajar untuk meraih cita-cita,” sambung Gibran.

Tim Medis dan Pihak yang Terlibat

Dalam keterangannya, Gibran memberikan apresiasi kepada tim dokter RSCM yang menangani Agnesia dan Febiona. Tim tersebut mencakup Prof. Dr. dr. Setyo Handryastuti, Sp.A(K); Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, Sp.KJ(K); Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswanto, Sp.A(K); dr. Fatima Safira Alatas, Sp.A(K); serta Dr. dr. Kristiana Siste, Sp.KJ(K).

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dan seluruh pihak yang terlibat sejak proses rujukan hingga perawatan dan pemulihan. Penanganan pasien rujukan lintas daerah memerlukan koordinasi agar kebutuhan medis, pendampingan keluarga, serta tindak lanjut setelah pasien pulang dapat berjalan selaras.

Keberadaan dokter dari berbagai bidang spesialisasi di RSCM menjadi alasan penting dalam rujukan tersebut. Penilaian kesehatan pada kasus yang menjadi perhatian publik membutuhkan pemeriksaan menyeluruh agar kondisi pasien dapat ditangani sesuai kebutuhan klinisnya.

Rujukan ke Jakarta Setelah Kunjungan Wapres

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menjelaskan bahwa FP, siswi SMK asal Kabupaten Karo, dirujuk ke RSCM setelah Gibran menjenguknya. Kasus itu menjadi perhatian luas setelah ramai dibicarakan, sehingga muncul permintaan agar pelajar tersebut mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan dukungan tenaga medis yang lebih lengkap.

“Nah, dalam proses itu, kemudian itu ramai dan viral, kan? Sehingga Pak Wapres ke sana. Waktu Pak Wapres ke sana, diminta agar kita membawa yang bersangkutan ke RSCM,” kata Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Budi menyebut kapasitas tenaga medis RSCM menjadi pertimbangan dalam pemindahan perawatan itu. Rumah sakit rujukan nasional tersebut dipilih untuk memberi akses pada layanan dokter dengan cakupan keahlian yang lebih luas dibandingkan rumah sakit Adam Malik.

“Kenapa? Karena dilihat bahwa RSCM memiliki kemampuan dokter-dokternya yang jauh lebih lengkap dibandingkan rumah sakit Adam Malik,” sambungnya.

Perkembangan Agnesia dan Febiona yang telah membaik memberi kabar positif bagi keluarga serta lingkungan sekolah mereka. Meski demikian, kepulangan dari rumah sakit tetap perlu disertai perhatian terhadap jadwal kontrol dan petunjuk tenaga kesehatan, sebagaimana telah disampaikan dalam arahan untuk kedua siswi tersebut.

Kasus ini juga menegaskan pentingnya penanganan cepat ketika muncul dugaan gangguan kesehatan pada pelajar. Rujukan, pemeriksaan spesialis, pendampingan keluarga, dan pemantauan pascaperawatan merupakan rangkaian yang saling berkaitan dalam memastikan pemulihan pasien berjalan dengan baik.

Frequently Asked Questions

What is Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM Gibran?

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM Gibran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM Gibran matter?

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM Gibran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi