Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Key Strategy: RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

Christopher Williams - narakabar.com 3 mins read 3 views

an dengan Strategi Utama Key Strategy - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi meneken kesepakatan kerja sama revitalisasi Candi

Key Strategy: RI Gandeng India Restorasi 200 Candi Perwara Prambanan

RI dan India Sepakat Kolaborasi Restorasi Candi Prambanan dengan Strategi Utama

Key Strategy – Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi meneken kesepakatan kerja sama revitalisasi Candi Prambanan di Yogyakarta pada Rabu (8/7/2026). Kesepakatan ini bertujuan mengembangkan key strategy dalam menjaga kekayaan sejarah dan budaya Indonesia melalui kolaborasi dengan negara tetangga. Proyek ini akan fokus pada pemulihan 200 candi perwara yang mengelilingi tiga bangunan utama kompleks sejarah tersebut, yaitu candi Siwa, Wisnu, dan Brahma. Key strategy ini dirancang untuk mempercepat proses restorasi dengan memanfaatkan keahlian dan sumber daya India, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat infrastruktur dan estetika tempat ibadah bersejarah ini.

Penekanan pada Kerja Sama Konservasi Budaya

Kunjungan Modi ke Candi Prambanan menjadi penutup dari rangkaian kunjungan kenegaraannya yang sebelumnya telah melibatkan pertemuan dengan berbagai pihak di Indonesia. Selain menandatangani perjanjian, pemimpin India juga akan melaksanakan ibadah di kompleks candi sebagai bagian dari key strategy dalam memperkuat hubungan budaya antara kedua negara. Key strategy ini tidak hanya bertujuan pada peningkatan kualitas restorasi, tetapi juga pada pengembangan kerja sama yang berkelanjutan, sehingga memastikan konservasi candi menjadi prioritas nasional.

Menteri Kebudayaan dan Peran Strategis dalam Proyek

Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut serta dalam kunjungan Prabowo dan Modi ke kompleks Candi Prambanan. Ia memberikan penjelasan tentang pentingnya situs warisan UNESCO ini dalam sejarah Indonesia dan bagaimana key strategy kolaborasi akan mendukung pemulihan budaya yang lebih menyeluruh. Key strategy ini melibatkan analisis mendalam terhadap kebutuhan teknis, bahan baku, serta aspek-aspek yang harus diprioritaskan dalam perbaikan.

“Ini adalah key strategy yang sudah kita sepakati sejak satu setengah tahun lalu. Kini, Perdana Menteri Modi akan melihat langsung keadaan Candi Prambanan untuk memastikan rencana ini dapat dijalankan secara efektif,” jelas Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Menurut Fadli, program revitalisasi candi perwara ini akan mencakup struktur-struktur kecil yang terabaikan selama beberapa dekade. Dari total lebih dari 200 candi, hanya enam yang telah selesai diperbaiki hingga saat ini. Key strategy yang diusung mencakup penggunaan bahan-bahan lokal, seperti batu andesit dan ornamen asli, guna menjaga kesatuan identitas arsitektur dan budaya. Dengan key strategy ini, pihak Indonesia yakin bahwa proyek akan mencapai hasil yang lebih optimal.

Analisis Biaya dan Material untuk Pemulihan

Dalam upaya memperkuat key strategy restorasi, Pemerintah Indonesia sedang melakukan kajian terhadap nilai investasi dan sumber daya yang diperlukan. Fadli Zon menyebutkan bahwa besaran dana proyek masih dalam analisis, termasuk ketersediaan batu dan ornamen asli yang akan digunakan. Key strategy ini juga mencakup pemanfaatan teknologi modern dari India, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pekerjaan restorasi.

“Biaya restorasi cukup besar, tetapi kita belum mengetahui angka pastinya. Ini masih dalam kajian, terutama terkait ketersediaan batu-batu dan ukiran-ukiran yang ada. Key strategy ini bertujuan menjaga keaslian candi sejak abad ke-9 hingga kini, dengan bantuan expertise dari negara tetangga,” tutur Fadli.

Kolaborasi ini dianggap sebagai key strategy yang penting dalam meningkatkan daya tarik turis dan menjaga nilai sejarah. Proyek diperkirakan akan memakan waktu beberapa tahun, tetapi dengan pendekatan kerja sama yang lebih intens, Indonesia yakin dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Key strategy ini juga diharapkan dapat menjadi contoh terbaik dalam membangun hubungan bilateral yang saling menguntungkan.

Harapan dari Proyek Restorasi

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa key strategy ini mencakup dua agenda utama: penandatanganan perjanjian konservasi dan peribadatan di kompleks candi. Key strategy ini dirancang agar kegiatan restorasi tidak hanya menjadi proyek teknis, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dan penghargaan terhadap warisan budaya.

“Dengan agenda ini, kita bisa menegaskan komitmen terhadap key strategy revitalisasi Candi Prambanan. Selain itu, ibadah oleh Perdana Menteri Modi akan memperkuat keterlibatan negara-negara lain dalam kegiatan konservasi,” kata Prasetyo.

Proyek Indonesia–India Collaborative Cultural Heritage Conservation ini juga menargetkan pengembangan teknik restorasi yang lebih inovatif. Dengan key strategy yang telah disepakati, pihak Indonesia berharap dapat mempercepat progres pekerjaan hingga mencapai 100% pemulihan dalam waktu 5 tahun. Key strategy ini tidak hanya mendukung pelestarian budaya, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal melalui pariwisata dan pelatihan tenaga ahli.

Gabung diskusi