Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Tragedi di Tolikara: KKB Serang Kamp Pekerja Saat Istirahat, 5 Tewas dan 3 Masih Hilang

Sarah Martinez - narakabar.com 3 mins read 2 views

Tragedi di Tolikara kembali mengguncang masyarakat Papua Pegunungan. Pada Minggu malam, 2 Agustus 2026, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melancarkan

Tragedi di Tolikara: KKB Serang Kamp Pekerja Saat Istirahat, 5 Tewas dan 3 Masih Hilang

Tragedi di Tolikara: Serangan KKB Tewaskan 5 Pekerja, 3 Hilang

Narakabar.com – Tragedi di Tolikara kembali mengguncang masyarakat Papua Pegunungan. Pada Minggu malam, 2 Agustus 2026, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melancarkan serangan brutal terhadap kamp pekerja infrastruktur PT SHJ di Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara. Peristiwa ini mengoreksi laporan sebelumnya yang menyebutkan kejadian berlangsung pada Senin dini hari. Serangan yang terjadi saat para pekerja sedang beristirahat ini menewaskan lima orang dan membuat tiga orang lainnya hilang hingga kini.

Kronologi Lengkap Serangan KKB

Serangan KKB terjadi secara mendadak dan tanpa peringatan. Saat para pekerja tengah melepas lelah di kamp, sekelompok KKB menyerbu dengan senjata api. Kekacauan pun terjadi, dan para pekerja berusaha menyelamatkan diri. Namun, lima orang tidak berhasil lolos dan menjadi korban jiwa. Empat dari lima korban telah berhasil diidentifikasi identitasnya oleh pihak berwenang.

Kapolkamdam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Tri Purwanto, mengonfirmasi identitas para korban yang meninggal dunia. Para korban tersebut adalah Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, serta Barengga. Evakuasi jenazah dilakukan dengan cepat untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat.

“Tiga jenazah dievakuasi dan kini berada di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, kemudian satu jenazah dievakuasi ke Karubaga, sedangkan satu jenazah dilaporkan masih berada di TKP,” ujar Kolonel Tri Purwanto kepada ANTARA di Jayapura, Senin (3/8/2026).

Nasib Tiga Pekerja yang Masih Hilang

Kekhawatiran belum sepenuhnya berakhir setelah lima korban ditemukan. Dari total 10 pekerja yang berada di kamp PT SHJ saat kejadian, nasib tiga orang lainnya hingga kini masih menjadi tanda tanya besar. Kapendam menjelaskan bahwa ketiga pekerja tersebut belum diketahui keadaannya. Mereka bisa saja tertangkap, terluka, atau bahkan tewas namun belum ditemukan.

Tim pencarian dan penyelamatan telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Personel gabungan TNI dan Polri melakukan pencarian intensif di sekitar kamp dan area sekitarnya. Evakuasi korban juga terus dilakukan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan pertolongan medis yang memadai.

Reaksi Pemerintah dan Masyarakat

Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi biadab ini. Serangan terhadap para pekerja infrastruktur yang sedang membangun Papua dinilai sebagai upaya untuk melemahkan pembangunan di wilayah tersebut. Para korban adalah warga sipil yang sedang berjuang membangun infrastruktur demi kemajuan masyarakat Papua.

Masyarakat lokal juga merespon dengan perasaan sedih dan marah. Mereka berharap pemerintah dapat mengambil tindakan tegas untuk mengamankan wilayah dari ancaman KKB. Keamanan para pekerja dan warga setempat menjadi prioritas utama dalam upaya penanggulangan konflik di Tolikara.

Upaya Pengamanan dan Pengejaran

Menanggapi situasi genting ini, personel gabungan TNI dan Polri tidak tinggal diam. Saat ini, petugas tengah melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku guna memastikan keamanan wilayah serta memberikan rasa aman bagi warga setempat. Operasi militer dan kepolisian telah ditingkatkan di sekitar Tolikara.

Langkah-langkah pengamanan tambahan juga telah diambil, termasuk peningkatan patroli dan pemasangan pos-pos pengamanan di sekitar kamp-kamp pekerja. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Tragedi di Tolikara

Kapan tragedi di Tolikara terjadi?

Tragedi di Tolikara terjadi pada Minggu malam, 2 Agustus 2026, saat para pekerja sedang beristirahat di kamp PT SHJ, Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.

Berapa jumlah korban tewas dan hilang?

Serangan KKB menewaskan lima orang pekerja dan membuat tiga orang lainnya hilang. Empat dari lima korban tewas telah berhasil diidentifikasi identitasnya.

Siapa saja korban yang telah diidentifikasi?

Korban yang telah diidentifikasi adalah Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, serta Barengga. Mereka dievakuasi ke RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, dan Karubaga.

Apa yang sedang dilakukan untuk mencari tiga pekerja hilang?

Personel gabungan TNI dan Polri sedang melakukan pengejaran intensif dan pencarian di sekitar kamp serta area sekitarnya untuk menemukan nasib ketiga pekerja yang hilang.

Bagaimana reaksi pemerintah terhadap serangan ini?

Kodam XVII/Cenderawasih mengecam keras aksi biadab ini dan telah meningkatkan pengamanan serta operasi militer di wilayah Tolikara untuk melindungi para pekerja dan warga setempat.

Gabung diskusi