Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Announced: Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan

Elizabeth Martin - narakabar.com 3 mins read 6 views

Benda Diduga Rudal atau Roket Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan Announced - Rabu, 8 Juli 2026, Polres Kota Blitar mengirimkan tim Jibom

Announced: Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan

Benda Diduga Rudal atau Roket Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan

Announced – Rabu, 8 Juli 2026, Polres Kota Blitar mengirimkan tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur ke lokasi penemuan benda mencurigakan di Sungai Lahar, Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo. Benda logam tersebut ditemukan oleh warga saat mencari ikan di dasar sungai, dalam kondisi berkarat dan tertancap pada batu besar. Informasi pertama kali beredar setelah penemuan dilaporkan ke ketua RT dan perangkat kelurahan, sebelum akhirnya disampaikan ke pihak kepolisian.

Penemuan dan Awal Keterlibatan Tim Jibom

Benda yang berbentuk lonjong dengan empat sirip di ujungnya awalnya dianggap sebagai batu oleh penemunya. Namun, setelah diperiksa menggunakan senter, bentuk logam menjadi lebih jelas dan menimbulkan kecurigaan. Berdasarkan observasi awal, benda tersebut memiliki panjang sekitar 18 sentimeter, namun masih terjepit pada batu besar, sehingga memerlukan upaya khusus untuk dievakuasi. Kasi Humas Polres Blitar Kota Ajun Komisaris Polisi Samsul Anwar mengatakan bahwa tim Jibom langsung turun tangan setelah benda itu diduga sebagai roket atau rudal.

“Karena diduga sebagai roket atau rudal, tim langsung berkoordinasi dengan Unit Jibom Brimob Polda Jatim yang berada di Kediri,” jelas Samsul Anwar saat diwawancara di Blitar, Rabu. Ia menegaskan bahwa proses evakuasi masih dalam tahap intensif, dengan penjelasan bahwa benda tersebut tidak mudah dikeluarkan dari aliran Sungai Lahar.

Warga yang menemukan benda tidak berani memindahkannya karena khawatir ada bahaya. Mereka menghubungi Bhabinkamtibmas setempat sebagai langkah antisipasi. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, benda dianggap berpotensi sebagai senjata rakit atau rudal, sehingga memerlukan pengamanan ekstra. Announced, keterlibatan tim Jibom menunjukkan respons cepat pihak kepolisian terhadap kejadian yang bisa mengancam keselamatan warga.

Langkah Kepolisian untuk Menyelidiki Benda Mencurigakan

Tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur memasuki zona terbatas di lokasi penemuan dan mulai melakukan investigasi. Mereka menggunakan peralatan khusus untuk mengangkat benda dari dasar Sungai Lahar, dengan harapan dapat memastikan identitas dan fungsi objek tersebut. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap lingkungan sekitar untuk mencari sumber atau petunjuk lain terkait keberadaan benda mencurigakan.

Announced, penemuan benda ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kemungkinan adanya aktivitas penggunaan senjata atau ancaman terorisme. Meski belum ada informasi resmi tentang asal-usul benda tersebut, tim Jibom tetap berusaha mengevakuasinya secara hati-hati. Sementara itu, masyarakat setempat tetap waspada dan mematuhi imbauan polisi untuk tidak mendekati lokasi hingga proses pemeriksaan selesai.

Keterlibatan tim Jibom Brimob menunjukkan kemampuan kepolisian dalam menghadapi situasi yang memerlukan penanganan khusus. Dalam wawancara dengan Suara.com, Samsul Anwar menjelaskan bahwa tim tersebut sudah terlatih untuk menghadapi berbagai jenis benda tajam atau mencurigakan. Ia juga menegaskan bahwa pengambilan benda dari dasar Sungai Lahar memerlukan koordinasi intensif dengan pihak lokal dan ahli teknis.

Announced, proyektil atau rudal yang ditemukan berpotensi menjadi bukti atau sisa dari aktivitas militer atau pertahanan di daerah tersebut. Meski belum ada konfirmasi lebih lanjut, benda tersebut dipercaya memiliki bobot sekitar 2-3 kilogram, yang bisa menjadi ancaman jika tidak dikelola dengan tepat. Tim Jibom berharap dapat memastikan bahwa benda tersebut tidak terjadi ledakan atau aktivitas yang berpotensi merugikan warga sekitar.

Sebagai langkah pencegahan, polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Announced, ini adalah bagian dari upaya mengurangi risiko kecelakaan akibat benda yang mungkin masih aktif atau memiliki komponen mekanik yang dapat menyala. Selain itu, pihak kepolisian juga sedang mengumpulkan data tambahan untuk mengetahui kemungkinan benda tersebut terkait dengan proyek tertentu atau kejadian sebelumnya di wilayah tersebut.

Gabung diskusi