Historic Moment: Takziah ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Sosok Rachmat Gobel: Menteri yang Bekerja Keras
Historic Moment: Jokowi Kunjungi Rumah Duka Rachmat Gobel, Menteri yang Bekerja Keras Historic Moment yang tak terlupakan terjadi ketika Presiden Indonesia
Historic Moment: Jokowi Kunjungi Rumah Duka Rachmat Gobel, Menteri yang Bekerja Keras
Historic Moment yang tak terlupakan terjadi ketika Presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo, melakukan kunjungan ke rumah duka almarhum Rachmat Gobel, mantan Menteri Perdagangan yang meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, di Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta Selatan. Kehadiran Jokowi di sana menunjukkan penghormatan tinggi terhadap dedikasi dan kontribusi Gobel selama berkiprah di dunia politik dan pemerintahan.
Kisah Seorang Menteri yang Membangun Negara
Rachmat Gobel, yang sebelumnya dikenal sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi NasDem, meninggalkan jejak besar dalam sejarah Indonesia. Sebagai menteri yang bekerja keras, ia dikenang oleh banyak pihak karena konsistensi dalam menjalankan tugasnya. Selama menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Gobel berperan aktif dalam meningkatkan kinerja sektor ekonomi nasional, termasuk dalam upaya menurunkan defisit neraca perdagangan dan memperkuat kerja sama bilateral dengan negara-negara lain.
Kunjungan Jokowi ke rumah duka pada Hari Kedua Perayaan Kemerdekaan 2026 menjadi bagian dari rangkaian penghormatan terhadap tokoh yang telah memberikan kontribusi nyata. Dalam perjalanan ke tempat kepergian almarhum, Presiden mengenakan pakaian yang sederhana—kemeja putih dan peci hitam—sebagai bentuk keseriusan dalam menghormati sosok yang menjadi bagian dari pembangunan negara.
“Pak Rachmat Gobel adalah pribadi yang baik, menteri yang kerja keras saya rasa itu,” ujar Jokowi singkat saat berkunjung. Kata-kata tersebut mencerminkan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi Gobel yang tak pernah berhenti, bahkan hingga akhir hayatnya.
Penyebab Kematian dan Keluarga Berduka
Kepergian Rachmat Gobel diumumkan oleh Fraksi NasDem melalui media sosial, dengan keluarga menyatakan bahwa beliau berpulang pukul 03.20 WIB di RS Brawijaya Tebet. Menurut sumber yang dikutip Suara.com, almarhum meninggalkan istri, Retno Damayanti, serta dua orang anak: Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu-cucunya. Duka cita juga terdengar dari kolega-koleganya, yang mengapresiasi perannya dalam menyongsong tantangan politik dan ekonomi.
Sebagai Historic Moment dalam perjalanan karier politik, Gobel telah mencatatkan banyak pencapaian. Ia dikenal sebagai pekerja yang tekun, tidak hanya dalam menjalankan tugas sebagai menteri tetapi juga dalam memberikan masukan untuk kebijakan yang berdampak luas. Kehadiran Jokowi di rumah duka menggambarkan kehilangan yang besar, sekaligus memperingati masa kerja yang penuh dedikasi.
Keluarga almarhum telah memberikan pernyataan doa dan harapan kepada Allah SWT agar beliau diterima di sisi-Nya, diberi kebahagiaan abadi, dan ditempatkan di surga terbaik. Penyesalan atas kepergiannya
