BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini tengah melakukan investigasi mendalam terkait aliran dana sebesar Rp311,2 miliar yang sempat masuk ke ratusan rekening
BGN Selidiki Oknum Internal Soal Rp311,2 Miliar Dana MBG yang Salah Rekening
Narakabar.com – Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini tengah melakukan investigasi mendalam terkait aliran dana sebesar Rp311,2 miliar yang sempat masuk ke ratusan rekening Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengalami masalah. Setelah menemukan ketidaksesuaian pada ratusan rekening SPPG, lembaga tersebut telah mengembalikan seluruh jumlah tersebut ke kas negara.
Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa pihaknya masih terus menelusuri penyebab dana tersebut mengalir ke rekening-rekening yang bermasalah sebelum akhirnya dikembalikan. Menurut Sudaryono, terdapat dugaan kuat bahwa pengiriman dana ini melibatkan oknum-oknum internal BGN dari periode sebelumnya.
Kami menduga kenapa uang bisa ke rekening di mana dapur itu rekeningnya dobel, atau dapur itu belum beroperasi, kami menduga ada oknum-oknum terdahulu di dalam BGN yang kemudian mengirimkan ini (uang),
Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kantor BGN, Jakarta, pada hari Jumat (31/7/2026).
Dua Motif Penyaluran Dana yang Sedang Ditelusuri
Sudaryono menguraikan terdapat dua dugaan motif yang sedang dipelajari oleh BGN. Motif pertama berkaitan dengan adanya unsur kesengajaan untuk melakukan tindak pidana. Sementara motif kedua adalah kemungkinan pengiriman dana dilakukan dengan tujuan meningkatkan angka serapan anggaran BGN.
Menurut Sudaryono, praktik semacam ini berpotensi membuat realisasi anggaran BGN terlihat lebih tinggi. Hal ini dapat menciptakan kesan seolah-olah lembaga menunjukkan kinerja yang baik kepada publik.
Jadi anggarannya terserap banyak, jadi kemudian serapan di BGN-nya tinggi sehingga supaya kalau dicek itu kira-kira serapan tinggi itu adalah sama dengan prestasi yang baik dari sebuah lembaga. Itu kami sedang mendalami ini,
Meskipun demikian, Sudaryono belum dapat memastikan apakah rekening maupun SPPG yang ditemukan bermasalah memiliki keterkaitan dengan pejabat BGN periode sebelumnya yang saat ini tengah menghadapi persoalan hukum. Ia menegaskan bahwa proses verifikasi dan penelusuran masih berlangsung, termasuk menelusuri pihak-pihak yang berada di balik rekening virtual account tersebut.
Manakala ada indikasi mens rea, ada indikasi niat jahat untuk nyuri, ngentit, atau nyolong tadi, maka ini kita serahkan kepada penegak hukum,
MBG Tetap Berjalan Sesuai Rencana
Sebelumnya, BGN mengumumkan telah mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan 414 SPPG yang memiliki rekening ganda, belum beroperasi, atau tidak sesuai dengan hasil verifikasi. Temuan itu diperoleh dari penyisiran terhadap ribuan rekening virtual account yang digunakan dalam penyaluran dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN juga membuka suara terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa program MBG tetap berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, meskipun terdapat masalah pada sebagian rekening SPPG, program makan bergizi gratis untuk masyarakat tetap akan terus dilaksanakan.
