Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu

Sandra Martin - narakabar.com 3 mins read 5 views

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menghadiri upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Siswa (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten

Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu

Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru

Narakabar.com – Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menghadiri upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Siswa (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Acara yang berlangsung pada hari Jumat, 31 Juli 2026 ini menandai dimulainya tahun ajaran baru bagi ratusan pelajar yang diterima melalui program pendidikan inklusif tersebut.

Penerimaan Siswa Mencapai 330 Orang

Pada kesempatan kali ini, institusi pendidikan tersebut mencatatkan jumlah penerimaan yang signifikan. Sebanyak 270 peserta didik baru berhasil diterima, dengan rincian 120 siswa tingkat SMA, 120 siswa tingkat SMP, dan 30 siswa tingkat SD. Selain itu, terdapat 60 siswa tambahan yang dititipkan dari Kabupaten Temanggung, sehingga total keseluruhan siswa baru mencapai 330 orang.

“Jadi totalnya ada 270 orang, titipan siswa baru dari Temanggung ada 60 orang, ditambah dengan siswa yang sudah existing 100 orang ya,” jelas Agus Jabo saat ditemui usai acara pembukaan.

Membangun Harapan Keluarga Kurang Mampu

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Sosial menyampaikan bahwa program ini memiliki tujuan ganda yang sangat penting. Pertama, memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui penyediaan akses pendidikan yang layak. Kedua, membangun kembali harapan bagi masyarakat yang sebelumnya merasa putus asa terhadap masa depan anak-anak mereka.

“Membangun harapan bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu, yang tadinya sudah tidak punya harapan, anaknya bisa bersekolah, setelah ada Sekolah Rakyat harapan itu muncul kembali,” ujarnya dengan penuh semangat.

Presiden Prabowo Subianto melalui program ini ingin memuliakan masyarakat yang selama ini belum terbawa dalam proses pembangunan atau yang disebut the invisible people. Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan siapa pun dalam pembangunan nasional.

Guru Diminta Bersikap Seperti Orang Tua

Oleh karena itu, Agus Jabo mengimbau kepada para guru dan tenaga kependidikan untuk senantiasa menjalankan tugas dengan ikhlas dan penuh kesabaran. Hal ini mengingat para siswa hadir dari latar belakang yang berbeda-beda, dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama.

“Kepada para guru, saya mohon karena kalian sebagai pengganti orang tua, yang sabar, yang ikhlas, anggap anak-anak yang sekolah di Sekolah Rakyat Wonosobo ini menjadi anak-anak kita sendiri, supaya orang tuanya tenang,” imbuhnya.

Kapasitas Sekolah Dinaikkan Menjadi 2.000 Siswa

Lebih lanjut, Wakil Menteri Sosial menjelaskan bahwa Gedung Sekolah Rakyat permanen sebelumnya ditargetkan mampu menampung seribu siswa. Namun, target tersebut ditambah menjadi dua ribu siswa, mengingat banyaknya anak yang membutuhkan layanan pendidikan melalui program ini.

“Pak Presiden kemarin perintahnya adalah setiap sekolah harus bisa menampung seribu siswa. Sekarang ini kita diperintahkan satu sekolah harus bisa menampung minimal dua ribu siswa, karena saking banyaknya anak-anak kita yang tidak sekolah,” kata Agus Jabo.

Bupati Wonosobo Apresiasi Dukungan Pusat

Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Sosial karena telah mendukung pembangunan Gedung Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Wonosobo. Meskipun banyak tantangan dan rintangan yang dihadapi, pada akhirnya gedung tersebut dapat selesai dibangun dan segera dimanfaatkan untuk siswa.

“Terima kasih kepada Pemerintah pusat khususnya Kementerian Sosial Republik Indonesia, atas kepercayaan yang diberikan Kepada Wonosobo sebagai (salah satu) lokasi Sekolah Rakyat permanen,” kata Afif.

“Alhamdulillah, berkat arahan Pak Menteri Sosial, berkat bimbingan Pak Wamensos, Pak Sekjen dan seluruh Jajarannya, alhamdulillah pada akhirnya kita bisa keluar dari persoalan-persoalan yang kita hadapi,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein, Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna, Kadinsos Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur, Jajaran Forkopimda Kabupaten Wonosobo, dan pejabat terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap keberhasilan program pendidikan ini.

Gabung diskusi