Hadapi El Nino, Pramono Minta RW Siapkan APAR dan Pastikan Pasokan Air Bersih
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan imbauan kepada seluruh rukun warga (RW) di ibu kota untuk segera menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR)
Pemprov DKI Jakarta Perkuat Kesiapan Hadapi Kemarau Panjang Akibat El Nino
Narakabar.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan imbauan kepada seluruh rukun warga (RW) di ibu kota untuk segera menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR). Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi potensi kebakaran yang meningkat selama musim kemarau panjang. Pernyataan tersebut disampaikan di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurut Gubernur, persiapan alat pemadam harus dimulai sejak dini. “Alat untuk pemadam kebakarannya dipersiapkan dari sekarang,” tegasnya. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari dua fokus utama penanganan Pemprov DKI Jakarta selama masa kemarau berkepanjangan yang dipicu oleh fenomena El Nino.
Dua Fokus Penanganan Kemarau
Fokus pertama adalah antisipasi kebakaran, sedangkan fokus kedua memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh warga Jakarta. Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga menyebutkan bahwa Wali Kota akan melakukan kampanye tentang Jaga Jakarta untuk menggalakkan kesadaran masyarakat.
Data dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menunjukkan adanya empat RW yang masuk dalam kategori risiko kebakaran sangat berat. Tiga RW berada di Kelurahan Lubang Buaya, sementara satu RW lainnya terletak di Kelurahan Jatinegara Kaum. Selain itu, sebanyak 915 RW tercatat memiliki risiko kebakaran berat dan tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta.
Distribusi APAR dan Perluasan Jaringan Air
Sejak tahun 2022, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta telah mendistribusikan total 10.666 unit APAR ke lima wilayah kota administrasi. Jakarta Selatan menerima 2.358 unit, Jakarta Barat sebanyak 2.168 unit, Jakarta Utara 2.061 unit, Jakarta Pusat 2.038 unit, Jakarta Timur 2.033 unit, dan Kepulauan Seribu sebanyak 8 unit.
Sementara itu, untuk memastikan pasokan air bersih tetap lancar, Pemprov DKI Jakarta mengandalkan PAM JAYA dalam memperluas jaringan perpipaan dan layanannya. Hal ini bertujuan agar pendistribusian air kepada warga dapat berjalan lebih merata selama musim kemarau.
“Karena suasananya kering,” kata Pramono mengenai potensi gangguan pernapasan.
Gubernur juga mengingatkan bahwa kondisi udara yang kering selama kemarau panjang berpotensi meningkatkan risiko gangguan pernapasan atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di kalangan warga Jakarta. Dengan kesiapan yang dilakukan sejak dini, Pemprov DKI Jakarta berharap dampak kebakaran maupun krisis air bersih selama musim kemarau dapat diminimalkan.
Selain itu, Jakarta juga merencanakan pelaksanaan hujan buatan setiap pekan untuk mengatasi dampak kemarau panjang yang mengintai.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Hadapi El Nino Pramono Minta RW Siapkan?
Hadapi El Nino Pramono Minta RW Siapkan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Hadapi El Nino Pramono Minta RW Siapkan matter?
Hadapi El Nino Pramono Minta RW Siapkan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
