Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

Elizabeth Martin - narakabar.com 3 mins read 2 views

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Saifullah Yusuf, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Ipul, telah memberikan klarifikasi resmi

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang: Klarifikasi Resmi PBNU

Narakabar.com – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Saifullah Yusuf, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Ipul, telah memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang selama ini beredar di masyarakat. Dalam pernyataan tegasnya, Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang yang diklaim sebagai fitnah dan jauh dari fakta. Penjelasan ini disampaikan tepat menjelang penyelenggaraan Muktamar NU ke-35 yang akan segera berlangsung di Jawa Timur.

Menurut Gus Ipul, informasi yang selama ini beredar di media sosial maupun portal berita tidak memiliki landasan yang kuat. Ia menegaskan bahwa narasi tentang perebutan tambang di kalangan pengurus NU hanyalah spekulasi belaka yang tidak menggambarkan realitas organisasi. Gus Ipul Bantah Isu Rebutan dengan memberikan penjelasan detail mengenai mekanisme tata kelola yang telah berlaku.

“Tidak ada rebutan tambang. Tidak ada isu-isu yang selama ini disebut-sebut di PBNU ada rebutan tambang,” jelas Gus Ipul saat ditemui wartawan di Jakarta pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Mekanisme Jelas, Keputusan di Tangan Ketua Umum

Gus Ipul menambahkan bahwa tata kelola usaha pertambangan di lingkungan PBNU telah memiliki prosedur yang jelas dan terstruktur. Seluruh keputusan strategis yang menyangkut pengelolaan tambang sepenuhnya berada di bawah kewenangan Ketua Umum PBNU. Hal ini menjadi dasar kuat bagi Gus Ipul untuk membantah isu yang berkembang.

Karena posisi Ketua Umum yang memiliki otoritas penuh, tidak ada celah bagi terjadinya perebutan kepentingan di antara anggota organisasi. Gus Ipul menilai bahwa cerita mengenai persaingan memperebutkan konsesi tambang hanya dibangun di atas asumsi yang tidak sesuai dengan fakta. Gus Ipul Bantah Isu Rebutan tambang dengan argumen yang kuat dan berbasis pada struktur organisasi yang telah mapan.

“Ini sekaligus menjawab isu-isu seolah-olah ada rebutan-rebutan tambang. Jadi yang menyampaikan ada rebutan tambang itu tidak berdasar dan itu tentu jauh dari kenyataan, bisa jadi malah fitnah,” tegasnya.

PBNU Organisasi Pertama Raih IUP Sejak 2024

Pernyataan Gus Ipul ini muncul di tengah maraknya spekulasi yang menghubungkan pengelolaan tambang dengan dinamika politik menjelang Muktamar NU. Sebagai catatan penting, pemerintah telah membuka peluang bagi organisasi kemasyarakatan keagamaan untuk mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) sejak tahun 2024. Kebijakan ini menjadi terobosan signifikan dalam sektor pertambangan nasional.

Dalam hal ini, PBNU tercatat sebagai organisasi keagamaan pertama yang berhasil menerima konsesi tersebut. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sempat menimbulkan perdebatan, baik di kalangan masyarakat umum maupun di internal Nahdlatul Ulama sendiri, mengenai keterlibatan organisasi keagamaan dalam pengelolaan sumber daya alam. Namun, Gus Ipul menegaskan bahwa semua proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sebelumnya, Gus Ipul juga menyebutkan bahwa sebanyak 501 cabang dan wilayah NU telah masuk dalam daftar peserta sementara untuk Muktamar ke-35. Hingga kini, PBNU tetap menegaskan bahwa pengelolaan tambang dijalankan melalui mekanisme organisasi yang berlaku dan bukan menjadi ajang perebutan kepentingan. Gus Ipul Bantah Isu Rebutan dengan memberikan kepastian kepada seluruh pengurus dan anggota NU.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Isu Tambang NU

1. Kapan Muktamar NU ke-35 akan berlangsung? Muktamar NU ke-35 akan segera berlangsung di Jawa Timur dengan 501 cabang dan wilayah sebagai peserta sementara.

2. Apakah PBNU benar-benar organisasi pertama yang mendapat IUP? Ya, PBNU tercatat sebagai organisasi keagamaan pertama yang berhasil menerima konsesi Izin Usaha Pertambangan sejak tahun 2024.

3. Siapa yang berwenang mengambil keputusan soal tambang? Seluruh keputusan strategis pengelolaan tambang sepenuhnya berada di bawah kewenangan Ketua Umum PBNU.

4. Mengapa isu rebutan tambang muncul? Isu ini muncul seiring dengan maraknya spekulasi yang menghubungkan pengelolaan tambang dengan dinamika politik menjelang Muktamar NU.

5. Bagaimana posisi Gus Ipul dalam isu ini? Gus Ipul sebagai Sekretaris Jenderal PBNU secara tegas membantah isu rebutan tambang dan menyebutnya sebagai fitnah yang jauh dari fakta.

Gabung diskusi