Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Minta Polisi Buka Barikade, Mahasiswa: Bapak Nggak Capek Lindungi Pejabat yang Enak di Istana?

David Moore - narakabar.com 3 mins read

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus 2026 baru berlalu sehari ketika ribuan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) kembali turun ke

Minta Polisi Buka Barikade, Mahasiswa: Bapak Nggak Capek Lindungi Pejabat yang Enak di Istana?

Massa Mahasiswa UI Tertahan Barikade di Depan Gedung UOB, Minta Akses ke Bundaran HI Dibuka

Narakabar.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus 2026 baru berlalu sehari ketika ribuan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) kembali turun ke jalan. Selasa (18/8/2026), mereka berkumpul di kawasan Gedung UOB, Jakarta, dengan rencana melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI untuk menyampaikan aspirasi politik, ekonomi, hukum, dan kesejahteraan.

Standoff di Depan Barikade

Rencana tersebut terhenti di depan barikade polisi. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, melarang massa bergerak ke Bundaran HI dan hanya membuka satu lajur Jalan Sudirman sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat. Situasi ini memicu adu argumen yang berlangsung cukup lama antara aparat dan peserta aksi.

Negosiasi Panas: Mahasiswa Menantang Kapolres

Titik paling memanas terjadi ketika seorang mahasiswa berhadapan langsung dengan Kombes Reynold. Nada suaranya meninggi saat ia mempertanyakan alasan aparat menghalangi massa menuju titik aksi yang telah ditentukan.

“Kami mau ke HI, pak. Daripada kita lama-lama di sini, kami menyampaikan aspirasi di HI. Dan pihak yang kami serang hari ini bukan kepolisian, pak. Tapi pejabat. Emang bapak enggak capek dengan anggota bapak hari ini melindungi pejabat yang enak-enak di Istana Negara.”

Mahasiswa tersebut bahkan menyatakan rasa kasihan terhadap anggota polisi yang menurutnya terpaksa berhadapan dengan masyarakat saat mengamankan jalannya aksi.

Stance Polisi: Satu Lajur, Tanpa Gangguan

Reynold menegaskan bahwa aparat tetap menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum. Namun ia bersikukuh tidak mengizinkan massa melintasi barikade menuju Bundaran HI. Ia meminta peserta aksi menjalankan aspirasi mereka tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Kami di sini menjaga keamanan dan ketertiban. Lakukan perjuangan aspirasi rekan-rekan tanpa mencederai apa pun perbuatan yang rekan-rekan lakukan.”

Delapan Tuntutan yang Dibawa

Sebelumnya, ratusan mahasiswa UI telah menyusun delapan poin tuntutan dalam aksi tersebut:

1. Menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri; 2. Menghentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN); 3. Mewujudkan reforma agraria sejati; 4. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM; 5. Mengevaluasi total PSN serta menghentikan MBG dan KDMP; 6. Menghentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan mengembalikan otonomi daerah; 7. Menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores serta mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana; 8. Menghentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta membubarkan YON TP.

Status Terkini

Hingga perdebatan masih berlangsung, ribuan mahasiswa tetap bertahan di depan barikade Gedung UOB. Akses menuju Bundaran HI belum dibuka, sementara aparat mempertahankan posisi untuk mencegah massa melanjutkan perjalanan. Aksi belum dapat dilanjutkan ke titik yang semula dituju.

Frequently Asked Questions

What is Minta Polisi Buka Barikade Mahasiswa?

Minta Polisi Buka Barikade Mahasiswa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Minta Polisi Buka Barikade Mahasiswa matter?

Minta Polisi Buka Barikade Mahasiswa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi