Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II
Sebuah nama yang selama ini identik dengan puncak kekuasaan legislatif kini harus menerima peran yang jauh lebih rendah. Bambang Soesatyo—yang akrab disapa
Bamsoet Turun Kasta di Komisi II, Golkar Ganti Puluhan Kursi Pimpinan Dewan
Narakabar.com – Sebuah nama yang selama ini identik dengan puncak kekuasaan legislatif kini harus menerima peran yang jauh lebih rendah. Bambang Soesatyo—yang akrab disapa Bamsoet dan pernah memimpin MPR RI—kini tercatat sebagai anggota biasa Komisi II DPR RI. Sebelumnya, politisi senior itu ditugaskan di Komisi III. Pergeseran status ini menjadi salah satu sorotan utama dari rotasi besar-besaran yang dilakukan Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI pada Agustus 2026.
Mekanisme dan Cakupan Rotasi
Langkah rotasi tersebut diresmikan melalui surat bernomor SJ.00.1384/FPG/DPRRI/VIII/2026, tertanggal 14 Agustus 2026, dan ditandatangani langsung oleh Ketua Fraksi sekaligus Sekjen Partai Golkar, M. Sarmuji. Dokumen itu mengatur ulang penempatan seluruh anggota dan pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) untuk periode tahun sidang 2024–2029.
Cakupan perubahan sangat luas: mulai dari Komisi I hingga Komisi XIII, serta badan-badan strategis seperti Badan Musyawarah (Bamus), Badan Anggaran (Banggar), Badan Legislasi (Baleg), dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Tidak satu pun komisi luput dari penataan ulang tersebut.
Perpindahan Kursi Pimpinan yang Menonjol
Beberapa rotasi posisi kunci yang tercatat dalam lampiran dokumen penetapan antara lain:
Ketua Komisi X kini dipegang Agung Widyantoro, menggantikan Hetifah Sjaifudian yang digeser menjadi anggota Komisi VIII.
Ketua Komisi XII beralih ke Melchias Marcus Mekeng, sementara Bambang Patijaya yang sebelumnya menduduki kursi tersebut kini menjabat Kapoksi Golkar di komisi yang sama.
Wakil Ketua Komisi II kini diemban Agun Gunanjar Sudarsa, menggantikan Zulfikar Arse.
Wakil Ketua Komisi III diisi Daniel Mutaqien Syafiuddin. Kursi itu sebelumnya kosong setelah Sari Yuliati naik menjadi Wakil Ketua DPR RI.
Komentar Resmi Fraksi
M. Sarmuji membenarkan seluruh rotasi yang telah dilakukan. Ia menyebut pergeseran posisi sebagai praktik rutin organisasi demi penyegaran internal. Saat dikonfirmasi pada Kamis (20/8/2026), Sarmuji menegaskan:
“Tour of duty biasa saja sesuai kebutuhan fraksi. Ada yang naik ke pimpinan fraksi ada yang pindah pimpinan alat kelengkapan, ada yang bergeser untuk pengayaan tugas lintas sektor.”
Ia menambahkan bahwa skala perubahan tidak terbatas pada satu atau dua komisi. Dalam pernyataan yang sama, Sarmuji mengungkapkan:
“Ada lima komisi dan dua AKD lain yang pimpinannya berubah. Demikian juga dengan pimpinan fraksi juga ada perubahan.”
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Golkar Rombak Susunan AKD DPR Bamsoet?
Golkar Rombak Susunan AKD DPR Bamsoet is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Golkar Rombak Susunan AKD DPR Bamsoet matter?
Golkar Rombak Susunan AKD DPR Bamsoet matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
