Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Metropolitan

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

Sandra Martin - narakabar.com 3 mins read

Kebakaran yang menghanguskan seluruh rumah adat di Dusun Adat Sade, Lombok Tengah, pada 22 Agustus 2026 menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Nusa

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

Dusun Sade Terbakar, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti

Narakabar.com – Kebakaran yang menghanguskan seluruh rumah adat di Dusun Adat Sade, Lombok Tengah, pada 22 Agustus 2026 menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Insiden ini terjadi di tengah persiapan intensif menuju ajang balap motor internasional yang akan digelar di Sirkuit Mandalika pada 9–11 Oktober 2026. Dengan target 145.000 penonton, Pemprov NTB bergerak cepat menyiapkan empat destinasi budaya alternatif agar lonjakan wisatawan tetap terserap secara merata dan tidak terkonsentrasi di satu titik.

Dusun Sade sendiri merupakan kampung adat tertua di Pulau Lombok, berdiri sejak abad ke-16 dan telah diwariskan kepada 15 generasi masyarakat Sasak. Seluruh struktur rumah adat di kawasan tersebut dilaporkan ludes dalam peristiwa kebakaran yang terjadi dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian budaya dan ekonomi bagi warga setempat diperkirakan sangat besar.

Empat Lokasi Pengganti dan Koordinasi Cepat

Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan, merinci empat titik yang akan difungsikan sebagai tujuan pelancong pengganti selama proses pemulihan berlangsung. Keempatnya meliputi Kampung Adat Ende, Desa Adat Bayan, Kampung Tenun Sukarara, dan Kampung Adat Pringgasela. Masing-masing lokasi dinilai memiliki kekayaan tradisi, kerajinan tangan, serta daya tarik visual yang setara dengan kampung yang terbakar.

“Berbagai destinasi itu perlu segera kami kondisikan agar siap menerima limpahan wisatawan,” ujar Ihwan saat ditemui usai meninjau lokasi kebakaran di Lombok Tengah, Minggu.

Ihwan menegaskan bahwa koordinasi dengan pengelola serta komunitas budaya di masing-masing titik sudah dimulai. Langkah ini mencakup penyiapan infrastruktur dasar, pengaturan alur kunjungan, pelatihan pemandu lokal, serta penyesuaian jam operasional agar mampu menampung ribuan pengunjung tambahan tanpa mengorbankan kualitas pengalaman wisata.

“Dalam waktu dekat ini kami berkoordinasi dengan berbagai macam tempat tersebut,” kata Ihwan.

Warga di keempat kampung pengganti juga akan menerima dukungan logistik dan pendampingan teknis dari dinas terkait. Tujuannya memastikan bahwa lonjakan kunjungan tidak menimbulkan tekanan berlebih pada kapasitas lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Revitalisasi Dusun Sade: Musyawarah Tokoh Adat Jadi Prasyarat

Wakil Gubernur NTB, Indah Damayanti Putri, menekankan bahwa pemulihan kawasan tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh pemerintah. Proses revitalisasi, menurutnya, menuntut duduk bersama dengan para pemangku adat agar nilai, tata ruang, dan karakter budaya masyarakat Sasak tetap terjaga secara utuh.

“Merevitalisasi Dusun Sade membutuhkan duduk bersama karena membutuhkan penyampaian dan info dari para tokoh adat yang ada,” kata Indah.

Indah menambahkan bahwa desain ulang kawasan akan mengedepankan prinsip partisipasi komunitas. Setiap elemen arsitektur, tata letak, dan aktivitas budaya yang dipulihkan harus mendapat persetujuan kolektif dari dewan adat setempat. Proses ini diperkirakan memakan waktu beberapa bulan, sehingga empat lokasi pengganti akan tetap beroperasi sebagai alternatif wisata hingga kawasan utama kembali berfungsi penuh.

Konteks: Lonjakan Penonton dan Dampak Ekonomi

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan kehadiran 145.000 penonton pada gelaran tahun ini, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Angka tersebut naik 15,7 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencatat 140.324 penonton. Lonjakan kunjungan semacam itu berdampak langsung pada sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan wisata budaya di seluruh Lombok.

Kehilangan satu destinasi utama di tengah musim puncak menjadi risiko yang harus diantisipasi. Oleh karena itu, diversifikasi lokasi wisata bukan sekadar cadangan, melainkan strategi jangka panjang untuk mendistribusikan manfaat ekonomi ke lebih banyak komunitas adat di NTB.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah wisatawan yang sudah memesan paket kunjungan ke Dusun Sade tetap bisa berkunjung? Belum. Kawasan sedang dalam tahap pemulihan dan belum menerima pengunjung. Wisatawan diarahkan ke empat lokasi pengganti yang telah disiapkan oleh Dinas Kebudayaan NTB.

Kapan estimasi pembukaan kembali kawasan? Belum ada tanggal pasti. Proses revitalisasi bergantung pada hasil musyawarah tokoh adat dan kesiapan infrastruktur. Pemerintah daerah akan mengumumkan jadwal resmi setelah koordinasi selesai.

Apakah ada kompensasi bagi warga yang terdampak kebakaran? Pemprov NTB menyatakan akan mengalokasikan bantuan pemulihan melalui mekanisme yang akan diumumkan setelah asesmen kerugian selesai dilakukan bersama dewan adat setempat.

Bagaimana cara mengakses informasi terkini tentang empat lokasi pengganti? Wisatawan dapat menghubungi Dinas Kebudayaan NTB atau operator tur resmi yang terdaftar di Sirkuit Mandalika untuk mendapatkan jadwal kunjungan, rute, dan ketentuan berlaku di masing-masing kampung adat.

Gabung diskusi