Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!

David Moore - narakabar.com 4 mins read

Pengendara yang melintasi pusat Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026, perlu menyiapkan pilihan perjalanan lain. Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!

Dishub DKI Siapkan Rute Pengalihan Saat Aksi di Monas, Tugu Tani, dan DPR/MPR

Narakabar.com – Pengendara yang melintasi pusat Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026, perlu menyiapkan pilihan perjalanan lain. Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah rute alternatif seiring rencana aksi unjuk rasa yang menandai dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Kegiatan tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Titik konsentrasi massa berada di kawasan Monas, Tugu Tani, serta kompleks DPR/MPR RI. Ruas jalan di sekitar tiga kawasan itu berpotensi mengalami kepadatan, sehingga pengguna kendaraan diminta tidak mengandalkan jalur utama yang melewati lokasi aksi.

Pengaturan perjalanan juga perlu diperhatikan oleh pengguna angkutan umum. Layanan Transjakarta akan menyesuaikan operasional dan pengaturan lalu lintas sesuai kondisi di lapangan. Penumpang kereta yang menuju atau berangkat dari Stasiun Gambir pun dianjurkan mengatur waktu perjalanan lebih awal agar tidak tertinggal jadwal.

“Diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif,” ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin dalam keterangan resmi.

Alternatif Perjalanan di Sekitar Monas dan Tugu Tani

Bagi kendaraan dari arah utara atau Harmoni yang hendak menuju Monas maupun Stasiun Gambir, pengalihan dapat ditempuh melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Pejambon, lalu menuju Jalan Medan Merdeka Timur.

Rute ini menjadi pilihan bagi pengendara yang perlu mencapai area sekitar Gambir tanpa melewati titik yang diperkirakan ramai. Pengguna jalan tetap perlu memperhitungkan kemungkinan perlambatan arus kendaraan di ruas penghubung, terutama ketika volume kendaraan meningkat.

Pengendara dari Harmoni yang memiliki tujuan Kemayoran atau Pulogadung dapat mengambil arah Jalan Ir. H. Juanda, lanjut ke Jalan Pos dan Jalan Dr. Sutomo. Perjalanan kemudian dapat diteruskan melalui Jalan Gunung Sahari hingga Jalan Angkasa.

Sementara itu, kendaraan dari Tanah Abang menuju Harmoni dapat memilih lintasan Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, dan Jalan Majapahit. Jalur tersebut dapat membantu pengguna jalan menghindari bagian-bagian kawasan pusat kota yang dekat dengan lokasi penyampaian pendapat.

Untuk perjalanan dari Tanah Abang menuju Kemayoran atau Pulogadung, pengendara dapat melalui Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, serta Jalan Angkasa. Rute ini lebih panjang dibanding perjalanan langsung, sehingga keberangkatan lebih awal menjadi langkah yang patut dipertimbangkan.

Dari Senen menuju Harmoni, pilihan pengalihan mencakup Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, dan Jalan Veteran. Adapun perjalanan dari Senen ke Tanah Abang dapat mengambil Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Veteran, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, hingga Jalan Cideng Timur.

Rute Pengalihan di Area DPR/MPR dan Senayan

Penyesuaian arus lalu lintas juga disiapkan untuk kawasan DPR/MPR RI dan Bundaran Senayan. Kendaraan dari Cawang yang hendak menuju Slipi atau Tomang dapat melintasi Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Patal Senayan 1, Jalan Permata Hijau, Jalan Tentara Pelajar, kemudian Jalan S. Parman.

Jalur tersebut mengarahkan kendaraan menjauhi kawasan yang berdekatan dengan kompleks parlemen. Pengemudi yang menuju wilayah barat Jakarta sebaiknya memperhatikan petunjuk petugas di lapangan karena pengaturan lalu lintas dapat disesuaikan dengan situasi aktual.

Bagi pengguna jalan dari Blok M menuju Slipi atau Tomang, rute yang disarankan melewati Jalan Kyai Maja, Jalan Kebayoran Baru, dan Jalan Sultan Iskandar Muda. Setelah itu, kendaraan diarahkan untuk berputar balik di depan Gandaria City, lalu kembali melalui Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan S. Parman.

Pengendara dari Blok M yang akan menuju Harmoni dapat menggunakan Jalan Trunojoyo, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Kapten Tendean, dan Jalan Terusan H.R. Rasuna Said. Perjalanan selanjutnya dapat diteruskan ke Jalan Gatot Subroto, Simpang Susun Semanggi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Balikpapan, hingga Jalan Suryopranoto.

Siapkan Waktu Perjalanan Lebih Longgar

Rencana aksi di beberapa titik sekaligus membuat pengendara perlu memberi waktu tambahan, khususnya bagi warga yang memiliki agenda kerja, sekolah, layanan kesehatan, atau jadwal perjalanan kereta di sekitar pusat kota. Menggunakan rute alternatif sejak awal dapat mengurangi kebutuhan untuk berpindah jalur ketika sudah berada di tengah kepadatan.

Pengguna kendaraan juga dapat menyesuaikan tujuan perjalanan dengan kondisi arus lalu lintas yang ditemui. Area Monas, Tugu Tani, Gambir, Senayan, dan kompleks DPR/MPR merupakan kawasan dengan pergerakan kendaraan tinggi pada hari kerja. Dengan adanya aksi massa, kepadatan dapat meluas ke jalan-jalan penghubung di sekitarnya.

Masyarakat yang tetap harus melintas di kawasan terdampak diimbau mengikuti arahan petugas serta memprioritaskan keselamatan. Bagi pengguna Transjakarta dan kereta api, memeriksa perubahan layanan sebelum berangkat dapat membantu perjalanan tetap lebih terencana pada 20 Oktober 2026.

Frequently Asked Questions

What is Demo Dua Tahun Prabowo Gibran Ini Jalur?

Demo Dua Tahun Prabowo Gibran Ini Jalur is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Demo Dua Tahun Prabowo Gibran Ini Jalur matter?

Demo Dua Tahun Prabowo Gibran Ini Jalur matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi