Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Metropolitan

Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi

Robert Wilson - narakabar.com 2 mins read 18 views

Seorang petugas parkir bernama Deni mengungkapkan pengalamannya saat menemukan jenazah seorang pria yang kemudian diidentifikasi sebagai Sutrimo. Penemuan

Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi

Deni Mengaku Tidak Pernah Bertemu Sutrimo Sebelum Jenazah Ditemukan

Narakabar.com – Seorang petugas parkir bernama Deni mengungkapkan pengalamannya saat menemukan jenazah seorang pria yang kemudian diidentifikasi sebagai Sutrimo. Penemuan tersebut terjadi di area Klinik Mordent yang terletak di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kejadian ini dilaporkan pada hari Kamis tanggal 23 Juli lalu.

Menurut Deni, saat ia terbangun pada pagi hari, jenazah korban sudah ditutupi selembar sprei dan dikelilingi oleh warga sekitar. Ia tidak mengetahui secara pasti apakah busa yang terlihat berasal dari hidung atau mulut korban karena jarak pandang yang cukup jauh.

“Waktu saya lihat itu berbusa dari hidung saja apa dari mulut kali, ya? enggak tahu soalnya dari jauh,” ujar Deni saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta pada Senin (27/7/2026).

Klinik Sudah Tutup Selama Satu Tahun

Petugas parkir tersebut menjelaskan bahwa bangunan klinik telah lama tidak beroperasi. Ia menyebutkan bahwa sekitar satu tahun terakhir, tidak ada aktivitas keluar masuk pengunjung maupun kendaraan di lokasi tersebut.

“Sudah kosong. Enggak ada aktivitas. Mobil juga enggak pernah masuk, paling motor,” tambah Deni mengenai kondisi area klinik sebelum jenazah ditemukan.

Deni juga mengaku tidak pernah melihat maupun berbicara dengan korban sebelumnya. Ia baru mengetahui adanya penemuan jenazah setelah bangun tidur sekitar pukul 08.00 WIB. Pada saat itu, sudah banyak orang yang berkumpul di sekitar lokasi penemuan.

Proses Investigasi Berlanjut

Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan segera melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan barang bukti. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) juga terlihat memasuki halaman dalam klinik dengan mengenakan pakaian hitam.

Para personel membawa sejumlah barang bukti yang meliputi kotak hitam, bantal dengan sprei hijau, serta beberapa barang dalam plastik bening. Mereka juga membuka pintu masuk klinik dan melepaskan garis kuning polisi yang terpasang di pagar.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, polisi mulai membuka garis kuning polisi yang terpasang di pagar klinik kecantikan pada pukul 13.11 WIB. Sementara itu, Deni mengaku tidak mengetahui siapa yang pertama kali menemukan korban maupun pihak yang menghubungi ambulans untuk mengevakuasi jenazah.

Penyelidikan masih terus dilakukan dengan mengumpulkan petunjuk di lokasi, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar area klinik. Dalam perkembangan terkait kasus ini, Febrie Adriansyah dituding memiliki aset kripto.

Gabung diskusi