Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Metropolitan

Key Strategy: Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Elizabeth Martin - narakabar.com 3 mins read 24 views

Strategi Utama: Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo Key Strategy - Strategi Utama - Pada hari Sabtu (20/6/2026), Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano

Key Strategy: Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Strategi Utama: Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo

Key Strategy – Strategi Utama – Pada hari Sabtu (20/6/2026), Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan rencana pemerintah untuk menyelesaikan masalah banjir yang terjadi secara berkelanjutan di Jalan Mochtar Raya, Joglo, Jakarta Barat. Ia menegaskan bahwa penanganan banjir akan dilakukan secara bertahap, mengingat luasnya wilayah ibu kota dan tingkat kompleksitas masalah infrastruktur yang memerlukan pendekatan yang matang. “Kita akan fokus pada langkah-langkah strategis untuk mengatasi banjir abadi ini,” kata Rano Karno di Jakarta Pusat, dalam sebuah wawancara eksklusif.

Langkah Darurat dan Pengembangan Drainase Permanen

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat telah mengambil tindakan darurat dengan mengirimkan tim untuk membersihkan saluran air yang tersumbat. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat penurunan genangan air di area yang rawan banjir. Selain itu, pemerintah Kota Jakarta Barat tengah menyiapkan pembangunan sistem drainase permanen yang akan memperkuat kemampuan daerah dalam mengatasi banjir musiman dan tidak musiman. “Kita harus memiliki strategi utama yang terpadu untuk memastikan solusi jangka panjang,” tambah Rano Karno, menyoroti pentingnya koordinasi antarinstansi.

Strategi utama ini melibatkan upaya memperbaiki infrastruktur yang rusak, termasuk jalan yang ambles, sebagai bagian dari perbaikan sistem drainase. “Jalan ambles, kita perbaiki. Genangan, kita atasi. Itu adalah strategi utama yang kita ambil,” ujar Rano Karno, yang menyoroti perlunya kesabaran dan konsistensi dalam program penanggulangan banjir. Ia juga menjelaskan bahwa area Jakarta yang luas menyebabkan penanganan banjir tidak bisa dilakukan serentak, tetapi harus dilakukan secara bertahap dengan fokus pada titik-titik kritis.

Progres Proyek dan Koordinasi Lintas Dinas

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Mustajab, mengungkapkan bahwa tim Satgas telah dikerahkan untuk membersihkan sumbatan di saluran air dan mengoptimalkan aliran air. “Tim Satgas Sudin SDA Kecamatan segera dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan sumbatan pada tali-tali air dan saluran drainase agar genangan bisa segera surut,” jelasnya. Mustajab menegaskan bahwa proyek pembangunan drainase permanen sudah memasuki tahap akhir administrasi dan akan dimulai setelah sosialisasi kepada masyarakat selesai dilakukan. “Kontrak sudah ditandatangani pada Jumat minggu lalu. Kemarin baru saja dilakukan uitzet dan saat ini tinggal menunggu jadwal sosialisasi kepada masyarakat sebelum pengerjaan dimulai,” tambahnya, menyoroti keterlibatan warga dalam proses pengambilan keputusan.

Rano Karno juga menekankan bahwa penanganan banjir abadi Joglo tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga melibatkan strategi utama dalam mengatur sumber daya dan waktu. “Kita harus memperhatikan prioritas, karena banjir ini sudah berdampak pada kehidupan warga sehari-hari,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa selain perbaikan infrastruktur, pemerintah juga berencana mengintegrasikan data hidrologi dan teknologi monitoring untuk memprediksi dan mencegah banjir di masa depan.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabar, menyatakan bahwa perbaikan jalan belum bisa dilakukan sebelum genangan diatasi. “Pengaspalan di area basah berisiko mempercepat kerusakan kembali,” jelasnya. Jabar menegaskan bahwa koordinasi lintas dinas tetap berlangsung untuk memastikan penanganan saluran dan infrastruktur bisa berjalan seiringan. “Dengan strategi utama yang terpadu, kita bisa mempercepat proses perehabihan,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat telah mempercepat upaya penanganan genangan yang sering terjadi di Jalan H. Mochtar Raya, Kembangan, Joglo. Tindakan awal dilakukan melalui tindakan darurat, sementara persiapan pembangunan drainase permanen sedang disiapkan. Strategi utama ini diharapkan bisa menjadi contoh keberhasilan dalam mengatasi masalah banjir di daerah lain yang memiliki situasi serupa. Rano Karno juga menyebutkan bahwa keberhasilan penanganan banjir abadi Joglo akan menjadi dasar untuk menyusun strategi utama di seluruh DKI Jakarta.

Dalam konteks ini, Rano Karno menekankan bahwa penyelesaian banjir abadi Joglo merupakan bagian dari rencana jangka panjang pemerintah untuk mencegah krisis air di wilayah lain. “Kita harus berpikir jangka panjang, bukan hanya mengatasi genangan saat ini,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah telah membangun sistem drainase di beberapa area strategis, tetapi masih membutuhkan perbaikan di Joglo yang dianggap sebagai titik kritis. “Strategi utama ini tidak hanya tentang fisik, tetapi juga tentang kebijakan dan partisipasi masyarakat,” tambah Rano Karno, mengajak warga untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam perbaikan infrastruktur.

Gabung diskusi