Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Metropolitan

Latest Program: Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Sarah Martinez - narakabar.com 3 mins read 6 views

enah, Sampah Warga Tetap Diangkut Latest Program - Program Latest Program yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta menjadi sorotan utama dalam upaya meningkatkan

Latest Program: Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Latest Program – Program Latest Program yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta menjadi sorotan utama dalam upaya meningkatkan pengelolaan sampah di wilayah Bantargebang. Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang melakukan peralihan sistem dari buangan terbuka ke buangan terkontrol sebagai bagian dari strategi transformasi terkini. Perubahan ini tidak hanya sebatas perbaikan teknis, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Latest Program dirancang untuk mengatasi tantangan utama yang selama ini menghambat pengelolaan sampah di Bantargebang. Sebelumnya, metode pengelolaan sampah terbuka dikenal menghasilkan polusi udara, bau tidak sedap, dan mengancam ekosistem sekitar. Dengan Latest Program, pengelolaan sampah akan lebih terstruktur, diawasi secara sistematis, dan berbasis teknologi modern. Ini juga membuka peluang untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Transisi Bertahap dan Target Tahunan

Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa transisi ke sistem buangan terkontrol akan dilakukan secara bertahap, mengingat keterbatasan kapasitas fasilitas serta kebutuhan adaptasi masyarakat. Proses ini diperkirakan memakan waktu selama tiga tahun, dengan target penuh beroperasinya pengelolaan sampah terpadu pada 2028. Dalam beberapa bulan pertama peluncuran Latest Program, data menunjukkan bahwa 72,56 persen sampah masih ditangani secara buangan terbuka, sementara 7,59 persen sudah diarahkan ke fasilitas baru.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menjelaskan bahwa peningkatan pengelolaan sampah hingga 20,28 persen diharapkan tercapai dalam kuartal ketiga dan keempat tahun ini. Dengan Latest Program, pemerintah menargetkan penurunan sampah buangan terbuka hingga 50,34 persen dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini juga sejalan dengan upaya menurunkan volume sampah yang masuk ke daerah rawan longsor, sekaligus memastikan layanan pengangkutan sampah tetap stabil selama proses peralihan.

Langkah Teknis dan Infrastruktur Baru

Sebagai bagian dari Latest Program, Pemprov DKI Jakarta telah mengambil langkah teknis signifikan untuk memperbaiki kondisi TPST Bantargebang. Di antaranya, penutupan area buangan terbuka menggunakan geomembran untuk mencegah pencemaran tanah dan air. Selain itu, infrastruktur sanitasi seperti saluran air dan jalan lingkungan juga diperbaiki untuk mendukung operasional fasilitas pengolahan yang lebih efisien.

Fasilitas baru yang dikembangkan dalam Latest Program meliputi Instalasi Pengolahan Air Sampah (IPAS) dan sistem pengumpulan sampah terpadu. Pemeliharaan lereng serta penguatan mitigasi bencana alam menjadi bagian penting dari strategi ini, terutama di daerah yang rentan terhadap longsor. Dudi menekankan bahwa peningkatan kapasitas fasilitas akan terus dilakukan hingga 2028, agar Bantargebang bisa menjadi contoh sukses dalam pengelolaan sampah terkelola.

Kolaborasi Masyarakat dan Pendidikan Lingkungan

Latest Program tidak hanya bergantung pada kemampuan pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Dudi Gardesi mengajak warga Bantargebang untuk berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui penerapan prinsip daur ulang dan pemilahan sampah. “Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci sukses Latest Program,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Jumat (17/7/2026).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga menyebutkan bahwa pendidikan lingkungan akan menjadi salah satu pilar utama dalam Latest Program. Selain itu, pemerintah menggencarkan sosialisasi kegiatan seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah organik, dan pengurangan sampah rumah tangga. “Seluruh elemen masyarakat, termasuk permukiman, usaha, kantor, pasar, dan kegiatan publik, diminta berpartisipasi dalam mengurangi beban lingkungan Bantargebang,” tambahnya.

Langkah ini juga memperhatikan kebutuhan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan Latest Program, pengangkutan sampah tetap dijaga konsistensinya, sehingga kehidupan masyarakat tidak terganggu selama transisi. Dudi menegaskan bahwa pemerintah terus memantau kinerja sistem baru, termasuk menilai efektivitas pergeseran dari buangan terbuka ke buangan terkontrol. “Kami optimis Latest Program bisa mengubah wajah Bantargebang menjadi lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Gabung diskusi