Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Metropolitan

Pulang Main Futsal – Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah

Emily Moore - narakabar.com 2 mins read 13 views

Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah Pulang Main Futsal - Saat melintas di Jalan Koramil, Gang Mandiri VII, Rawa Badak

Pulang Main Futsal – Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah

Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah

Pulang Main Futsal – Saat melintas di Jalan Koramil, Gang Mandiri VII, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, seorang pria berinisial SM menjadi sasaran perampokan oleh pelaku berinisial A. Serangan dengan senjata tajam menyebabkan korban menderita luka di kepala, lengan kanan, serta kaki sebelah kanan, sehingga harus segera ditangani di rumah sakit.

Menurut Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto, kejadian itu terjadi setelah SM selesai bermain futsal di kawasan Tanah Merah dan sedang menuju ke tempat temannya. Di lokasi, pelaku tiba-tiba menghentikan korban. Tanpa berpembicaraan panjang, pelaku langsung menyerang dengan pisau.

“Korban mengalami luka di bagian kepala, lengan kanan dan kaki sebelah kanan yang saat ini sedang dilakukan tindakan medis di Rumah Sakit Koja,” kata Andry saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).

Setelah menganiaya korban, pelaku melarikan diri sambil membawa sepeda motor Honda Beat yang menjadi milik SM. Senjata tajam yang digunakan dalam aksinya ditemukan di sekitar lokasi dan telah disita sebagai barang bukti.

Kepolisian masih berupaya mengumpulkan bukti dan mengejar pelaku. Identitas pelaku telah diketahui, namun proses penyidikan belum selesai. Andry juga mengimbau keluarga korban untuk segera membuat laporan polisi guna mempercepat pengusutan kasus.

“Keluarga korban di sarankan membuat laporan polisi tersebut ke Polsek Koja guna pengusutan lebih lanjut,” katanya.

Soal Begal Takut Tentara, DPR Ingatkan Proses Pidana Tetap di Tangan Polisi

Dalam peristiwa ini, DPR memberikan pernyataan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku begal tetap berada di bawah pengawasan pihak kepolisian. Meski ada spekulasi bahwa pelaku mungkin takut dengan kekuatan tentara, penyelesaian kasus tetap dilakukan melalui prosedur hukum yang berlaku.

Gabung diskusi