Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Metropolitan

Solving Problems: Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Emily Moore - narakabar.com 2 mins read 8 views

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Solving Problems: Ini Baru Permulaan!

Solving Problems: Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Solving Problems: Ini Baru Permulaan!

Solving Problems – Konflik lahan yang terus berlangsung di wilayah Tangsel menjadi sorotan setelah terjadi serangan drone granat yang mengancam salah satu pengacara. Kecemasan ini memperkuat pernyataan Solving Problems bahwa kekerasan fisik dan ancaman psikologis sering kali menjadi bagian dari upaya memecahkan masalah sengketa tanah. Pengacara Novianus Martin Bau, yang berperan dalam menyelesaikan kasus tersebut, kini harus menghadapi situasi yang menegangkan setelah objek berbentuk granat ditemukan di lingkungannya.

Deteksi Ancaman dan Peristiwa Meningkat

Teror drone granat ini terjadi setelah pihak ahli waris berhasil memperoleh pengendalian lahan sengketa melalui proses hukum. Masih belum diketahui secara pasti siapa pelaku, tetapi ancaman “Ini baru permulaan” yang tertera di benda itu menunjukkan bahwa konflik tidak akan berakhir dengan cepat. Solving Problems menyebutkan bahwa serangan semacam ini sering kali dilakukan untuk memaksa pihak tertentu menyerah dalam persaingan sengketa.

“Situasi tersebut membuat yang bersangkutan bersama keluarganya merasa terancam hingga memutuskan mengungsi sementara demi alasan keamanan,” kata Wilson Colling kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).

Dokumentasi dari Suara.com menunjukkan drone berwarna abu-abu berada di atas paving block, sementara di sampingnya terdapat benda berwarna hijau tua yang menyerupai granat tangan. Status benda tersebut sebagai bahan peledak masih menunggu verifikasi dari pihak berwenang. Solving Problems mengingatkan bahwa ancaman ini bisa terjadi kapan saja, terutama dalam konflik yang berlarut lama.

Upaya Intimidasi dan Penyelesaian Masalah

Wilson Colling menilai serangan drone merupakan bagian dari upaya tekanan yang terus meningkat terhadap tim kuasa hukum. Ia percaya bahwa tindakan ini hanya mungkin dilakukan oleh individu yang terlatih, bukan orang awam. Solving Problems menekankan bahwa meskipun ancaman terus mengancam, penyelesaian sengketa harus tetap melalui mekanisme hukum yang jelas.

“Masa rakyat kecil yang sedang memperjuangkan haknya harus menghadapi ancaman seperti ini,” ungkapnya. Serangan drone ini juga memperlihatkan bahwa Solving Problems tidak hanya tentang penyelesaian masalah secara formal, tetapi juga tentang ketahanan psikologis dalam menghadapi tekanan dari pihak-pihak yang berkepentingan.

Sebelumnya, rumah advokat Sulardi di Ciracas, Jakarta Timur, juga menjadi sasaran pelemparan bom molotov. Polisi telah mengonfirmasi adanya laporan percobaan pembakaran dan perusakan, serta masih menyelidiki pelaku serta motif di balik aksi teror tersebut. Solving Problems menggambarkan bahwa serangan ini adalah bagian dari siklus perpecahan dan konflik yang berlangsung dalam sengketa tanah.

Wilson meminta penyelidikan menyeluruh terhadap semua indikasi intimidasi, termasuk pengungkapan identitas pelaku, tujuan, dan hubungan antarperistiwa. Ia menekankan bahwa penyelesaian sengketa harus melalui mekanisme hukum, sekalipun ancaman terus mengancam. Solving Problems mengingatkan bahwa penyelesaian masalah secara adil dan transparan adalah kunci untuk menghindari kekerasan yang lebih besar di masa depan.

Gabung diskusi