Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Hak Jawab dan Koreksi Deddy Sitorus soal Artikel Suara.com

Sandra Martin - narakabar.com 3 mins read 1 views

Redaksi Suara.com telah menerima surat hak jawab serta koreksi dari Deddy Sitorus yang diwakili oleh Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Pusat PDI

Hak Jawab dan Koreksi Deddy Sitorus soal Artikel Suara.com

BBHAR PDI Perjuangan Kirim Hak Jawab dan Koreksi untuk Deddy Sitorus

Narakabar.com – Redaksi Suara.com telah menerima surat hak jawab serta koreksi dari Deddy Sitorus yang diwakili oleh Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Pusat PDI Perjuangan. Surat tersebut diterima pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 17.38 WIB. Isu yang dibahas berkaitan dengan artikel berjudul “Anggota DPR Deddy Sitorus Usir Wartawan yang Liputan, Sebut ‘Kalian Rombongan Sirkus'”.

Sebagai respons atas surat tersebut, Suara.com memutuskan untuk memuat hak jawab, melakukan penyuntingan pada berita, serta menautkan artikel terkait guna memastikan akurasi informasi bagi pembaca.

Koreksi Terkait Narasi Tanpa Klarifikasi

Dalam Poin 1 surat bernomor 039/EX/DPP/VIII/2026, BBHAR Pusat – PDI Perjuangan menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang tayang tanpa melalui proses klarifikasi, konfirmasi, dan verifikasi terlebih dahulu. Mereka juga menyoroti narasi yang menyebutkan Deddy mengusir wartawan di pinggiran ruangan dan menyebut mereka sebagai rombongan sirkus.

Tidak adanya konfirmasi dengan adanya berita yang berisi tuduhan dapat merugikan kehormatan dan reputasi seseorang.

Sementara itu, Poin 7 surat tersebut juga memuat koreksi yang menegaskan bahwa informasi dalam unggahan Suara.com tidak sepenuhnya mencerminkan fakta sebenarnya. Terdapat konteks, latar belakang, dan kondisi faktual yang tidak disampaikan kepada publik sehingga berpotensi menimbulkan penilaian yang tidak objektif.

Kami menegaskan bahwa segala tuduhan, insinuasi, maupun kesan negatif yang timbul tidak memiliki dasar yang lengkap dan berimbang.

Hak Jawab: Kutipan yang Tidak Pernah Diucapkan

Pada poin 2, surat BBHAR Pusat – PDI Perjuangan memberikan hak jawab Deddy Sitorus terkait judul Suara.com yang berbunyi: “Anggota DPR Deddy Sitorus Usir Wartawan yang Liputan, Sebut ‘Kalian rombongan Sirkus'”. Kutipan dalam judul tersebut mengandung frasa yang tidak pernah diucapkan oleh klien mereka.

Penggunaan tanda petik pada frasa “Kalian Rombongan Sirkus” menimbulkan kesan bahwa frasa tersebut merupakan kutipan langsung dari Deddy. Padahal, ucapan yang sebenarnya disampaikan adalah: “izinkan pimpinan, saya minta tolong ini semua naik ke balkon, kayak sirkus kita, tolong ke atas semua”.

Dengan demikian, judul bukan sekadar meringkas pernyataan Deddy, tetapi membentuk kutipan baru yang mengubah subjek, objek, dan makna ucapan. Judul tersebut berpotensi menyesatkan pembaca karena menggunakan tanda petik seolah-olah “kalian rombongan sirkus” merupakan kutipan langsung dari Deddy dan menimbulkan kerugian bagi klien mereka.

Koreksi Terhadap Kata “Mengusir” dan Konteks Ruang Rapat

Berita Suara.com mengubah objek ucapan dengan menulis bahwa Deddy mengusir wartawan yang berada di pinggiran ruangan untuk meliput dan menyebut mereka seperti rombongan sirkus. Suara.com secara sepihak menyimpulkan bahwa ucapan yang ditujukan kepada Deddy adalah kepada wartawan tanpa menjelaskan dasar identifikasi dan tanpa menyajikan konteks bahwa di ruang rapat terdapat berbagai pihak selain wartawan.

Kesimpulan tersebut menyajikan tafsir sebagai fakta. Penggunaan kata “mengusir” dalam pemberitaan ini merupakan diksi yang berlebihan dan menghakimi. Secara faktual, permintaan untuk berpindah dari ruang sidang ke balkon belum otomatis mengusir wartawan dari kegiatan peliputan.

Wartawan tidak diperintahkan oleh Deddy untuk meninggalkan gedung DPR atau dilarang meliput. Mereka diminta menempati tempat tertentu yang khusus disediakan untuk orang-orang yang bukan peserta RDPU Komisi II DPR RI sebagaimana diatur dalam Pasal 306 Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib.

Ketiadaan Tanggapan Deddy dalam Pemberitaan

Suara.com menyatakan bahwa kontan saja pengusiran serta ejekan tersebut membuat jurnalis kesal dan mencoba mempertanyakan alasan Deddy berbuat seperti itu. Namun, dalam pemberitaan yang diperiksa, tidak ditemukan tanggapan dari Deddy untuk keterangan bahwa Suara.com telah menghubungi Deddy.

Pemberitaan hanya menyajikan tafsir redaksi mengenai peristiwa, kemudian beralih pada penjelasan agenda rapat dari Ketua Komisi II. Penjelasan Ketua Komisi II tidak berfungsi sebagai konfirmasi terhadap tuduhan pengusiran terhadap wartawan.

BBHAR Pusat – PDI Perjuangan sebenarnya sudah melakukan konfirmasi kepada Deddy Sitorus dan menayangkannya dalam artikel tersendiri secara proporsional dan diterbitkan sebelumnya.

Frequently Asked Questions

What is Hak Jawab dan Koreksi Deddy Sitorus?

Hak Jawab dan Koreksi Deddy Sitorus is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Hak Jawab dan Koreksi Deddy Sitorus matter?

Hak Jawab dan Koreksi Deddy Sitorus matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi