Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Main Agenda: Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

Robert Wilson - narakabar.com 4 mins read 21 views

Main Agenda: Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa SRMP Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri Main Agenda - Dalam acara Open House Sekolah Rakyat di

Main Agenda: Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

Main Agenda: Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa SRMP Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

Main Agenda – Dalam acara Open House Sekolah Rakyat di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026), Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak seluruh orang tua siswa untuk memperkuat komitmen dalam mencapai kemandirian keluarga. Acara ini menjadi ajang penting di mana peserta secara serentak menyatakan ikrar untuk meninggalkan ketergantungan pada bantuan sosial. Main Agenda dari kegiatan ini terletak pada upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan yang sekaligus memberdayakan peran orang tua sebagai pengambil kebijakan di rumah.

Program Pemberdayaan di Sekolah Rakyat Pasuruan

Open House Sekolah Rakyat Pasuruan menampilkan berbagai inisiatif untuk menumbuhkan sikap mandiri di kalangan masyarakat. Gus Ipul menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk warga negara yang tidak hanya mampu belajar tetapi juga mampu merencanakan dan mengelola kehidupan secara mandiri. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Main Agenda utama adalah mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial dengan meningkatkan kapasitas orang tua melalui pelatihan dan program pengembangan keterampilan. Acara ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa kemandirian keluarga adalah langkah penting dalam menangani kemiskinan.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan orang tua siswa yang sekaligus menjadi bagian dari komunitas Sekolah Rakyat Pasuruan. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyatakan ikrar keluarga mandiri, termasuk para peserta didik yang menunjukkan semangat baru melalui tampilan menarik seperti pertunjukan tari Onclang Kidang oleh SRT 48 Pasuruan. Gus Ipul menyatakan bahwa Main Agenda ini tidak hanya menjadi bagian dari agenda sekolah tetapi juga menjadi arah kebijakan nasional dalam menangani isu kemiskinan.

Peran Orang Tua dalam Penguatan Kemandirian

Pidato Gus Ipul dalam acara tersebut menjadi momen kunci yang menyentuh. Ia menegaskan bahwa Main Agenda dari kegiatan ini adalah membangun sikap bertanggung jawab dan kemandirian di kalangan orang tua siswa. Peserta didik yang hadir di Open House tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga bagian dari proses transformasi sosial. Gus Ipul menyampaikan bahwa keluarga mandiri adalah pondasi utama dalam menciptakan generasi yang lebih tangguh dan berwawasan luas.

“Kami berkomitmen untuk mengembangkan kemandirian keluarga melalui program ini. Dengan Main Agenda yang jelas, kami yakin bisa mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial,”

Selain itu, acara ini menjadi platform bagi orang tua siswa untuk melibatkan diri dalam program pemberdayaan. Gus Ipul menegaskan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat Pasuruan tidak hanya bergantung pada fasilitas pendidikan, tetapi juga pada komitmen orang tua dalam melibatkan diri secara aktif. Ia menambahkan bahwa keluarga yang mandiri tidak hanya memberdayakan diri sendiri tetapi juga mendorong anak-anak untuk menjadi lebih mandiri.

Cerita Siswa dan Kebutuhan Perubahan

Di sisi lain, acara ini juga menjadi kesempatan bagi para siswa untuk berbagi pengalaman. Mai Nur Shafa (12), siswa yang membacakan puisi, mengungkapkan bahwa Main Agenda kegiatan ini telah memberinya pelajaran tentang pentingnya peran keluarga dalam membentuk kehidupan mandiri. “Saya merasa senang karena keluarga bisa belajar bersama dengan saya,” katanya.

“Banyak orang tua yang pergi merantau, jadi saya ingin membantu mereka merasa nyaman di rumah,”

Cerita Mai Nur Shafa menjadi bukti bahwa Main Agenda dari Open House ini tidak hanya sekadar slogan, tetapi juga kebijakan nyata yang mendorong perubahan. Ia berharap bahwa melalui program ini, keluarga bisa lebih berperan dalam mendukung pendidikan anak-anak, sekaligus mengatasi tantangan ekonomi yang menghambat kemandirian.

Interaksi dengan Siswa dan Pembelajaran Langsung

Gus Ipul juga memperkuat pesan Main Agenda ini dengan berdialog langsung dengan Rachmad Albi Fakhri (15), komandan baris variasi yang tampil di acara tersebut. Ia bertanya, “Senang di Sekolah Rakyat?”

“Saya senang karena bisa belajar bersama teman-teman dan mengerti pentingnya kerja keras,”

Dari jawaban Albi, Gus Ipul menegaskan bahwa keberhasilan Main Agenda ini bergantung pada keterlibatan langsung siswa dan orang tua. Ia menekankan bahwa Sekolah Rakyat Pasuruan bukan hanya tempat belajar tetapi juga ruang untuk membangun karakter dan kemampuan mandiri. Albi menyatakan bahwa belajar di sekolah ini membuatnya lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Potensi Masa Depan dan Partisipasi Masyarakat

Main Agenda kegiatan ini juga menyoroti potensi kecil yang tersembunyi di kalangan masyarakat. Gus Ipul menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat Pasuruan berkomitmen untuk memberdayakan seluruh komunitas, termasuk orang tua yang tinggal jauh dari rumah. Ia menambahkan bahwa program pemberdayaan ini dirancang agar setiap keluarga bisa menjadi penentu utama dalam kemandirian ekonomi dan pendidikan.

“Main Agenda ini adalah tentang mengubah mindset masyarakat agar percaya pada kemampuan diri sendiri, bukan hanya mengandalkan bantuan dari luar,”

Dengan adanya ikrar keluarga mandiri, Gus Ipul berharap bahwa masyarakat Pasuruan bisa menjadi contoh nasional dalam menghadapi tantangan kemiskinan. Ia menyatakan bahwa keberhasilan Main Agenda ini akan terukur dari tingkat partisipasi orang tua dan kualitas pendidikan yang dihasilkan. Selain itu, Gus Ipul juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan kebijakan yang inklusif.

Gabung diskusi