Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi ‘Bangbong’
Generasi muda Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam menentukan arah kehidupan mereka. Megawati Berpesan Agar Anak Muda tidak kehilangan
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Memiliki Arah dan Keyakinan Kuat
Narakabar.com – Generasi muda Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam menentukan arah kehidupan mereka. Megawati Berpesan Agar Anak Muda tidak kehilangan orientasi dalam menjalani masa depan yang penuh dengan perubahan. Pernyataan ini disampaikan oleh Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima Republik Indonesia, pada acara peringatan tiga dekade Peristiwa Kudatuli yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada hari Selasa, 21 Juli 2026.
Acara tersebut bukan sekadar perayaan biasa, melainkan momen penting bagi generasi muda untuk merenungkan peran mereka dalam membangun bangsa. Megawati menekankan bahwa setiap anak muda harus memiliki keyakinan, tujuan, dan cita-cita yang jelas untuk masa depan. Ia juga mengingatkan agar mereka tetap menjaga akar tradisi bangsa dan tidak sekadar mengikuti arus modernisasi yang terus berkembang tanpa arah yang pasti.
Menyampaikan Pesan di Ruang Pameran
Saat memberikan pidato di TIM Cikini, Megawati menceritakan bahwa ia baru saja menulis sebuah pesan khusus untuk anak muda. Pesan tersebut ia sampaikan dalam kapasitasnya sebagai Presiden ke-5 RI, bukan sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan. Hal ini menunjukkan bahwa pesan tersebut bersifat universal dan tidak terikat pada peran politiknya.
“Tadi saya sudah tulis sebuah tulisan untuk anak muda. Kalau kalian tidak punya keyakinan dalam diri kalian, maka kalian hanyalah orang bangbong. Bangbong itu tanpa tujuan,” kata Megawati dengan tegas.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda seharusnya memiliki gambaran yang jelas mengenai masa depan yang ingin dicapai, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk Indonesia. Megawati merasa prihatin karena Indonesia yang luar biasa ini seharusnya sudah memiliki jalan ke depan yang jelas. Namun, ia melihat banyak anak muda yang masih bingung dengan arah kehidupan mereka.
“For the future, saya mau begini, saya mau begitu. Tapi kalau sekarang saya lihat, saya enggak tahu kita mau ke mana,” ujarnya dengan nada kecewa.
Menjadi Pahlawan Sejarah Bangsa
Megawati mengajak anak muda untuk tidak melongo, tetapi berpikir dan memasukkan pesan tersebut ke dalam hati sanubari. Ia mengingatkan bahwa merekalah yang nantinya akan membawa sejarah bangsa ini. Pesan ini sangat penting karena generasi muda adalah penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa.
“Tolong jangan melongo! Mikir! Dan masukkan ke dalam hati sanubari bahwa saya adalah orang Indonesia dan saya punya harga diri untuk menjadi orang Indonesia,” tegasnya.
Sebelum menyampaikan pidato, Megawati meninjau pameran sejarah dan arsip foto bertajuk “Meretas Jalan Demokrasi”. Pameran ini digelar dalam rangka memperingati 30 tahun Peristiwa Kudatuli. Usai berkeliling, ia menuliskan pesan khusus bagi generasi muda di dinding ruang pameran. Tulisan tersebut menjadi kenangan berharga bagi para pengunjung pameran.
Dalam pesannya, Megawati mengajak anak muda menjadikan keyakinan, keteguhan, keberanian, dan kesabaran sebagai satu kesatuan nilai dengan berpegang pada semboyan “Kebenaran Pasti Menang (Satyam Eva Jayate).” Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak sekadar meniru modernisasi, tetapi tetap mengingat dari mana tradisi mereka berasal.
“Boleh saja anak muda meniru modernisasi, tapi jangan lupa tradisi kalian datangnya dari mana kalau kalian ini anak Indonesia,” pesan Megawati.
Megawati Berpesan Agar Anak Muda tidak hanya menjadi penonton dalam sejarah bangsa, tetapi menjadi pelaku aktif yang membawa perubahan positif. Ia berharap generasi muda dapat menjadi contoh bagi generasi berikutnya dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Dengan memiliki keyakinan dan tujuan yang jelas, anak muda dapat menghadapi segala tantangan yang datang di depan mata.
