Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Metropolitan

140 Ton Sampah Kedaung Kali Angke Dibersihkan, DLH Kerahkan Alat Berat dan Belasan Truk

Emily Moore - narakabar.com 3 mins read 2 views

Jakarta Barat kembali menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang signifikan. Pada Jumat, 7 Agustus 2026, warga RW 03 Kedaung Kali Angke, Cengkareng

140 Ton Sampah Kedaung Kali Angke Dibersihkan, DLH Kerahkan Alat Berat dan Belasan Truk

140 Ton Sampah Kedaung Kali Angke Dibersihkan dengan Alat Berat

Narakabar.com – Jakarta Barat kembali menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang signifikan. Pada Jumat, 7 Agustus 2026, warga RW 03 Kedaung Kali Angke, Cengkareng, merasakan dampak langsung dari tumpukan sampah yang mencapai 140 ton. Kondisi ini tidak hanya menciptakan polusi visual dan bau tidak sedap, tetapi juga secara nyata menghambat mobilitas masyarakat, khususnya anak-anak yang harus melewati area tersebut untuk menuju sekolah mereka setiap hari.

Merespons situasi mendesak ini, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat segera melakukan mobilisasi sumber daya. Operasi pembersihan besar-besaran melibatkan belasan truk pengangkut sampah, satu unit shovel loader untuk memuat material, serta 25 personel Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Seluruh tim bekerja tanpa henti selama satu hari penuh untuk memastikan volume sampah yang menumpuk dapat ditangani secara tuntas.

Strategi Pembersihan Efektif dalam Waktu Singkat

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Aldi Jansen, menekankan bahwa kecepatan respons menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah ini. Menurutnya, prioritas tidak hanya pada pengangkutan sampah, tetapi juga pada minimalkan gangguan terhadap aktivitas warga sekitar.

Target kami, penanganan utama dapat diselesaikan dalam satu hari sehingga akses warga kembali terbuka dan lingkungan dapat segera ditata. Kami memastikan setiap truk yang berangkat membawa muatan penuh untuk efisiensi maksimal.

Aldi menambahkan bahwa petugas di lapangan melakukan koordinasi intensif selama proses pembersihan berlangsung. Hal ini bertujuan agar setiap tahap penanganan berjalan efisien dan terarah, mulai dari pemindahan sampah dari titik penumpukan hingga pengangkutan ke tempat pembuangan akhir.

Peran Penting Pemilahan Sampah dari Sumber

Selain penanganan teknis di lapangan, aspek pencegahan juga menjadi fokus utama. Yogi Ikhwan, Humas DLH DKI Jakarta, menekankan bahwa penanganan cepat di lapangan harus disertai dengan upaya pengurangan sampah sejak dari sumber. Pemerintah DKI Jakarta melalui Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 mendorong warga untuk memilah sampah di rumah tangga secara konsisten.

Yang paling utama adalah memastikan lingkungan segera kembali bersih dan aktivitas warga tidak terganggu. Karena itu, jajaran kami di Jakarta Barat mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Yogi juga menyampaikan bahwa semakin banyak sampah yang dipilah dan diolah sejak awal, maka potensi penumpukan di lingkungan akan semakin berkurang. Program ini sejalan dengan gerakan pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumber yang digalakkan oleh pemerintah daerah untuk menciptakan sistem yang lebih berkelanjutan.

Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Pemerintah memperkuat pelayanan dan pengolahan, sementara pemilahan dari rumah tangga menjadi bagian penting agar sistem pilah, angkut, dan olah dapat berjalan semakin baik. Tujuan akhirnya sama, yaitu lingkungan Jakarta yang lebih bersih dan nyaman bagi warga.

Dengan kombinasi penanganan cepat dan partisipasi aktif masyarakat, DLH DKI Jakarta berharap kondisi serupa dapat dicegah di masa mendatang. Edukasi berkelanjutan dan komitmen warga menjadi fondasi penting untuk menjaga kebersihan lingkungan perkotaan yang semakin padat.

Frequently Asked Questions

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan 140 ton sampah? Operasi pembersihan biasanya diselesaikan dalam satu hari penuh dengan melibatkan belasan truk dan alat berat yang bekerja secara bergantian.

Apa yang dilakukan warga untuk mencegah penumpukan sampah di masa depan? Warga didorong untuk memilah sampah organik dan anorganik di rumah tangga sesuai Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026.

Siapa saja yang terlibat dalam operasi pembersihan? Tim terdiri dari petugas DLH, 25 personel PJLP, operator alat berat, dan supir truk pengangkut sampah.

Ke mana sampah yang telah dikumpulkan akan dibawa? Sampah diangkut ke tempat pembuangan akhir yang telah ditentukan oleh DLH DKI Jakarta untuk proses pengolahan lebih lanjut.

Gabung diskusi