Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Metropolitan

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem, Dalami Temuan 995 Senjata hingga Narkoba di Sekolah

Robert Wilson - narakabar.com 4 mins read 4 views

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem dalam kerangka penyelidikan mendalam terkait temuan massal senjata dan narkoba di lingkungan sekolah swasta di kawasan

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem, Dalami Temuan 995 Senjata hingga Narkoba di Sekolah

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem Soal 995 Senjata dan Narkoba

Narakabar.com – Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem dalam kerangka penyelidikan mendalam terkait temuan massal senjata dan narkoba di lingkungan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Mantan Ketua Yayasan tersebut, yang dikenal dengan inisial IWD, dijadwalkan dimintai keterangan oleh petugas Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Panggilan ini menyusul penemuan luar biasa yang mencakup 995 pucuk senjata, barang narkotika jenis ganja dan sabu, serta VCD berisikan konten dewasa yang selama ini tersimpan di dalam sekolah.

Investigasi ini bermula pada tanggal 10 Juli 2026, ketika personel Reskrim bersama Unit Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara. Laporan awal menyebutkan adanya dugaan temuan senjata dalam jumlah besar di salah satu institusi pendidikan swasta. Setelah dilakukan penghitungan cermat, petugas mengamankan 995 unit airsoft gun yang terdiri dari 776 revolver dan 215 pistol airsoft gun. Selain itu, juga ditemukan empat pucuk senapan angin, satu senjata api merek Francispa, serta empat laras senjata panjang hasil produksi pabrik yang semuanya telah diamankan sebagai barang bukti.

Prosedur Pemeriksaan dan Ruang Bunker Misterius

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, memberikan penjelasan rinci mengenai rencana pemeriksaan yang akan dilakukan. “Akan kami undang yang kaitan, yang disebutkan yayasan, ada kaitannya dengan pengurus lama, itu menjadi poin dalam pemeriksaan nanti,” ujarnya kepada wartawan pada Jumat, 7 Agustus 2026. Pernyataan ini menegaskan bahwa fokus utama penyelidikan adalah pada pihak yayasan dan pengurus lama yang memiliki keterkaitan langsung dengan temuan tersebut.

Pemeriksaan saksi dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama dengan panggilan tersebut. Joko menambahkan bahwa keterangan dari saksi akan menentukan arah penyelidikan lebih lanjut terkait senjata-senjata yang ditemukan. “Sudah ada saksi, dan dijadwalkan hari ini juga ada pemeriksaan. Tentunya, dari keterangan saksi, akan berkembang ke arah mana yang harus kita dalami terkait senjata-senjata ini,” jelasnya dengan tegas. Proses ini diharapkan dapat mengungkap kronologi lengkap bagaimana ratusan senjata bisa tersimpan selama bertahun-tahun tanpa diketahui.

Salah satu fokus utama penyelidikan adalah sebuah ruangan yang menyerupai bunker dan tertutup rapat. Seluruh kunci ruangan tersebut diyakini masih dipegang oleh IWD. Menurut kuasa hukum pelapor, Hermawanto, ruangan itu selama bertahun-tahun hanya dapat diakses oleh IWD dan orang-orang kepercayaan beliau. Sejak IWD diberhentikan pada 18 April 2026 akibat dugaan penyalahgunaan keuangan yayasan, seluruh kunci ruangan ikut dibawa, sehingga pihak sekolah baru menyadari keberadaan ratusan senjata saat melakukan proses pembersihan rutin.

Detail Barang Bukti dan Penempatannya

Dalam pengembangan penyelidikan, polisi kembali menemukan tiga pucuk airsoft gun jenis FN90, AK-47, dan M4 Carbine yang memiliki nilai historis dan koleksi. Penyidik juga mengamankan dua linting yang diduga ganja serta satu paket yang diduga sabu. Barang bukti narkotika kini ditangani oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses laboratorium lebih lanjut. Temuan ini menambah kompleksitas kasus yang sedang diselidiki.

Untuk penyimpanan, seluruh senjata api beserta empat laras senjata panjang diamankan di Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Sementara itu, 995 pucuk airsoft gun dititipkan di Gudang Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Wasendak) Polda Metro Jaya. Pihak sekolah telah meminta kepolisian untuk membuka ruangan bunker tersebut karena diduga masih menyimpan barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara ini. Hingga saat ini, Polres Metro Jakarta Selatan masih mendalami asal-usul seluruh barang bukti, termasuk kemungkinan adanya barang lain yang masih tersimpan di ruangan menyerupai bunker tersebut.

“Kami akan memastikan semua proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap aset dan fasilitas sekolah,” kata AKP Joko Adi Wibowo.

FAQ: Pertanyaan Umum Terkait Kasus

1. Kapan Indra Wargadalem akan diperiksa? Pemeriksaan dijadwalkan pada hari yang sama dengan panggilan resmi, yaitu Jumat, 7 Agustus 2026.

2. Berapa total senjata yang ditemukan? Terdapat 995 pucuk airsoft gun, empat pucuk senapan angin, satu senjata api merek Francispa, dan empat laras senjata panjang.

3. Apa yang ditemukan di dalam ruangan bunker? Selain senjata, ditemukan juga barang narkotika dan VCD berisikan konten dewasa.

4. Mengapa kunci ruangan bunker hanya dipegang IWD? Selama bertahun-tahun, ruangan tersebut hanya dapat diakses oleh IWD dan orang-orang kepercayaan beliau.

5. Di mana senjata-senjata tersebut disimpan? Senjata api disimpan di Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, sedangkan airsoft gun dititipkan di Wasendak Polda Metro Jaya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini, pembaca dapat mengakses artikel terkait di [Suara.com – Berita Jakarta](https://www.suara.com/news/jakarta) dan [Suara.com – Hukum dan Kriminal](https://www.suara.com/news/hukum).

Gabung diskusi