Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

BRIN Bawa 200 Produk Inovasi ke Istana: Fokus pada Pangan, Energi, dan Kesehatan

Christopher Williams - narakabar.com 3 mins read 1 views

Kamis, 6 Agustus 2026 menandai momen penting bagi ekosistem riset Indonesia. BRIN Bawa 200 Produk Inovasi ke Istana Kepresidenan Jakarta dalam acara yang

BRIN Bawa 200 Produk Inovasi ke Istana: Fokus pada Pangan, Energi, dan Kesehatan

BRIN Bawa 200 Produk Inovasi ke Istana: Pangan, Energi, Kesehatan

Narakabar.com – Kamis, 6 Agustus 2026 menandai momen penting bagi ekosistem riset Indonesia. BRIN Bawa 200 Produk Inovasi ke Istana Kepresidenan Jakarta dalam acara yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 150 peneliti dari berbagai bidang diundang untuk mempresentasikan temuan-temuan terbaru yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun. Pertemuan ini tidak hanya sekadar pameran, melainkan juga forum dialog strategis antara para ilmuwan dengan pimpinan negara untuk memperkuat fondasi teknologi nasional.

Acara tersebut berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan dengan suasana yang hangat dan penuh antusiasme. Para peneliti membawa serta prototipe produk, data penelitian, dan proposal implementasi yang telah melalui proses validasi ketat. Kehadiran Presiden langsung menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pengembangan riset sebagai motor penggerak ekonomi Indonesia di masa depan.

Dua Puluh Ratus Inovasi dalam 12 Klaster Strategis

BRIN mengorganisir 200 produk inovasi ke dalam 12 klaster riset yang mencakup berbagai sektor vital. Klaster-klaster tersebut meliputi pangan, energi, kesehatan, nuklir, antariksa, teknologi informasi, lingkungan, dan bidang-bidang lainnya. Setiap klaster memiliki fokus pengembangan yang berbeda namun saling mendukung untuk menciptakan sinergi nasional.

Kepala BRIN, Arif Satria, menjelaskan bahwa jumlah produk yang dipamerkan mencerminkan produktivitas tinggi para peneliti Indonesia. Ia menekankan bahwa setiap inovasi telah melalui proses uji coba dan validasi sebelum dipresentasikan kepada Presiden. “Kami tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menunjukkan bagaimana inovasi ini dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat,” ujarnya.

“Ya kami merasa terhormat dari BRIN karena para peneliti diundang ke Istana untuk berdialog dengan bapak presiden,” ujar Arif Satria di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Inovasi Energi dan Pangan sebagai Prioritas Utama

Dua sektor yang mendapat perhatian khusus adalah energi dan pangan. Teknologi Absorbed Natural Gas (ANG) menjadi salah satu bintang dalam pameran ini. ANG dinilai memiliki potensi besar untuk mengatasi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil. Teknologi ini memungkinkan penyimpanan gas alam dalam kondisi tekanan rendah, sehingga lebih efisien dan aman untuk distribusi.

“Produk-produk untuk apa namanya ANG atau Absorbed Natural Gas ya yang itu bisa menjadi salah satu poin untuk revolusi energi di Indonesia,” jelas Arif.

Sementara itu, inovasi pangan juga tidak kalah menarik. Padi biosalin yang dikembangkan BRIN mampu tumbuh optimal di lahan asin yang sebelumnya tidak produktif. Inovasi ini sangat relevan bagi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan banyak wilayah pesisir. Kolaborasi dengan Kementerian Pertanian mempercepat proses hilirisasi teknologi ini ke tingkat petani.

Komitmen Presiden dan Peta Jalan 2045

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kuat bahwa penguasaan teknologi merupakan martabat bangsa. Ia berjanji akan mendukung penuh pengembangan riset melalui alokasi anggaran dan kebijakan yang kondusif. Komitmen ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan inovasi sebagai pilar utama pembangunan.

BRIN juga melaporkan kemajuan kerja sama dengan Kemendikbudristek dalam menyusun peta jalan riset nasional. Dokumen ini akan menjadi panduan strategis untuk pengembangan teknologi hingga dua dekade mendatang. Para peneliti menyambut positif langkah ini sebagai bentuk kepercayaan negara terhadap kontribusi mereka.

“Tentu para periset kita sangat senang sekali dan bahagia karena mendapat kepercayaan untuk bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden,” pungkasnya.

FAQ: Inovasi BRIN untuk Indonesia

Berapa banyak produk inovasi yang dibawa BRIN ke Istana? BRIN membawa 200 produk inovasi yang dikelompokkan dalam 12 klaster riset strategis nasional.

Apa saja sektor prioritas inovasi BRIN? Sektor prioritas meliputi pangan, energi, kesehatan, nuklir, dan antariksa dengan fokus pada implementasi nyata.

Bagaimana teknologi ANG dapat membantu Indonesia? Teknologi ANG memungkinkan penyimpanan gas alam dalam tekanan rendah, meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Kapan peta jalan riset Indonesia 2045 akan selesai? Peta jalan riset sedang disusun bersama Kemendikbudristek dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Siapa saja yang menghadiri acara di Istana? Acara dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, Kepala BRIN Arif Satria, dan kurang lebih 150 peneliti dari berbagai bidang.

Gabung diskusi