Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang

Karen Martinez - narakabar.com 2 mins read 8 views

Publik Indonesia kini menyoroti Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias Oktavianto, seorang oknum polisi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditetapkan

Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang

Kenaikan Harta Iptu Setya Budi Dias Terkait Kasus Pemerasan Pemalang

Narakabar.com – Publik Indonesia kini menyoroti Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias Oktavianto, seorang oknum polisi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Tersangka ini diduga memanfaatkan jabatannya di lembaga antirasuah untuk melakukan pemerasan terhadap sang bupati, sehingga memicu keingintahuan masyarakat terhadap kondisi finansialnya.

Setelah melihat data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), banyak pihak yang memperhatikan perkembangan aset yang dimiliki oleh oknum KPK tersebut. Hal ini menjadi penting karena masyarakat ingin mengetahui apakah peningkatan kekayaan tersebut sejalan dengan penghasilan resmi atau ada indikasi lain yang perlu diselidiki lebih lanjut.

Lonjakan Signifikan Nilai Kekayaan

Berdasarkan catatan LHKPN, aset Harta Kekayaan Iptu Setya Budi menunjukkan peningkatan yang cukup mencolok dalam kurun waktu beberapa tahun. Pada tahun 2017, total hartanya baru mencapai Rp340 juta. Namun, laporan periodik 2025 yang diserahkan pada 19 Februari 2026 mencatat angka tersebut naik hampir dua kali lipat menjadi Rp761,6 juta.

Kekayaan bersihnya setelah dikurangi utang sebesar Rp5 juta pun tetap berada di angka Rp761.600.000. Utang tersebut tergolong kecil dibandingkan total aset yang dimilikinya, sehingga menunjukkan bahwa sebagian besar kekayaan berasal dari aset yang dimiliki secara langsung tanpa beban hutang yang signifikan.

Properti Kendal Menjadi Aset Terbesar

Dari seluruh kepemilikan, bagian terbesar berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai total Rp490 juta. Ia mengklaim memiliki dua unit properti di Kabupaten Kendal yang diperoleh secara mandiri:

Tanah dan bangunan seluas 120 m²/110 m² di Kendal senilai Rp280.000.000.

Tanah dan bangunan seluas 110 m²/40 m² di Kendal senilai Rp210.000.000.

Kedua properti ini menjadi fondasi utama dari Harta Kekayaan Iptu Setya Budi yang dilaporkan dalam LHKPN. Nilai properti yang mencapai hampir 64 persen dari total aset menunjukkan bahwa investasi di bidang real estat menjadi pilihan strategis bagi oknum KPK tersebut.

Kendaraan Terbaru dan Harta Bergerak Lainnya

Dalam hal otomotif, Dias melaporkan kepemilikan kendaraan dengan nilai keseluruhan Rp215 juta. Yang patut dicatat, salah satu mobilnya merupakan keluaran tahun terbaru. Rincian kendaraan miliknya meliputi:

• Sepeda Motor Honda Vario (2015): Rp4,5 juta • Sepeda Motor Honda CB150R (2015): Rp5,5 juta • Mobil Suzuki Baleno (2023): Rp205 juta

Selain properti dan kendaraan bermotor, ia juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp4,5 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp57,1 juta. Kombinasi semua aset ini membentuk total kekayaan bersih yang dilaporkan dalam LHKPN dan menjadi bagian dari Harta Kekayaan Iptu Setya Budi yang sedang menjadi perhatian publik.

Dampak Kasus Terhadap Kepercayaan Publik

Kasus ini tidak hanya berdampak pada tersangka, tetapi juga terhadap kepercayaan masyarakat terhadap KPK sebagai lembaga antirasuah. Publik berharap bahwa proses hukum akan berjalan transparan dan adil, sehingga dapat memberikan kejelasan mengenai asal-usul Harta Kekayaan Iptu Setya Budi yang mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Gabung diskusi