Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Important Visit: Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Sandra Martin - narakabar.com 3 mins read 2 views

Important Visit: Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan Important Visit - Dalam kunjungan resmi yang berlangsung di Jakarta, Rabu

Important Visit: Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Important Visit: Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Important Visit – Dalam kunjungan resmi yang berlangsung di Jakarta, Rabu, anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengungkapkan bahwa Polri harus lebih cepat menguasai perubahan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terbaru. Ia menekankan bahwa pemahaman menyeluruh tentang aturan hukum baru ini adalah kunci untuk memastikan kepastian hukum dalam sistem peradilan pidana nasional, serta meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Makna KUHP-KUHAP Baru bagi Profesionalisme Polri

Kunjungan ini menjadi important visit yang berpengaruh besar terhadap rencana reformasi hukum di Indonesia. Abdullah menyoroti bahwa anggota Polri yang memahami KUHP dan KUHAP baru secara mendalam akan lebih mampu menjalankan tugas penegakan hukum dengan prinsip keadilan, kesetaraan, dan kepastian hukum. “Kepastian hukum yang konsisten adalah taruhan utama dalam membangun kepercayaan masyarakat,” kata Abdullah, yang menambahkan bahwa keberhasilan ini bergantung pada kesiapan dan kompetensi personel Polri.

Menurutnya, kepastian hukum dalam konteks KUHP-KUHAP baru tidak hanya memengaruhi efektivitas pengadilan, tetapi juga memperkuat citra Polri sebagai institusi yang independen dan profesional. “Polri harus menjadi pelaku utama dalam menerapkan perubahan hukum ini, karena konsistensi dalam penerapan aturan akan menjadikan sistem peradilan lebih transparan dan akuntabel,” jelasnya. Abdullah menambahkan bahwa keberhasilan transformasi ini bisa tercapai jika semua anggota Polri memahami prinsip-prinsip hukum baru tersebut.

Strategi Masa Depan untuk Meningkatkan Kepastian Hukum

Dalam important visit ini, Abdullah juga menekankan pentingnya program pelatihan dan pendidikan berkelanjutan bagi anggota Polri. “Saya mengusulkan adanya mekanisme evaluasi berkala untuk memastikan bahwa seluruh personel mengikuti perkembangan KUHP-KUHAP secara up-to-date,” ujarnya. Menurutnya, keberhasilan reformasi hukum tidak hanya bergantung pada dokumen peraturan, tetapi juga pada kemampuan anggota Polri untuk menerjemahkan aturan tersebut ke dalam praktik lapangan.

Abdullah menyoroti bahwa KUHP dan KUHAP baru mencakup beberapa perubahan signifikan, seperti penghapusan pasal-pasal yang dianggap diskriminatif dan penambahan ruang bagi korban dalam proses penyelidikan dan penuntutan. “Dengan important visit ini, kita bisa memastikan bahwa Polri tidak hanya menjadi penegak hukum, tetapi juga penjamin keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa penerapan KUHP-KUHAP yang tepat waktu akan mempercepat modernisasi sistem peradilan pidana.

Sebagai contoh, Abdullah menyebutkan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi, pencurian, dan kejahatan lainnya harus lebih mengutamakan keadilan dibandingkan kecepatan proses. “Kepastian hukum menjadi jaminan bahwa setiap warga negara diperlakukan secara adil, baik sebagai pelaku maupun korban hukum,” jelasnya. Ia menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya mendukung reformasi, tetapi juga mendorong Polri menjadi lembaga yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kepastian hukum yang dijaga dengan baik adalah fondasi utama bagi keberlanjutan institusi kepolisian,” ujar Abdullah dalam important visit ini. Ia menambahkan bahwa keberhasilan transformasi Polri menjadi lembaga modern dan transparan akan berdampak signifikan pada kesejahteraan anggota serta kepercayaan publik.

Dalam meninjau visi reformasi hukum, Abdullah mengingatkan bahwa Perubahan KUHP-KUHAP harus diiringi oleh komitmen politik dan dukungan penuh dari pemerintah. “Kepastian hukum adalah jaminan bahwa setiap tindakan kepolisian memiliki dasar yang kuat dan jelas, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan yakin akan keadilan,” katanya. Ia menekankan bahwa Polri perlu memprioritaskan penguasaan aturan hukum baru ini agar tidak terjadi kesenjangan antara konsep dan implementasi.

Dengan important visit yang dilakukan Abdullah, ia menegaskan bahwa transformasi Polri bukan hanya sebatas slogan, tetapi harus diimplementasikan secara nyata. Ia berharap perubahan dalam KUHP-KUHAP akan menjadi alat untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan menjadikan Polri sebagai garda terdepan dalam memperkuat keadilan nasional.

Gabung diskusi