Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Jejak Frans Antony ‘Bendahara’ Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Elizabeth Martin - narakabar.com 3 mins read 32 views

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan Jejak Frans Antony Bendahara Fredy Pratama - Dalam upaya

Jejak Frans Antony ‘Bendahara’ Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony ‘Bendahara’ Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony Bendahara Fredy Pratama – Dalam upaya mengungkap jejak Frans Antony, bendahara dari jaringan narkoba Fredy Pratama, penyidik Bareskrim Polri berhasil menangkapnya di Malaysia pada 18 Juni 2026. Penangkapan ini menjadi kemenangan penting dalam investigasi kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang telah berlangsung selama beberapa tahun, terutama setelah Frans sempat bersembunyi di kawasan elit Phatthanakan, Bangkok, Thailand. Penyidik menyebutkan bahwa jejak keuangan dan struktur organisasi jaringan narkoba internasional yang dikendalikan Fredy Pratama kini terbuka untuk dianalisis lebih lanjut.

Proses Penangkapan dan Jejak Kehidupan Frans Antony

Frans Antony, yang sebelumnya ditemukan bersembunyi di kawasan Narasiri selama dua tahun, akhirnya ditangkap setelah penyidik memantau jejak kegiatannya secara intensif. Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, Frans telah resmi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak November 2023. Penyidikan ini terus berlanjut seiring ditemukannya sumber-sumber dana yang dipercaya oleh jaringan Fredy Pratama.

“Jejak keuangan Frans Antony menjadi kunci untuk mengungkap alur dana jaringan narkoba yang tersembunyi. Setelah ditangkap di Malaysia, kami bisa memperkuat investigasi terhadap hubungan antara dia dan Fredy Pratama,” terang Eko di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Penangkapan Frans berlangsung di Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, di mana tim gabungan Bareskrim Polri dan Divisi Hubungan Internasional berhasil menangkapnya pukul 07.30 waktu setempat. Sejak ditahan, ia dibawa ke Jakarta dan tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 15.28 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Jejak kehidupan Frans Antony juga terungkap melalui keterlibatannya dalam berbagai transaksi keuangan yang mencurigakan.

Kawasan Phatthanakan sebagai Pusat Operasional Jaringan Narkoba

Kawasan Phatthanakan, yang menjadi tempat bersembunyinya Frans Antony, dijelaskan Eko sebagai area strategis karena kemudahan akses ke pasar internasional dan fasilitas keuangan. Dalam jejak penelusuran, kawasan ini dianggap sebagai pusat operasional jaringan narkoba Fredy Pratama, yang beroperasi secara tersembunyi selama hampir tiga tahun. Selama masa bersembunyi, Frans diduga masih aktif dalam mengatur distribusi dana yang berasal dari transaksi narkoba.

Eko juga menyoroti peran penting Phatthanakan dalam menjaga rahasia jaringan narkoba tersebut. “Jejak kisah Frans Antony menunjukkan bahwa kawasan ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tapi juga pusat koordinasi aktivitas finansial jaringan yang terorganisir,” tambahnya. Penyidik sedang memeriksa transaksi keuangan yang dilakukan Frans di kawasan tersebut sebagai bukti kuat terlibatnya dalam kejahatan narkoba.

Dalam beberapa bulan terakhir, penyidik telah menemukan jejak keuangan yang mencurigakan, termasuk aliran dana dari Malaysia ke berbagai negara tetangga. Penangkapan Frans Antony di Phatthanakan menjadi titik balik dalam kasus ini, karena menunjukkan bahwa jaringan Fredy Pratama telah berkembang menjadi lebih kompleks dan terstruktur. Jejak ini juga membantu mengungkap konektivitas antar wilayah yang digunakan untuk distribusi barang bukti narkoba.

Hubungan Fredy Pratama dan Frans Antony Sejak Masa SMA

Jaringan narkoba Fredy Pratama terbentuk dari hubungan yang telah lama terjalin antara dia dan Frans Antony. Keduanya mengenal satu sama lain sejak masa SMA di Kalimantan Selatan, di mana Frans mulai terlibat dalam kegiatan finansial yang memperkuat hubungan antar anggota jaringan. Jejak kisah mereka berlanjut hingga kini, dengan Frans menjadi salah satu bagian kritis dalam mengatur operasi jaringan tersebut.

Menurut sumber terpercaya, Fredy Pratama mempercayai Frans Antony karena kemampuannya dalam mengelola dana secara rahasia. Dengan jejak perjalanan yang terus diperiksa, penyidik mengungkap bahwa Frans tidak hanya mengatur keuangan, tetapi juga memastikan jaringan narkoba bisa bertahan di tengah tekanan dari pihak berwajib. Jejak ini menjadi alasan mengapa penyidik menekankan pentingnya menangkap Frans sebagai bagian dari kasus TPPU.

Kasus ini juga menunjukkan kekuatan jaringan Fredy Pratama yang terus berkembang hingga mencapai kawasan internasional. Dengan penangkapan Frans Antony, penyidik menduga akan ada lebih banyak jejak yang terungkap, termasuk sumber-sumber dana lain dan anggota jaringan yang terlibat. Jejak ini diharapkan bisa memberikan gambaran lengkap tentang peran Frans Antony dalam operasi kejahatan narkoba yang terorganisir.

Gabung diskusi